Jumat, 22 November 2013

5 Cara Berdayakan Posting Lama

0 komentar
Membuat konten blog tidak selalu berarti kita harus membuat posting yang benar-benar baru. Sekarang, alih-alih membuat konten baru, bagaimana kalau sesekali kita memberdayakan posting lama?

Setelah sekian lama ngeblog, mungkin Anda memiliki banyak artikel 'terkubur' dalam tumpukan arsip. Artikel ini kurang mendapatkan perhatian dan tidak dibaca oleh pengunjung baru maupun mereka yang berlangganan sejak lama, karena mereka jarang sekali mengeksplorasi arsip Anda.

memanfaatkan posting lama dan arsip blog
Nah, sekarang saatnya Anda memberdayakan posting lama Anda.

Selain melakukan update posting lama, untuk membuat arsip lebih berkilau, cobalah hal-hal di bawah ini:

1. Memberi link ke posting lama
Ini cara yang paling mudah. Tapi, sudahkah Anda melakukannya? Dengan memberi link ke posting lama akan membantu memberi trafik kepada mereka.

Caranya bisa rupa-rupa. Yang paling mudah adalah dengan memberi link ke artikel lama setiap kali membuat posting baru. Cari artikel yang relevan, agar kemungkinannya lebih besar untuk dibuka oleh pengunjung.

Cara lainnya adalah mungkin dengan membuat sebuah review yang dituangkan khusus dalam sebuah posting baru. Review berupa ulasan artikel-artikel populer di masa lalu. Bisa juga dengan menyusun secara sistematis sebuah bahasan tertentu secara runut, yang terdiri dari postingan lama Anda. Contohnya adalah seperti artikel saya yang ini: Cara dan Langkah Sukses Mendapatkan Uang dari Adsense. Cara cukup efektif, selain mengangkat posting lama, juga banyak membantu pembaca mengeksplorasi konten Anda.

Bisa juga dengan cara membuat review bulanan, seperti artikel terpopuler bulanan  (contohnya seperti ini: Review 10 Artikel Terpopuler Oktober 2013), mingguan, mungkin juga review artikel terbanyak dikomentari, dan lain sebagainya. Cobalah. Kreatiflah. Yang jelas bagaimana kita memberi link ke posting lama.

2. Promosikan posting lama
Selama ini mungkin Anda melakukan promosi hebat untuk sebuah posting baru. Mungkin dengan membagikannya lewat facebook, Google+, Twitter, meminta blogger lain untuk mempromosikannya dan sebagainya. Tapi, pernahkah Anda mempromosikan posting lama Anda? Lakukan. Hanya butuh beberapa menit untuk melakukannya bukan?

3. Publikasikan ulang posting lama
Apakah Anda memiliki posting lama yang hebat, tapi karatan dalam tumpukan arsip dan tak pernah dibaca lagi oleh pengunjung blog Anda?

Berdayakan posting tersebut, dengan mempublikasikan ulang. Anggap saja itu adalah artikel terbaru Anda. Ya. Kenapa tidak? Saya pernah beberapa kali melakukannya. Dan hasilnya, artikel tersebut jauh lebih bermanfaat dan dibaca lebih banyak.

4. Buatlah menjadi sebuah ebook
Anda berniat membuat ebook, untuk diberikan kepada pengunjung secara gratis. Namun, sayangnya Anda merasa tidak punya cukup waktu untuk melakukannya. Kenapa tidak memanfaatkan posting lama Anda untuk dijadikan sebuah ebook?

Anda memang butuh menambahkan kata pengantar mungkin, dan sedikit melakukan edit disana-sini, tapi pastinya 90% bahan ebook Anda telah siap. Selain itu pengunjung blog akan senang mendapatkan tulisan yang telah disusun secara rapi dan sistematis.

5. Buat versi audio
Tidaks sedikit yang mengatakan audiblog / podcast adalah sekadar tren sesaat. Tapi apa salahnya membuat blog Anda berbicara? Yang jelas, memang tidak semua orang menyukai membaca tulisan, mereka lebih menyukai materi dalam bentuk audio.

Alih-alih menghadirkan posting yang benar-benar baru, kenapa tidak mencoba membuat versi audio beberapa posting lama yang Anda anggap berguna? Anda tinggal membaca kemudian merekamnya, dan dijadikan MP3. Lalu sajikan ke pembaca.

Itulah cara membuat posting lama menjadi lebih berguna. Jika Anda memiliki tips lainnya, berbagilah melalui kolom komentar. Semoga bermanfaat.

Salam.

Selasa, 19 November 2013

Cara Mendapatkan Uang dari Youtube: Sebuah Panduan Lengkap

0 komentar
Salah satu artikel PortalUang yang paling banyak dikunjungi adalah: Dapat Uang Dari Youtube? Kenapa Tidak?! 

Di artikel tersebut saya mengurai salah satu peluang mendapatkan uang dari internet dengan mudah melalui Youtube, yaitu dengan menjadi Mitra Youtube. Atau sederhananya, video milik kita dipasangi iklan oleh Google, dari situ kemudian kita mendapatkan penghasilan.

Di artikel tersebut saya tidak merinci langkah per langkah bagaimana memulai menjadi mitra Youtube, karena saya menitikberatkan lebih ke informasi dan optimasinya. Namun nyatanya saya mendapatkan banyak sekali pertanyaan mengeai bagaimana cara memulai langkah per langkah mendapatkan uang dari Youtube ini.

Nah dari situlah saya menulis artikel ini. Di bawah nanti akan saya jelaskan langkah-langkah bagaimana ikut serta menjadi mitra Youtube dan segera bisa menghasilkan uang.

Namun sebelumnya, ijinkan saya menyampaikan satu hal kepada Anda. Youtube bukanlah cara mendapatkan uang dengan jumlah besar dalam waktu yang cepat. Memang ada orang-orang yang mampu menghasilkan ratusan ribu dolar per bulan dari Youtube, tapi itu adalah 'sedikit orang-orang beruntung', itu adalah pengecualian, bukan sebuah kelaziman.

panduan menjadi mitra youtube
Nyatanya, ada ratusan juta saluran Youtube di seluruh dunia, dan kebanyakan mereka hanya mendapatkan beberapa sen saja per hari!

Mendapatkan uang dalam jumlah besar dari Youtube butuh dedikasi, semangat dan kerja keras yang tinggi, yang tidak semua orang sanggup melakukannya.

Saya mengatakan hal ini, tentu bukan bertujuan mengendurkan semangat Anda, tapi ingin Anda tetap realistis, agar tidak kecewa di tengah jalan, menyiapkan diri sejak awal untuk bekerja lebih keras menghadirkan video yang kreatif, unik, ditonton dan disukai orang seluruh dunia!

Tapi, kalau orang lain bisa, bukan suatu hal yang mustahil Anda menjadi salah satu orang 'beruntung' berikutnya, bukan? So, tetap semangat, dan inilah yang perlu Anda lakukan untuk menjadi mitra Youtube:

1. Membuat saluran dan url khusus
Jika sudah membuat url khusus untuk saluran Anda, Anda bisa melewati langkah ini. Jika belum, buatlah alamat url khusus, sebagai alamat saluran Anda. Ini untuk memudahkan langkah berikutnya. Caranya:
  • Klik foto profil pada pojok kanan atas halaman. Kemudian klik Setelan Youtube.
panduan menjadi mitra youtube
  • Anda akan masuk ke halaman Setelan Youtube. Pada bagian Ikhtisar, jika Anda pernah membuat url khusus, maka akan tampil seperti ini:
cara mendapatkan uang dari youtube
  • Klik Lanjutan di bawah alamat email. Nanti Anda akan dibawa ke halaman Setelan saluran, dengan alamat saluran yang tampak seperti ini: http://www.youtube.com/channel/UCw-YGm9gtQ12I5NTlZOIrfw. Anda perhatikan alamat saluran Anda sederetan kode panjang yang susah dibaca. Maka dari Anda perlu merubahnya. Klik link Buat URL khusus pada ujung alamat panjang diatas. Akan akan mendapat form di bawah ini:
membuat saluran khusus youtube
  • Ketik nama saluran Anda sesuai keinginan. Nama hanya boleh berupa huruf dan angka, tidak boleh ada spasi. Jika sudah, maka alamat saluran Anda menjadi lebih ringkas, contohnya seperti: http://www.youtube.com/user/naldojhon. Lebih bagus daripada alamat panjang seperti di atas bukan?
Perlu diingat, dengan satu akun Google, Anda dapat membuat banyak saluran khusus di Youtube. Misalkan Anda membuat satu saluran untuk kategori berita, satunya lagi untuk musik dan lain-lain. Terserah Anda. Untuk setiap saluran, Anda kemudian bisa membuat alamat url khususnya masing-masing. Caranya sama seperti langkah-langkah diatas.

Adapun cara membuat saluran baru, pada halaman Ikhtisar, pada bagian Fitur tambahan, klik Buat saluran baru. Anda akan mendapat form seperti ini:

cara mencari uang dari Youtube.

Beri nama sesuai keinginan Anda, pilih kategori yang sesuai dengan video yang akan upload nantinya. Ada beberapa pilihan:
  • Produk atau Merk
  • Perusahaan, Lembaga, atau Organisasi
  • Seni, Hiburan, Olahraga
  • Lainnya
Tentukan batasan usia untuk konten bersangkutan, Semua pengguna, 18 tahun keatas, 21 tahun keatas, atau konten Terkait alkohol. Centang setuju Persyaratan Laman, lalu klik Selesai.

Saran saya, jika video Anda memiliki konten dengan kategori berbeda, baik dari segi jenis konten, maupun dari segi batasan usia, sebaiknya Anda membuat saluran baru. Jangan dicampur aduk jadi satu. Ini akan membuat saluran Anda mendapat performa lebih baik.

Untuk berpindah antar saluran, tinggal klik foto profil, klik Alihkan akun, dan pilih saluran mana yang ingin Anda aktifkan. Atau Anda bisa klik Semua saluran saya, untuk menampilkan semua saluran yang Anda miliki.

2. Mengaktifkan monetisasi saluran
Oke, sekarang Anda telah memiliki saluran dan sudah diberi alamat url khusus yang lebih ringkas. Saya anggap Anda sudah mengupload satu dua video ke saluran Anda. Langkah selanjutnya adalah mengaktifkan setelah monetisasi pada saluran Anda, yaitu dengan kata lain kita mengijinkan Google untuk menampilkan iklan di video yang kita miliki.
  • Masuklah ke halaman Dasbor >> Setelan saluran >> Fitur, atau klik link ini
mengaktifkan setelan monetisasi saluran youtube
  • Klik Aktifkan Akun Saya. Nanti terbuka halaman Perjanjian yang cukup panjang (baca semua silakan, tidak juga tidak apa-apa, hehehe...). Centang saja semua, tanda Anda setuju, kemudian klik tombol Saya setuju. Setelah itu muncul pilihan format iklan yang akan ditampilkan.
pilihan format iklan youtube
  • Disini, Anda menentukan jenis iklan apa yang akan tampil nanti. Iklan hamparan dalam video adalah berupa iklan memanjang yang akan tampil di bagian bawah video Anda, yang apabila diklik maka Anda akan mendapatkan bayaran. Sedangkan pilihan Iklan True-view dalam aliran, adalah video iklan yang akan diputar otomatis sebelum video Anda ditonton. Anda boleh memilih salah satu, bisa juga memilih dua-duanya. Jika sudah klik tombol Monetisasi. Nah, sekarang saluran Anda sudah diaktifkan untuk dimonetisasi dan Anda sekarang sudah menjadi Mitra Youtube.
Pilihan jenis iklan ini, dapat Anda sesuaikan atau rubah kemudian. Pastikan Anda memonitor performa penghasilan sampai Anda menemukan jenis iklan yang paling cocok dengan video Anda sendiri. Biasanya iklan berupa tutorial, produk, perusahaan lebih cocok menggunakan jenis Hamparan, sedangkan video hiburan lebih cocok menggunakan video jenis True-view. Ini terkait dengan perilaku penonton yang berbeda dari jenis video masing-masing.

Sampai disini, jika Anda sebelumnya sudah memiliki beberapa video, maka otomatis video tersebut akan dimonetisasi, setelah direview dalam waktu singkat, maka berarti Anda sudah mulai mengumpulkan pundi-pundi penghasilan dari Youtube.

Selain itu Anda juga dapat memilih sendiri video mana saja yang ingin dimonetisasi. Masuklah ke halaman Pengelola video >> Upload. Centang video mana yang ingin dimonetisasi, klik Tindakan terus pilih monetisasi. Atau bisa juga langsung klik logo $ kecil di sebelah kanan video yang bersangkutan.

memonetisasi video di youtube

Tanda bahwa suatu video telah disetujui untuk dimonetisasi adalah logo $ berubah menjadi warna hijau seperti tampak pada gambar diatas.

3. Menerima pembayaran
Jika semua tahapan diatas telah Anda lakukan, maka Anda langsung mengumpulkan penghasilan. Dan saatnya sekarang Anda menerima pembayaran.

Perlu diketahui untuk menerima pembayaran penghasilan dari Youtube, Anda memerlukan akun Adsense yang dikaitkan dengan akun Youtube. Jadi, tentu Anda harus membuat akun Adsense pada satu titik tertentu. Google tidak akan menyuruh Anda segera membuat sebuah akun Adsense, kecuali perolehan pendapatan Anda telah mendekati ambang batas pembayaran, yaitu sebesar $100. Meskipun Anda belum memiliki akun Adsense, pendapatan Anda terus akan dihitung dan disimpan.

Selama Anda belum mengaitkan akun Adsense, maka laporan penghasilan belum lah muncul pada halaman Analytics. Jadi, sebagai penyemangat Anda bisa segera membuat sebuah akun Adsense kemudian ditautkan dengan akun Yotube Anda.

Penjelasan bagaimana cara mendapatkan akun Adsense, bisa Anda baca di halaman Support Google. Namun, ada baiknya saya jelaskan juga disini.
  • Masuklah kembali ke halaman Setelan Saluran seperti pada langkah kedua diatas. Anda perhatikan, setelah mengaktifkan monetisasi saluran, maka pada halaman Setelan Saluran  muncul sub menu baru yaitu Monetisasi
menerima pembayaran dari youtube
  • Pada bagian Bagaimana saya akan dibayar, klik link mengaitkan akun Adsens (lihat gambar diatas). Anda akan dibawa ke halaman pemberitahuan bahwa Anda akan mengaitkan akun Adsense, klik tombol Berikutnya
  • Selanjutnya Anda akan dialihkan ke halaman Google Adsense. Jika ingin menggunakan alamat email sama dengan yang digunakan untuk Youtube, klik tombol Ya, gunakan [alamat email Anda].
  • Anda masuk ke langkah kedua. Disini cuma konfirmasi untuk memastikan alamat saluran Youtube Anda. Klik Lanjutkan.
konfirmasi konten video yang ingin dimonetisasi

  • Masuk ke langkah ketiga. Lengkapi semua formulir dengan benar dan lengkap. Teliti sekali lagi sebelum menekan tombol Kirim permohonan saya

Setelah ini, Anda akan kembali dialihkan ke Youtube. Tunggu beberapa waktu, maka Anda sudah memiliki akun Adsense yang terkait ke saluran Youtube Anda. Selesai. Sekarang Anda bisa melihat penghasilan dari hari ke hari.

Apakah tugas sudah selesai dan saya akan mendapatkan penghasilan besar dari Youtube? Hmm... sampai disini Anda baru memulai. Tugas selanjutnya (ini yang terberat) adalah bagaimana membuat video Anda menjadi populer, ditonton sebanyak-banyaknya orang. Semakin banyak ditonton orang, maka peluang pendapatan Anda akan semakin besar.

Sayangnya tidak ada rumus jitu bagaimana membuat video kita terkenal dan populer. Namun, demikian, setidaknya kita tahu beberapa hal yang membuat video kita dicari, ditonton dan disukai orang. Inilah 3 tips dasar yang dapat membantu Anda:

1. Buatlah sesuatu yang unik
Originial, asli, lain dari yang lain. Anda tidak akan menjadi 'bintang' yang menghasilkan banyak uang dengan cara menyalin dan meniru konten orang lain. Mungkin saja Anda mendapatkan lonjakan penghasilan dengan mengikuti tren sesaat yang sedang booming, tapi ingat itu hanya sesaat. Tidak lama. Dalam waktu panjang itu tidak akan berhasil.

2. Buatlah 10 - 15 detik awal video semenarik mungkin
Inilah waktu krusial, apakah orang akan meneruskan menonton ataukah berhenti sampai disitu lalu membuka video lainnya. Buatlah orang bertahan untuk menonton video Anda sampai selesai.

3. Sediakan video baru secara teratur
Ini target yang mesi Anda capai. Semakin banyak yang berlangganan saluran Anda, semakin besar peluang mendapatkan hasil yang besar dari Youtube.

Untuk menarik minat pelanggan, Anda harus memiliki konten baru secara teratur. Memiliki 5 video, rasanya sangat berat bisa menghasilkan uang yang cukup dari Youtube. Teruslah berkreasi, buat video yang bermanfaat, menarik untuk dibagikan, dan suguhkan kepada pelanggan Anda!

Nah, itulah tahapan-tahapan yang perlu Anda lakukan untuk menikmati pendapatan dari Youtube, beserta sedikit tips memaksimalkan pendapatan.

Untuk tips lainnya, silakan Anda baca artikel tentang Youtube saya sebelumnya: 6 Tips Pemula: Meningkatkan Pemirsa Youtube dan 8 Tool dan Sumber Penting Bagi Mitra Youtube.

Jika Anda ada pertanyaan, tips lain atau pengalaman, silakan ajukan dan bagikan lewat komentar.

Jika Anda merasa artikel ini berguna, bagikan ke teman.
Jika Anda sudah paham, segera laksanakan.

Jika Anda sudah capek membaca, istirahat. Buat teh hangat tuk menyegarkan badan, hehehe....

Sukses untuk kita semua.

Salam.

Senin, 18 November 2013

Call to Action: Membuat Artikel Lebih 'Mengigit'

0 komentar
Apa itu call to action? Seberapa penting menambahkannya di setiap artikel yang kita buat?

Call to action, jika diterjemahkan bisa berarti 'seruan tindakan'. Ini adalah istilah adalah dalam dunia tulis-menulis, secara sederhana yaitu berarti: meminta atau mengajak pembaca untuk melakukan sesuatu.

Selama ini mungkin Anda telah banyak menulis artikel hebat, namun jika tidak disertai call to action, maka tidak akan mendapatkan hasil seperti yang diharapkan.

Disinilah pentingnya seruan tindakan ini. Ingat, begitu selesai membaca sebuah artikel, pembaca memiliki begitu banyak pilihan: bisa membuka halaman lain, mengklik sebuah link, memberi komentar, dan lain sebagainya, bahkan mungkin meninggalkan blog Anda!

Jika Anda tidak mengarahkan apa yang mesti dilakukan oleh pembaca, maka kemungkinan besar (dalam kebingungannya) pembaca akan segera meninggalkan blog Anda. Sekali lagi, itulah pentingnya call to action.

memperbaiki artikel dengan call to action
Seruan tindakan ini bisa berupa:
  • Berlangganan artikel Anda
  • Membeli ebook / produk
  • Membagikan artikel ke sosial media
  • Berkomentar
atau ajakan lainnya, apapun, yang sekiranya bermanfaat untuk Anda dan atau untuk pembaca.

Call to action harus jelas dan spesifik
Jangan menganggap hanya dengan menaruh suatu link, pembaca sudah mendapatkan pesan: "untuk mendapatkan informasi lebih jauh, klik disini!" Tidak. Anda harus menyampaikannya dengan jelas dan spesifik. Tulislah. Begitupun jika Anda ingin mendapatkan komentar, beri alasan atau pertanyaan yang spesifik untuk mereka pikiran.

Dimana menempatkan call to action?
1. Di bagian penutup artikel
Ini tempat yang paling umum dan efektif untuk menempatkan seruan tindakan. Anda membantu mempermudah pembaca, apa yang harus dilakukan selanjutnya setelah mereka selesai membaca. 

Seperti yang sudah saya singgung diatas, setelah selesai membaca sebuah artikel, ada banyak pilihan bagi mereka. Tugas Anda menuntun pembaca untuk membantu mereka mendapatkan yang terbaik. 

Contoh kalimat call to action yang umum dan bagus:
  • Bagaimana pendapat Anda tentang [topik] ini? Berikan pendapat melalui komentar.
  • Jika Anda menikmati artikel ini, bagikan ke teman Anda dengan mengklik tombol share di sebelah kiri.
  • Untuk mendapatkan informasi lebih tuntas, klik [link ke halaman lain].
  • Bookmark halaman ini, untuk referensi Anda di masa yang akan datang.
(Anda memiliki kalimat call to action favorit? Bagikan melalui komentar!)

2. Di sepanjang artikel
Bisa di awal, di tengah seperti dalam artikel saya kali ini (Anda telah menemukan call to action yang saya maksud?) 
Teknik ini juga bagus, membuat pembaca telah memikirkan tindakan sejak pertama kali membaca artikel. Sehingga begitu selesai membaca, mereka sudah tahu apa yang akan dilakukan selanjutnya.

Contoh:
  • Untuk tulisan berupa list. Mari kita lihat lebih jauh tentang 10 poin di bawah ini (Anda bisa menambahkan sendiri melalui komentar).
  • Merekomendasikan artikel lain. Jika belum, silakan Anda baca [link ke halaman lain] untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik.
Nah, sekarang giliran Anda. Lihatlah kembali goal atau target blog Anda yang belum tercapai (seperti meningkatkan langgan melalui email, atau jumlah komentar yang masuk), dan bantu mencapainya dengan menulis call to action yang baik pada setiap posting Anda berikutnya. Semoga bermanfaat.

Salam.

Kamis, 14 November 2013

Tips Cara Memperkecil Bounce Rate

0 komentar
Bounce rate (jika diterjemahkan menjadi rasio pentalan) adalah persentase kunjungan 1 halaman atau kunjungan dimana si pengunjung tersebut meninggalkan situs dari halaman mereka masuk (landing page).

Secara singkat, bounce rate menunjukkan berapa banyak orang yang mengunjungi ke situs Anda kemudian pergi membuka situs lainnya, tanpa sempat membuka halaman kedua, ketiga dan seterusnya.

Lebih jauh tentang bounce rate sendiri dapat Anda simak di artikel saya sebelumnya: Bounce Rate: Apa dan seberapa pentingkah?

tips menurunkan bounce rate atau rasio pentalan
Menjaga nilai bounce rate serendah mungkin adalah salah hal yang sangat penting dan harus diperhatikan. Google sendiri saat ini sangat memperhatikan nilai rasio pentalan ini, sebagai salah satu indikator bagi mereka untuk memberi ranking pada hasil pencarian. Semakin rendah, semakin baik. Itu menandakan bahwa pengunjung mendapatkan manfaat dan 'betah' di blog kita.

Dibawah ini saya sajikan beberapa hal yang dapat membantu Anda menurunkan atau memperkecil nilai bounce rate:

1. Analisa nilai bounce rate blog Anda
Saya menyarankan menggunakan Google Analytic untuk menganalisa nilai bounce rate blog Anda. Cek secara berkala nilai bounce rate ini, dan lihat apakah perubahan dari waktu ke waktu? Pelajari laporannya. Cari mana halaman yang memiliki nilai tertinggi dan juga terendah. Pelajari. Bandingkan. Dari situ Anda akan menemukan banyak ide, kira-kira artikel seperti apa yang bagus di mata pembaca blog Anda.

2. Konten yang 'cukup'
Cukup disini berarti 2 hal:
  • Kualitas konten. Buatlah konten yang baik. Usahakan artikel minimal memiliki panjang 300 - 500 kata. 
  • Kuantitas konten. Sediakan cukup banyak konten cukup untuk pengunjung Anda. Semakin banyak jumlah konten blog Anda, maka semakin besar kemungkinan pengunjung mengeksplorasi. Beri alasan kepada pengunjung untuk betah berlama-lama di blog Anda.
3. Artikel original dan bagus
Jangan pernah menyajikan konten duplikat hasil plagiat dari blog lain. Jika demikian maka, tidak ada alasan kuat orang mengunjungi blog Anda, karena konten yang Anda tawarkan bisa mereka dapatkan di blog lain. Selain itu, konten duplikat akan membuat blog Anda 'jatuh' dengan bermacam cara, salah satunya adalah akan buruk di mata mesin pencari, terutama Google. Sajikanlah konten yang berkualitas selalu!

4. Konten yang relevan
Jika blog Anda adalah tentang olahraga, sajikan konten tentang olahraga saja. Jangan sajikan tentang hewan peliharaan, hehehe... Relevansi ini penting sekali, karena pengunjung Anda mengharapkan banyak informasi tentang dunia olahraga. Setiap posting Anda harus berada pada topik blog. Selain dapat mengurangi bounce rate, membuat posting tetap pada satu topik adalah salah satu upaya membangun brand blog Anda. Semakin kuat brand Anda, semakin bernilai blog Anda.

5. Artikel yang interaktif
Ajukan pertanyaan kepada pembaca. Beri kesempatan untuk berdiskusi. Berikan arahan kemana atau apa yang perlu dilakukan pembaca setelah selesai membaca satu artikel.

6. Tambahkan gambar yang relevan
Usahakanlah untuk selalu menyertakan gambar (image) yang berkaitan dan relevan dalam setiap posting Anda. Telah terbukti adanya gambar atau ilustrasi dapat membuat pengunjung lebih nyaman menikmati artikel Anda. Anda bisa coba mencari gambar / foto / ilustrasi yang Anda butuhkan di artikel saya sebelumnya: 35+ Tempat Cari Foto dan Gambar Bebas Royalti.

7. Tata letak dan desain yang bagus
Tidak ada definisi pasti tentang bagaimana tata letak dan desain yang bagus ini. Namun secara umum, tata letak dan desain yang baik adalah dimana Anda menonjolkan konten blog dengan jelas, mudah dicari dan terlihat 'indah'. Jika masih bingung, cukup pastikan pengunjung mudah menemukan apa yang mereka cari dan menjaga tampilan tetap bersih, sukur-sukur dipadu dengan desain yang sedap dipandang mata.

8. Navigasi yang jelas dan tepat
Pengunjung harus mengatahui dimana mereka berada. Karenanya, menurut saya semua blog harus memiliki breadcrumb. Buatlah menu di bagian atas blog. Gunakan kata yang jelas dan sederhana, namun tepat menunjukkan isi konten Anda, tapi jangan juga terlalu banyak, 5 - 7 item sudah cukup. Lebih dari itu malah bisa membuat pengunjung bingung.

9. Artikel populer
Pasang artikel populer Anda di sidebar. Biarkan pengunjung mengetahui artikel-artikel utama Anda.

10. Artikel terkait
Ini juga sangat penting. Setelah selesai membaca satu artikel, berikan pengunjung pilihan untuk mendalami informasi lebih jauh dengan artikel yang berhubungan dan terkait dengan pokok bahasan. Nilai bounce rate akan dapat ditekan dengan hal ini.

11. Pasang kotak pencarian
Jika dari menu dan navigasi blog, pengunjung tidak menemukan konten yang mereka cari, mereka bisa menggunakan kotak pencarian ini. Jika tidak, kemungkinan besar mereka segera meninggalkan blog Anda.

12. Link internal
Dengan memasang link antar artikel, pengunjung jadi tahu artikel terkait tanpa harus mereka bersusah payah mencarinya sendiri. Ini dapat meningkatkan kemungkinan mereka membuka halaman kedua, ketiga dan seterusnya setelah selesai membaca satu artikel. 

Namun begitu, buatlah link terhadap artikel lain yang benar-benar relevan. Buatlah 2 - 3 link ke posting lama setiap Anda membuat artikel baru. Begitu juga sebaliknya, Anda bisa mengupdate posting lama untuk memasukkan link ke artikel terbaru.

Dengan adanya keterkaitan antar artikel ini, dapat menurunkan nilai bounce rate secara signifikan.

13. Hindari link keluar
Memasang banyak link keluar (ke situs lain), akan mengakibatkan nilai bounce rate yang tinggi. Jika tidak merasa sangat dibutuhkan, hindari saja. Kecuali jika memang Anda menganggap memberi manfaat dan mempermudah pengunjung memahami informasi yang Anda sajikan, tidak ada alasan untuk mencantumkan link keluar.

14. Optimalkan sidebar
Buang saja semua widget tak berguna dan hanya membuat loading halaman menjadi lambat. Isi sidebar dengan artikel terpopuler, artikel terbaru, atau juga kategori atau label. Intinya optimalkan sidebar untuk menunjukkan konten hebat Anda kepada pengunjung.

15. Percepat loading halaman
Jangan membuat pengunjung blog menunggu. Jika mereka harus menuggu lebih dari 10 detik untuk membuka sebuah halaman, kemungkinan besar pengunjung segera meninggalkan blog Anda. Jumlah pageview blog Anda akan meningkat jika halaman Anda dapat tampil lebih ringan, lebih cepat.

16. Tawaran berlangganan
Anda dapat menawarkan pengunjung untuk berlangganan update, baik dari RSS maupun via email. Ini akan membantu Anda memperkecil nilai bounce rate, karena membuat pengunjung akan kembali lagi ke blog Anda.

17. Percantik bagian kiri atas blog
Entahlah, tapi ini adalah apa yang saya rasakan. Saya selalu melihat bagian kiri atas setiap blog. Jika saya  melihat menarik, atraktif, bagus, biasanya saya betah berlama-lama. Untuk itu, cobalah buat desain (dengan menambah logo mungkin), dan optimalkan tampilan bagian kiri atas blog Anda, karena bagian inilah yang pertama kali dilihat oleh setiap pengunjung.

18. Autoplay
Buang musik atau video yang otomatis diputar begitu orang membuka blog Anda. Yakinlah, tidak semua orang suka dengan musik yang Anda putar, akibatnya mereka bisa dengan sangat cepat menutup blog Anda. Begitu juga dengan video. Tidak semua orang memiliki koneksi internat supercepat. Jika mereka harus menunggu lama untuk memuka halaman, dipastikan mereka tidak akan kembali.

19. Buang 'gangguan'
Yang saya maksud, buang pop-ups, toolbar eksternal, atau lainnya yang semacam itu, yang membuat pengunjung merasa terganggu. Hindari pula text link ads (iklan yang merubah kata-kata dalam artikel menjadi sebuah link yang menampilkan pop-ups apabila ditunjuk dengan mouse), yakinlah itu menurunkan pageview

20. Judul artikel
Setiap judul artikel haruslah menarik dan sesuai dengan konten. Jangan membuat pembaca kecewa membuka sebuah artikel karena tertarik dengan judulnya, namun setelah dibaca tidak sesuai dengan harapan mereka karena tidak sesuai antara judul dengan isi.

21. Download gratis
Jujur saya sendiri belum menggunakan trik ini (dalam waktu dekat saya akan coba), tapi menuru saya memang hal ini sangat bagus. Anda dapat dengan mudah membuat pengunjung tertarik dengan menawarkan download gratis. Bisa bisa ebook, wallpaper, atau apapun lainnya yang bermanfaat. Pengunjung akan dengan mudah mengklik tawaran ini.

22. Gunakan readmore
Jika terlalu banyak artikel di halama utama, pengunjung akan lelah menggulung layar ke bawah. Jika sudah lelah, mereka cenderung meninggalkan blog Anda dengan cepat. Batasi jangant terlalu banyak jumlah halaman yang tampil di halaman depan. 

23. Optimasi halaman error 404
Halaman error 404, adalah halaman ketika pengunjung membuka halaman yang tidak ada di blog Anda. Bisa karena halaman tersebut telah dihapus, atau mungkin karena pengunjung salah mengetik alamat url. Dengan sedikit merubah halaman error ini, membuat kemungkinan pengunjung meninggalkan blog menjadi berkurang. Lihat contoh halaman error milik saya.

24. Survey dan polling
Ini salah satu cara lain untuk bisa lebih berinteraksi dengan pembaca. Tanyakan sesuatu kepada pembaca Anda, mereka akan senang menjawabnya.

Bagaimana? Berapa nilai bounce rate blog Anda? Tinggi, sedang atau sudah cukup rendah? Silakan berbagi melalui komentar. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Rabu, 13 November 2013

3 Pertanyaan Penting Sebelum Anda Menulis Setiap Posting

0 komentar
Inilah 3 pertanyaan tersebut:

1. Jika saya dapat meringkas seluruh tulisan ini dalam satu kata, apa kata tersebut?

2. Kenapa orang tertarik ingin membaca tulisan saya?

3. Apa yang akan dilakukan orang setelah membaca tulisan saya?

Adalah keinginan setiap penulis untuk bisa menyajikan karya dengan bahasa yang tajam, jelas dan sederhana. Dengan begitu, penulis tersebut mampu menyampaikan gagasan kepada pembaca dengan baik. Setiap penulis pasti ingin tulisannya dimengerti dengan baik oleh pembacanya.

Sayangnya, pada saat memulai, seorang penulis mudah sekali kehilangan arah dan ketajaman pada obyek yang hendak diangkat. Ada banyak berseliweran ide, gagasan, pemikiran berkecamuk di dalam benak, yang dengan mudah membuat kehilangan fokus dan keluar dari topik.

Untuk mengatasi hal ini, saya menggunakan tiga pertanyaan diatas, untuk membuat saya tetap bisa stay tune, fokus, tidak melebar dan tetap berada pada 'jalan yang benar'.

Jika saya dapat meringkas seluruh tulisan ini dalam satu kata, apa kata tersebut?
membuat posting yang tajam, jelas dan bermanfaat
Jika Anda telah mendapatkan ide pokok untuk postingan, Anda dapat mengembangkan pemahaman yang lebih baiik terhadap inti dari hal yang akan disampaikan itu. Mengajukan pertanyaan semacam ini akan memaksa Anda untuk berpikir, memilih dengan cepat dari banyak sekali ide berserabutan di dalam benak.

Sekali Anda menemukan sebuah kata yang dapat menggambarkan secara utuh seluruh isi dari tulisan, Anda pasti memiliki pendangan lebih tajam dan jelas tentang segala sesuatunya.

Salah satu cara yang bisa digunakan untuk mencari kata tersebut adalah dengan cara membuat daftar. Tuliskan sebanyak kata yang melintas dalam pikiran Anda yang kirang berhubungan dengan topik yang ingin diangkat. Tulis saja, meskipun mungkin kata tersebut hanya berhubungan tidak secara tidak langsung dengan inti topik.

Setelah itu, barulah Anda memeriksa satu persatu. Sortir, buang mana kata yang tidak relevan, sampai Anda menemukan satu kata yang benar-benar sesuai menggambarkan ide pokok keseluruhan tulisan Anda.

Jika Anda masih saja belum yakin dengan kata terakhir yang didapat, gabungkanlah dengan beberapa kata lain, untuk menemukan kata baru yang lebih sesuai. Dengan cari Anda bisa lebih mudah menjawab pertanyaan diatas.

Jika satu kata, kelihatannya terlalu sempit dan membatasi, buatlah menjadi satu kalimat. Kalimat ini yang menjadi ide, menggambarkan seluruh tulisan yang akan Anda hasilkan nanti. Untuk posting saya kali ini, kalimat saya adalah: menulis posting yang jernih, mudah dan bermanfaat.

Kenapa orang ingin membaca tulisan ini?
Semua orang, pasti cenderung hanya ingin membaca tulisan atau artikel yang mereka pikir bisa memberikan manfaat dalam segala bentuknya.

Meskipun jika Anda menulis untuk tujuan hiburan semata, pembaca Anda tetap 'mendapatkan' sesuatu dari tulisan tersebut.

Menulis skandal pejabat publik dengan artis ternama? Jika Anda hanya menyajikan 'detil peristiwanya' saja, mungkin pembaca Anda akan semaput membacanya. Orang akan membaca tulisan Anda, jika mereka tertarik dengan bumbu-bumbu pelengkap yang membuat tulisan memberi nilai lebih dibandingkan hanya berupa laporan suatu peristiwa. Hasil akhir yang harus dikejar adalah, setelah selesai mereka membaca, mereka puas, mereka mendapatkan sesuatu. Sesuatu yang memiliki nilai untuk mereka.

Apa yang akan dilakukan orang setelah membaca tulisan ini?
Pada akhirnya, tanyakan: Kemana orang akan pergi? Apa yang orang akan lakukan setelah membaca tulisan ini?

Apakah mereka akan membuka google mencari materi yang sama, karena ada sesuatu 'yang tidak terpuaskan' dari tulisan Anda? Apakah mereka begitu saja meninggalkan blog Anda?

Sebagi seorang penulis (blogger itu penulis, bukan?), Anda harus memiliki kontrol tentang apa yang akan dilakukan oleh pembaca setelah selesai membaca tulisan Anda. Kontrol disini, tentu saja bukan kontrol yang bersifat memaksa, tapi kontrol dengan suatu cara yang menunjukkan bahwa Anda peduli terhadap kebutuhan mereka, Anda ingin membantu mereka.

Untuk melakukan hal ini, beri link ke sumber lain yang kiranya bisa membantu menjelaskan hal-hal yang samar atau bagian-bagian sulit dari tulisan Anda. Seperti misalnya, jiak Anda terpaksa menggunakan suatu istilah yang sulit, beri link ke Wikipedia agar pembaca segera dapat mempelajarinya. Jika tidak, maka mereka akan mencari tahu dengan cara mereka sendiri, yang biasanya itu berarti meninggalkan blog Anda!

Dengan tujuan yang sama, berikan link ke artikel-artikel Anda lainnya yang Anda anggap dapat memberi penjelasan yang lebih detil. Atau bisa juga dengan memberi daftar artikel terkait di setiap akhir tulisan Anda. Ini memberi kesempatan kepada pembaca, melihat apa yang telah Anda sampai sampaikan sebelumnya terkait topik tersebut dari sudut pandang lain.

Satu hal yang patut selalu diingat, bahwa Anda menulis untuk pembaca. Tulisan dibuat untuk dibaca orang lain.

Dan jika Anda merasa pasti dan gamblang tentang ide kunci dan manfaat dari posting Anda, maka Anda akan mampu menulis lebih jernih, tajam, tentu saja akan lebih banyak dibaca orang lain. Adakah yang lebih diinginkan seorang blogger?

Apakah Anda memiliki pertanyaan lain, yang mesti dijawab sebelum menulis artikel? Bagikan pengalaman Anda melalui kolom komentar.

Salam.

Ingin tahu lebih jauh pertanyaan yang mesti dijawab sebelum menghasilkan tulisan hebat? Baca juga artikel saya sebelumnya: Menulis Artikel Hebat: Jawab Semua Pertanyaan Ini!

Selasa, 12 November 2013

Mengapa Anda Membaca PortalUang?

1 komentar
Ya. Anda sekarang berada disini, di blog saya: PortalUang! Dan jika Anda sebelumnya pernah berkunjung kemari, maka Anda telah memutuskan untuk kembali lagi membaca PortalUang.

Mengapa Anda berada disini? Mengapa Anda 'membuang' waktu membaca artikel-artikel PortalUang?

Saya yakin, Anda memiliki hal berharga lain untuk dikerjakan, tapi kenapa Anda tetap menyempatkan waktu membaca PortalUang?

Judul posting atau artikel saya kali ini, mungkin terdengar aneh, tapi saya benar-benar ingin mengetahui: mengapa Anda membaca PortalUang? Dan karena Anda masih berada disini, mari kita mencari tahu.

mengapa membaca blog portal uang
Bukankah, salah satu hal terbaik dalam hidup, adalah ketika kita mengetahui alasan 'mengapa' kita melakukan sesuatu? Anda pasti punya banyak pertanyaan: apa, siapa, kapan, bagaimana, dimana dan sebagainya ketika berkunjung ke satu blog. 

Nah, sekarang saatnya Anda bertanya pada diri sendiri, mengapa saya membaca PortalUang? Karena, sampai Anda menemukan sebuah alasan, mengapa Anda membaca PortalUang, Anda mungkin tidak mendapatkan manfaat seperti yang Anda harapkan. Apakah Anda menangkap apa yang saya maksud? Jika tidak, mari saya jelaskan lebih jauh.

Mengetahui 'mengapa' Anda membaca PortalUang, akan membantu Anda mendapatkan apa yang memang ingin Anda dapatkan! Karena, ada banyak informasi disini, tapi Anda, HANYA akan mendapatkan manfaat jika tahu alasan mengapa Anda berkunjung. 

Taruh kata, Anda mencari informasi tentang Google Adsense, Anda mencarinya lewat Google, akhirnya mengantarkan Anda ke PortalUang. Saya yakin (sebenarnya berharap), Anda menikmati informasi tentang Adsense di blog ini, namun jika Anda TIDAK mengetahui 'mengapa'-nya, maka akan dengan mudah dan segera meninggalkan blog ini tanpa mendapatkan sesuatu yang berguna. Dan itu artinya, Anda telah membuang waktu berharga Anda.

Nah, jika Anda benar-benar mengetahui mengapa Anda membaca PortalUang, maka bagikan alasan Anda melalui kolom komentar. Ini akan banyak membantu saya mengatahui sejauh mana saya telah mencapai tujuan dari blog ini. Juga akan banyak membantu pembaca lainnya, untuk mengetahui tentang apa yang disajikan oleh PortalUang.

Masukan Anda sangat bernilai bagi saya, dan dengan itu saya berharap mampu menyajikan konten yang lebih baik dan berguna untuk Anda.

Sekarang kembali kepada Anda:


Mengapa Anda membaca PortalUang?

Salam.

(Anda juga bisa menuliskan alasan sebaliknya, mengapa Anda meninggalkan PortalUang?)

Senin, 11 November 2013

Saya Meninggalkan Blog Anda: Ini Alasannya!

0 komentar
Beberapa hari yang lalu, saya menemukan sebuah blog, isinya menarik perhatian saya. Artikelnya belum berapa banyak, namun bukan itu masalahnya. Tapi saya 'frustasi' dengan blog ini.

Setelah melihat-lihat, tidak sampai 8 detik, saya segera tekan tombol 'close'. Saya tinggalkan blog tersebut.

Dari situ saya akhirnya berpikir mengenai hal-hal yang tidak saya suka ketika mengunjungi sebuah blog. Hasilnya saya sampaikan melalui tulisan kali ini.

Dan inilah beberapa hal yang membuat saya tidak betah berlama-lama mengunjungi sebuah blog (maaf banget ya? Anggap saja blog itu milik Anda, hehehe....!):

1. Saya tidak menemukan konten Anda
alasan saya meninggalkan dan menutup satu blogSeperti saya ceritakan diatas, sebenarnya kontennya cukup menarik dan saya ingin membaca lebih banyak artikel disana. Tapi sayangnya saya tidak menemukannya.
  • Tidak ada recent post
  • Tidak ada kategori
  • Tidak ada arsip
  • Tidak ada daftar isi
Tidak ada apapun, selain posting terakhir di homepage!

Sisi kanan dan kiri sesak dijejali dengan gadget sosial media, iklan yang mencolok, dan beberapa link acak yang tidak memberi informasi berguna.

Jika saya mau mecarinya, mungkin ada recent post atau kategori atau daftar isi yang entah 'terkubur' dimana, tapi sayangnya saya sudah keburu frustasi. Saya klik tanda 'X' di sebelah kanan tab browser.

2. Saya tidak suka sesuatu yang 'melayang'
Saya berpikir, ini blog apa video game?!

Anda memasang kotak berlangganan yang muncul di tengah-tengah (lebih parah kalau mengikuti kursor mouse saya). Tulisan di belakang jadi tidak bisa dibaca, kecuali kotak itu ditutup.

Tapi ternyata, wah... tidak ada tombol 'close' di kotak tersebut. 

Hmm... ok, ok. Saya mengerti sekarang.

Anda 'mewajibkan' saya untuk mengisi alamat email supaya kotak itu tertutup, baru saya bisa membaca konten Anda. Ya ya. Saya mengerti.

Dan, dadah.....! Goodbye!

3. Saya berpikir Anda seorang yang 'rakus'
Ini berhubungan dengan usaha Anda mendapatkan uang dari blog. Bisa dengan menjual sesuatu (afiliasi?) atau pun menampilkan iklan dari pihak ketiga.

Saya akui, saya juga memasang iklan di blog ini, tapi saya tetap berusaha menonjolkan konten ke hadapan pembaca, dan sama sekali tidak berminat menjual sesuatu dari blog ini.

Tidak ada yang salah berusaha mendapatkan uang dari blog, tapi tidak berarti kita harus memenuhi setiap ruang dengan banner iklan. Tidak harus setiap artikel berisi link afiliasi. Tentu saja semua orang memiliki strateginya sendiri-sendiri dan memang Anda harus melakukan strategi yang menurut Anda terbaik.

Saya hanya ingin menyampaikan satu hal: Anda harus memikirkan dengan rasio atau perbandingan antara iklan dengan konten. Antara artikel 'bermanfaat' dengan artikel yang hanya sekedar menjual.

Adalah menarik, begitu banyak orang bertanya kepada saya tentang: bagaimana cara terbaik mendapatkan uang dari blog, bagaimana cara membangun backlink, bagaimana cara mengelola adsense. Tapi jarang sekali ada yang menanyakan bagaimana cara membangun: KREDIBILITAS!

Kali ini saya sampaikan untuk kesekian kalinya, tanpa itu Anda tidak akan bisa menjual apapun di blog Anda. Rupanya masih sangat banyak blogger yang bermental: saya bangun blog, mereka datang. Saya pasang iklan mereka klik. Saya jual link, mereka beli.

No!

Itu baru bisa terjadi jika Anda:
  • Kredibel
  • Mendapatkan kepercayaan
  • Konsisten dan benar-benar berkeinginan berbagi manfaat kepada orang lain
Dan, jika saya menemukan seolah-olah konten blog Anda adalah iklan dan link penjualan, maka saya segera menekan tombol backspace!

4. Anda menulis paragraf panja..........ang sekali
Saya memang suka membaca. Tapi saya tidak mau dipusingkan dengan rentetan kalimat terlalu panjang. Belum sempat saya baca, begitu melihat, waduh ini paragraf panjang benar, biasanya saya langsung menutup halaman tersebut. 'Ngeri!'

Ingat selalu, pembaca senang membaca sekilas dan secara cepat untuk mencari bagian-bagian pokok atau potongan informasi yang mereka cari. Usahakan tidak menulis satu paragraf lebih dari 10 baris kalimat. Saya sendiri selalu berusaha untuk membuat setiap paragraf hanya berisi 3 - 6 baris kalimat saja.

5. Saya dibuat 'pusing' untuk berkomentar
Begitu selesai saya membaca sebuah artikel, saya ingin berkomentar. Tapi saya harus login dulu ke akun facebook saya untuk bisa berkomentar. Ah... kebetulan saya sudah seminggu ini lagi malas membuka facebook.

Bagaimana kalau saya tidak punya akun blogger? Tidak punya OpenID? Tidak punya akaun WordPress? Kenapa tidak ada pilihan cukup mengisi nama dan alamat url?

Ok, saya akhirnya saya login dulu ke akun blogger karena saya ingin sekali memberi komentar. Tapi, ups.... captcha! Saya benci captcha! Saya harus pelototin tulisan buram kecil-kecil hanya untuk berkomentar. Ya sudah, saya tutup. Saya buka teruskan blogwalking ke blog lain.

Saya menemukan hal ini lebih banyak di blog tentang blogging untuk mencegah komentar spam dan komentar miring dari orang 'tidak dikenal' (anonymous) dengan mematikan pilihan nama/url. Sebaliknya, Anda hanya mengijinkan mereka yang memiliki profile akun tertentu untuk bisa berkomentar.

Saya mengerti, Anda ingin mencegah spam. Tapi janganlah terlalu membuat sulit orang lain untuk ikut berinteraksi dengan Anda.

Ingin lebih dalam berinteraksi dengan pembaca Anda, permudah orang lain berkomentar.

Itulah 5 hal yang tidak saya sukai dari sebuah blog, yang membuat saya tidak betah dan meninggalkan blog Anda. Cuma itu yang terpikirkan.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Hal apa yang membuat Anda meninggalkan sebuah blog?

Salam.

Followers

 

Blogspot.com. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com