Selasa, 03 Desember 2013

Mana yang Lebih Penting Bagi Blogger? Kulit atau Isi?

3 komentar
Ada dua pendapat yang saling bertolak belakang:

Pertama, orang yang percaya bahwa cara menyajikan atau gaya akan selalu menang. Seorang penulis yang lihai akan selalu dibaca, tidak peduli apapun yang disampaikan

Kedua, kebalikan dari pertama, yaitu orang yang yakin bahwa konten adalah 'raja'. Jika Anda memiliki informasi hebat, maka pasti akan dibaca meski tidak ditulis dengan baik.

Menurut saya, dua-duanya salah. Dua-duanya terlalu ekstrim.

Masalah di konten. Jika Anda tidak memiliki 'sesuatu' untuk dikatakan, maka Anda tidak akan menemukan pembaca. Gaya menulis paling hebat sekalipun tidak akan pernah mengalahkan substansi. Anda tidak bisa hanya mengandalkan kulit, tanpa memperhatikan isi.

Masalah di gaya dan cara penyajian. Konten atau informasi hebat tidak cukup dengan sendirinya. Coba Anda perhatikan contoh di bawah ini:
  • "10 Tips Menggunakan Blogger"
  • "10 Cara Mudah Mendapatkan yang Terbaik dari Blogger, Hari ini!"
Saya yakin, Anda setuju bahwa yang kedua jauh terlihat lebih menarik yang tentu saja lebih berpeluang dibaca lebih banyak dibanding yang pertama, meskipun informasi di dalamnya persis sama. Anda tidak bisa hanya mengandalkan isi, tanpa memperhatikan kulit.

Bagaimana cara memperbaiki gaya penulisan (kulit)?
Jika Anda telah mengemas posting blog Anda penuh dengan informasi hebat dan nilai berguna, tapi Anda kesulitan mendapatkan respon yang memadai, maka mungkin yang jadi masalah adalah cara penyajian Anda.

Cobalah beberapa hal berikut:
  • Ambil lebih banyak waktu untuk mengedit setelah selesai menulis. Bacalah dengan keras tulisan Anda, untuk mengetahui apakah tuturan kata dan kalimat telah mengalir dengan baik.
  • Buatlah judul yang bagus dan menarik, serta buatlah kalimat pembuka yang mengundang rasa penasaran pembaca untuk terus melanjutkan membaca sampai selesai.
  • Menulislah seperti berbicara kepada seorang teman, seperti Anda tengah berbicara empat mata. Gunakan lebih banyak kata "Anda" dibandingkan kata "Saya".
  • Mintalah seorang (atau beberapa) teman untuk me-review tulisan Anda, dan mintalah pendapat mereka, dimana letak kelemahan dari tulisan tersebut dan bagian mana yang perlu diperbaiki. Pendapat seorang teman, sangat berharga.
Bagaimana cara meningkatkan konten (isi)?
Jika Anda tahu bahwa Anda seorang penulis yang bagus, tapi belum mampu membangun audiens yang sepadan, maka mungkin Anda bermasalah di isi, informasi atau ide utama tulisan-tulisan Anda.

Untuk meningkatkannya, cobalah hal berikut:
  • Tanyakan pada pembaca Anda, apa yang mereka inginkan dari Anda untuk menulisnya. Anda akan terkejut dengan respon mereka, cobalah! Saya sendiri, begitu banyak artikel yang saya tulis atas masukan dari pembaca. Thanks to all of you! 
  • Fokus untuk memberi nilai lebih di setiap posting Anda. Tanyakan pada diri sendiri, "Apa yang benar-benar pembaca dapat dari tulisan ini?"
  • Buatlah artikel jenis: "how to" (bagaimana melakukan sesuatu) atau berupa daftar item (berisi daftar tentang sesuatu, seperti 10 tips terbaik...., 50 cara termudah..... dan sebagainya). Itu cara termudah menawarkan sesuatu yang berguna.
  • Persempit topik blog. Fokuslah ke satu topik kunci, alih-alih menulis tentang segala sesuatu dan setiap apapun yang Anda tertarik terhadapnya.
Demikianlah, kulit dan isi sama-sama penting. Tidak ada satu yang lebih penting dari lainnya. Keduanya harus dikemas satu paket.

Lebih jauh tentang menyajikan tulisan yang baik, silakan baca artikel saya: Cara Membuat Tulisan yang Bagus. Saya mengulasnya secara lebih mendalam.

Bagaimana pendapat Anda sendiri tentang kulit dan isi? Mana yang lebih penting menurut Anda? 

Blog manakah yang lebih Anda sukai untuk dibaca: Blog yang menyajikan konten berguna, membahas masalah secara mendalam tapi ditulis dengan tidak begitu baik? Ataukah blog dengan gaya dan cara penulisan yang membuat Anda menikmati membacanya? Bagilah pendapat Anda melalui komentar.

Salam.

Minggu, 01 Desember 2013

Menjadi Blogger yang 'Ahli' Itu Mudah!

0 komentar
Sudah berapa lama Anda menjadi blogger? Sudah berapa banyak blog yang Anda buat? Apakah Anda masih belum bisa menghasilkan uang blog Anda? 

Apakah Anda selalu meloncat dari satu topik ke topik lainnya, karena merasa Anda tidak begitu ahli di satu topik tertentu, sehingga membuat blog baru lagi? Atau pun akhirnya memutuskan untuk membuat blog yang 'campur aduk' dengan banyak topik?

Apakah kata 'ahli' membuat Anda risau serta membuat tidak percaya diri sebagai seorang blogger?

Anda, tidak sendirian. Umum terjadi, seorang blogger memeras otak mencari topik yang paling tepat, memilih satu topik yang Anda merasa paling ahli di bidang tersebut.

Pada artikel menjadi blogger yang percaya diri, saya mengulas bahwa salah satu yang membuat seorang blogger tidak percaya diri adalah karena merasa tidak 'ahli' untuk menyampaikan suatu ide di bidang tertentu.

Anda berpikir, bahwa untuk dapat menjadi seorang ahli, Anda harus memiliki gelar di bidang tersebut, atau memiliki pengetahuan yang sangat luas agar mampu memberi pengajaran kepada orang lain.

Anda salah!
Kita semua adalah seorang yang ahli dalam tingkatan tertentu!

Sejak tanggal 20 November 2013 lalu, saya meluncurkan blog baru, yaitu Panduan Membuat Blog Sukses, dan beberapa hari kemudian, ada seorang kawan mengatakan kepada saya:

"Gee, buat blog baru yah?"

"Ya", jawab saya.

"Kayaknya, blog baru itu tidak akan sukses Gee, karena saya lihat isinya terlalu dasar, saat ini hampir semua orang sudah tahu apa itu blog, bagaimana cara membuatnya dan sebagainya. Intinya, apa yang Anda sajikan di blog itu sudah basi dan TERLALU MENDASAR. Jadi rasanya kurang bermanfaat untuk orang banyak."

Kawan yang satu ini juga mengatakan bahwa untuk sukses membangun blog, kita harus menjadi seorang ahli. Ya, dalam hal ini saya setuju. Yang saya tidak setuju adalah, jika untuk menjadi (tampak) ahli kita tidak boleh menyampaikan sesuatu yang sederhana, mendasar, yang paling mudah.

Saya tidak marah, disumpahin (hehe...) blog baru saya tidak akan sukses, karena saya mengerti bahwa kawan saya itu mengartikan kata 'ahli' secara salah.

Betul. Apa yang saya sajikan di Ngeblog Cara GeeJhon, sangat tidaklah cocok jika dibaca oleh seorang blogger veteran yang sudah mengelola blog bertahun-tahun, atau seorang yang sudah menghasilkan $1000 / bulan dari blognya, dan jelas, bukan untuk mereka saya membuat blog tersebut.

Ini poin pentingnya:
Setiap orang adalah AHLI di suatu bidang tertentu, pada level tertentu, karena akan SELALU ada orang yang memiliki pengetahuan lebih rendah dari Anda di bidang tersebut.

Jangan merasa rendah diri
Banyak blogger tidak percaya  diri sekaligus minder, merasa rendah ketika meluncurkan blog pertamanya, karena melihat begitu banyak blog lain yang serupa menyajikan topik yang sama dengan sangat ahli, dan jauh lebih baik dari blog mereka sendiri.

Jangan merasa rendah diri, karena merasa tidak terlalu 'ahli' di topik blog yang sedang Anda kelola. Apalagi sampai hal itu menghambat untuk menyampaikan pengetahuan yang Anda miliki. Yakinlah, bahwa seberapapun yang Anda ketahui, selalu ada orang yang pengetahuannya di bawah Anda.

Informasi yang disajikan, memang adalah bagian sangat penting bagi kesuksesan satu blog. Tapi itu bukan satu-satunya. Gaya tulisan Anda, cara penayajian, pengorganisasian konten, dan sebagainya juga tidak kalah penting dalam sukses tidaknya sebuah blog. Itu adalah sebuah paket utuh.

Coba, Anda lakukan sedikit riset pada kompetitor terberat Anda. Saya jamin, Anda akan menemukan celah dan bagian yang dapat Anda buat lebih baik lagi. Selalu ada ruang terbuka untuk kreativitas dan perspektif baru.

Jangan pernah menghindari sebuah topik yang begitu Anda bergairah terhadapnya, hanya karena omongan orang lain atau blog lain yang Anda anggap lebih hebat dan lebih ahli.

Saatnya, kita mendifinisikan ulang kata 'AHLI'. Jika itu berkaitan dengan informasi yang Anda sajikan melelui blog, itu tidak berarti Anda harus mengetahui segalanya.

Yang dibutuhkan hanyalah, Anda menyajikan sebuah informasi dengan cara yang segar, cara yang unik untuk mencapai audiens yang ingin belajar sesuatu yang Anda miliki.

Sebagai penutup, tentu saja saya tidak sedang menyarankan kepada Anda untuk tidak perlu senantiasa meningkatkan pengetahuan dan keahlian, serta meningkatkan kualitas blog Anda. Tidak! Saya hanya tidak ingin Anda diam, merasa minder, tidak percaya diri, tidak segera menulis konten, hanya karena Anda merasa blog Anda tidak layak disejajarkan dengan blog lain.

Galilah diri sendiri lebih dalam. Anda saat ini sudah menjadi seorang ahli dalam banyak hal. Anda tidak perlu mengetahui lebih banyak dari semua orang. Tapi cukup Anda menemukan sekelompok orang yang membutuhkan apa yang Anda miliki saat ini, dan 'bicaralah' kepada mereka.

Salam.

Followers

 

Blogspot.com. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com