Tampilkan postingan dengan label Tips Freelancer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Freelancer. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 September 2013

Jago Desain Logo? Ikut Kontes: Dapat Uang Jutaan Rupiah

0 komentar
Yup! Betul sekali. Ikutan kontes desain logo. Kenapa tidak? Di luar sana banyak sekali orang atau perusahaan mengadakan kontes untuk logo baru mereka. Setiap hari ribuan situs baru dibuat, dan tentu saja mereka butuh logo atau brand bagi bisnis mereka itu.

Sumpah, ini tantangan bagi saya. Saya sendiri sudah sering mengirimkan dan mengikuti puluhan kontes semacam ini, dan alhamdulillah, baru sekitar 7 kali dapat reward (payah kan? Hehehe...).

Tapi tidak apa-apa, toh aku sendiri hanya mengikuti ini ketika senggang. Bila tidak ada kerjaan dari klien atau kerjaan sudah kelar semua, baru corat-coret untuk ikutan kontes. Meski begitu, kalau dipikir-pikir, biarpun seringnya tidak dapat apa-apa, tapi sekali dapat reward, nominalnya cukup besar. Saya sendiri pernah sekali mendapatkan reward sebesar 12 jutaan untuk satu logo.

Mereka yang butuh logo baru, dan lebih senang disayembarakan, biasanya mengadakan kontes melalui situs-situs yang mengkhususkan diri untuk keperluan ini. Mirip seperti situs freelancer, tapi di sini kita hanya dibayar bila desain kita yang terpilih. Yah, namanya juga kontes. Dan mereka memberikan reward antara $200 - $1500, secara rata-rata antara $400 - $800 untuk setiap pembuatan logo. Cukup besar bukan? Jadi kalu 1 bulan dapat 1, sudah lumayan kan?

Dan, sekadar bagi pengalaman saja. Rata-rata dalam satu kontes, biasanya hanya diikuti oleh sekikar 20 - 30 desainer saja. Dan jumlah desain yang dikirimkan rata-rata hanya 60 - 80 desain.

Tapi, itu sangat tergantung dari besarnya reward yang dijanjikan. Semakin besar, semakin banyak peminat yang mau ikut tentunya. Waktu kontes, biasanya cuma satu minggu, tapi kadang diperpanjang oleh penyelenggara sampai dua minggu. Jadi menurut saya, masih oke lah kita bersaing, ya gak?

Bagaimana? Siap ikutan kontes? Langsung saja Anda boleh mendaftarkan diri di beberapa situs di bawah ini.
  • crowdspring.com
  • designcrowd.com
  • creationhero.com
Sebenarnya banyak juga yang lain, tapi tiga itu adalah yang paling saya sukai.

Satu tips buat anda semua, bila anda sudah mengirimkan desain, ikuti terus perkembangannya. Biasanya (hampir selalu) klien akan memberikan feedback barupa tanggapan, saran, apa yang disukai, apa yang tidak disukai, dan sebagainya. Ikuti petunjuk itu, manfaatkan feedback itu untuk perbaikan desain. Cari tahu apa yang diinginkan oleh klien. Intinya jalin komunikasi yang baik dengan klien. Bila anda mengerti apa yang sesungguhnya diinginkan oleh klien, maka kemungkinan besar desain anda yang akan dipilih.

Oya, terakhir. Jika belum beruntung, jangan berkecil hati. Desain yang telah anda buat tadi jangan dibuang. Boleh kok desain itu dikirimkan lagi untuk mengikuti kontes yang lainnya. Tidak mubazir bukan?

Atau kalau mau, kirimkan saja situs di bawah ini, mereka menampung hasil karya desain untuk dipamerkan kepada calon pembeli, bila ada yang minat, mereka akan menghubungi anda, dan anda akan dibayar jika harga telah disepakati. Jadi, tidak ada yang sia-sia. Inilah situsnya:
  • brandcrowd.com
  • dribbble.com
Oke, tunggu apalagi? Jika Anda merasa mampu dan punya bakat kreatif menciptakan logo, segera ikutin kontesnya, dapatkan uang jutaaan rupiah sekali logo Anda terpilih. Semoga bermanfaat.

Salam.

Update: setujuh.com. Situs kontes desain Indonesia, terima kasih buat Mas Andy Tan atas tambahannya.

Sepenggal Cerita Seorang Freelancer Baru

0 komentar
Waktu itu, sama seperti kebanyakan orang, aku memanfaatkan internet hanya sekadar untuk mencari informasi, main facebook, twitteran, sesekali kirim-kirim email ke teman yang jauh. Sama sekali tak terbayang kalau ada bagitu banyak peluang mendapatkan penghasilan dari internet.

Hingga suatu hari, ada seorang kenalan jauh (kenal lewat internet juga), menyarankan salah satu peluang mendapatkan uang dari internet yaitu dengan menjadi freelancer, yaitu menawarkan satu jasa kepada orang lain lalu kita dibayar. Akhirnya atas saran teman itu, aku mendaftar ke salah satu situs freelance yang cukup populer para pekerja lepas.

Dari situlah cerita ini berawal. Yah, namanya juga orang baru, masih belum banyak mengerti seluk-beluk dunia freelance, akhirnya pada hari itu juga aku langsung "apply" banyak job sekaligus. Dan, ternyata di hari pertama itu aku langsung mendapatkan tawaran job, yaitu membuat desain sebuah logo. Kliennya dari negara Inggris sana. Dengan penuh semangat, aku kerjakan job itu.

Tapi, kemudian ini klien mulai ngelantur, pertama dia minta dibuatin logo untuk situs perusahaannya: A. Tapi dengan alasan nama perusahaannya ganti, dia minta lagi dibuatkan logo yang baru: B. Setelah jadi aku buatkan, dia minta dibuatkan konsep baru. Wah, benar-benar jengkel aku waktu itu, tapi karena semangat dan ingin menjadi freelance yang sukses, akhirnya aku kerjakan juga dengan baik.

Setelah desain terakhir yang dia minta aku kirimkan, dia bilang: "Wow, this is great, I loved it very much!" Tentu saja aku senang saja hasil karyaku dipuji. Tapi 15 menit kemudian, dia mengatakan (gak usah Inggris ya? Hehehe..) "Tadi barusan istriku bangun, dan dia bilang logonya jelek. Jadi maaf sekali desain anda tidak saya pakai, tapi tenang saja saya tetap akan membayar anda sebesar $5, dan akan saya kasih rating maksimal, untuk udah cukup bagus untuk orang baru". 

Apa?! Aku dibayar $5 untuk 4 logo? Dari kesepakatan awal $40 untuk satu logo? Wah, gak bener nih! Sampai di sini aku mulai sadar, ada yang tidak beres dengan ini klien. Sadar, kalau aku sedang dimanfaatin, dikerjain. Tapi, ya sudah mau gimana lagi. Toh dia cuma mau bayar $5, sedangkan pihak pengelola pun tidak bisa berbuat banyak pada kontrak "fix priced".

Jadi, ternyata ada klien-klien nakal yang suka manfaatin para new-comer, para pendatang baru, untuk mendapatkan harga semurah-murahnya dengan iming-iming memberikan rating yang bagus.

Memang, dimana-mana selalu saja ada orang yang oportunis, yang memanfaatkan kelemahan orang lain. Tapi, dengan kejadian itu, aku jadi makin mengerti dan terpacu untuk belajar lebih banyak dalam tentang dunia freelancer. Dan alhamdulillah setelah itu, semuanya menjadi lebih mudah. Beberapa hari kemudian, aku mendapatkan job pengganti yang cukup besar nilainya. Dan sekarang, rata-rata aku bisa mendapatkan 3 - 5 job per minggu. Semua berawal dari niat terus belajar dan meningkatkan kualitas pelayanan. 

Nah, biar anda tidak mengalami apa yang pernah saya alami dulu, silakan anda baca Tips Untuk Freelancer Sukses, dan bagi anda yang belum mengerti apa itu freelancer, silakan baca tulisan saya yang lalu Kerja Fleksibel, Menjadi Freelancer. Semoga bermanfaat.

Salam.

Minggu, 01 September 2013

5 Tips Menjaga Klien Tidak Lari

0 komentar
Ada sebuah pepatah terkenal: 'mencari pelanggan baru adalah sulit, tapi menjaga pelanggan yang sudah ada adalah jauh lebih sulit'. Kalimat ini mungkin ada benarnya, bahkan ada yang mengatakan: bahwa mencari pelanggan baru itu mudah, yang sulit adalah mempertahankan pelanggan yang sudah ada.

Hal ini menunjukkan bahwa diperlukan upaya-upaya khusus, agar pelanggan / klien tidak beranjak meninggalkan kita, dan terus menggunakan jasa atau menggunakan produk yang kita miliki.

Sebelumnya, saya sudah mengupas tips sukses menjadi freelancer. Nah, kali ini saya ingin berbagi beberapa tips sederhana untuk menjaga hubungan baik dengan klien. Intinya adalah hubungan yang kuat dan baik antara kita dengan para pelanggan / klien. 

Tips ini sebenarnya adalah prinsip-prinsip umum dalam seni komunikasi bisnis, karena itu apapun bentuk usaha dan pelayanan anda, anda bisa menerapkan tips ini. Namun, karena saya sendiri adalah seorang freelancer, maka di sini saya lebih menekankannya kepada para freelancer, sebagai bekal mencapai kesuksesan.

1. Panggil klien dengan nama
Ini adalah hal terpenting dalam menjaga komunikasi dan hubungan yang kuat. Orang akan merasa dihargai ketika dipanggail dengan namanya, sehingga mereka akan merasa dekat dan membuka diri. Yang aku maksud disini, bukannya kita memanggil dengan nama saja, tetap kita harus menjaga sopan santun dalam komunikasi. Misalkan bila klien usianya jauh lebih tua, kita dapat memanggilnya dengan Pak Budi, Mas Budi, dan sebagainya. 

Namun demikian, apabila klien berasal dari negara-negara Eropa (barat), menurut pengalaman saya, mereka lebih suka langsung dipanggil namanya saja. Gunakan sapaan seperti : "Dear Pete", "Hi Peter" itu akan membuat suasana lebih akrab, jauh lebih baik dibanding dengan "Dear hiring manager". Tidak ada sentuhan personal, dan itu tidak baik dalam manjaga komunikasi yang berkualitas.

2. Ngobrollah dengan klien
Selain membicarakan proyek yang sedang digarap, sesekali anda perlu membicarakan hal-hal kecil di luar itu. Tanyakan berapa lama sudah menekuni bisnis ini misalnya, apa rencana ke depan bila job ini telah selesai dilaksanakan, dan sebagainya. Tapi perlu juga diingat, jangan terlalu berlebihan melibatkan diri dengan hal-hal yang terlalu pribadi, cukup pembicaraan ringan tentang hal-hal ringan. Ini sangat baik dalam rangka menjaga hubungan dan komunikasi.

3. Tawarkan bantuan
Bila anda sudah cukup mengenal klien, dan mungkin sudah beberapa kali dia menggunakan jasa anda, tidak ada salahnya anda memberikan hal lebih, meski itu tidak ada dalam kontrak kerja. Seperti misalnya, anda mendapatkan kontrak desain logo, begitu logo telah selesai dibuat, klien merasa perlu mengganti logo yang lama di situsnya dengan logo baru yang anda buat. Dan klien butuh seseorang untuk melakukannya. Jika memang anda bisa, kenapa tidak? Tawarkan bantuan anda. Dan katakan anda tidak perlu dibayar untuk itu. Tentu saja, karena sifatnya bantuan atau katakanlah service lebih, tawarkan bantuan yang sifatnya ringan-ringan saja. Yakin dengan cara demikian, anda akan memiliki hubungan yang kuat lagi dengan klien anda.

4. Selalu memberikan hasil terbaik
Betapapun kita mampu melakukan komunikasi yang baik dengan klien, itu semua tidak berarti bila kita tidak berusaha untuk selalu dan selalu memberikan layanan dan outcome terbaik kita. Hasil kedua kita harus sama baik dengan hasil yang pertama, tidak ada penurunan standar kualitas. Kenapa saya perlu menyampaikan ini? Karena biasanya, karena kita mengangap telah memperoleh kepercayaan dari klien, ketika mendapatkan job kedua, ketiga dan seterusnya, kita tidak lagi berusaha sekeras yang pertama kali. Yakinlah, itu adalah salah. Yang benar adalah, sepanjang waktu, kualitas terbaik adalah hal mutlak.

5. Tanyakan apa lagi yang bisa anda lakukan untuk kemajuan bisnis si klien
Ini hal terakhir yang perlu juga anda lakukan. Tanyakan kepada klien, setelah selesai suatu kontrak, apalagi yang bisa anda lakukan untuk kemajuan usahanya. Jika ada, berikan juga ide dan saran anda agar klien mendapatkan yang terbaik. Biasanya, dengan cara ini, saya mendapatkan job tambahan, bahkan job di luar bidang keahlianku sendiri. Kenapa demikian? Karena dengan ini, klien merasa bahwa kita peduli dengan keberhasilan mereka.

Itulah beberapa tips sedarhana dalam menjaga kualitas hubungan dengan klien. Jika kita bisa melakukannya dengan baik, bukan saja kita bisa mempertahankan klien yang sudah ada, tapi kita juga akan kebanjiran job baru dari klien baru hasil dari rekomendasi mereka. Semoga bermanfaat.

Salam.

Sabtu, 31 Agustus 2013

Tips Mengelola Email Bagi Freelancer

0 komentar
Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.

7 Tips Sukses Menjadi Freelancer Baru

0 komentar
Bagi Anda yang masih belum mengetahui apa itu freelancer, saya pernah menulis sebelumnya: kerja fleksibel, menjadi freelancer.

Nah, kali aku ingin berbagi sedikit tips bagi para freelancer yang baru memulai karir. Bagaimana caranya menjadi seorang freelancer yang sukses dan mendapat reputasi yang bagus di komunitas freelancer dunia?

Saya anggap Anda telah mendaftarkan diri sebagai freelancer. Lalu, apa yang selanjutnya mesti saya lakukan? Inilah 7 hal yang perlu anda lakukan selanjutnya. Dan untuk memudahkan navigasi, klik pada link berikut ini:

1. Jangan buru-buru mengajukan proposal
2. Pelajari aturan, kebijakan dan fasilitas
3. Pasang foto di profil
4. Isi bidang keahlian
5. Ikuti tes keahlian
6. Pasang portfolio
7. Ajukan lamaran

1. Jangan buru-buru mengajukan proposal kerja
Belum saatnya. Akan jauh lebih baik anda sekarang fokus ke profil anda, yaitu bagaimana membuat sebuah profil yang bagus, profil yang "menjual". 
↑ ke atas lagi

2. Pelajari aturan, kebijakan dan fasilitas pendukung yang ada
Broker jasa freelancer berfungsi sebagai penengah antara anda dan klien anda nanti, jadi sangat penting Anda memahami semua aturan dan kebijakan yang ditetapkan oleh mereka. Lengkapi semua data yang dibutuhkan. 

Ini lebih baik, dibanding jika anda buru-buru mengajukan proposal, lalu taruh kata anda langsung mendapatkan job, tapi kemudian di tengah jalan anda menemukan kendala dan masalah-masalah dikarenakan kurangnya pemahaman dan penguasaan anda terhadap tool dan fasilitas yang ada, yang pada akhirnya anda tidak mampu melakukan tugas dengan baik. Ini sebuah awal yang buruk, karena anda akan mendapat rating yang kurang bagus. 

Ingat! Menjadi freelancer adalah karir jangka panjang. Rating adalah sesuatu yang penting, dengan memiliki rating yang bagus, anda berkesempatan untuk dipilih oleh klien, jadi bukan anda yang memilihi klien, tapi klien yang mencari anda.
↑ ke atas lagi

3. Pasang foto di profil anda
Ini adalah wajib, karena profile kita ada "wajah" kita yang nanti akan dilihat oleh calon klien. Maka upload-lah foto anda (pilih salah satu yang paling bagus menurut anda, hehehe...). Profil yang tidak memiliki foto, biasanya tidak akan dianggap oleh calon klien.
↑ ke atas lagi

4. Isi bidang keahlian anda
Ini salah satu yang perlu mendapat perhatian lebih. Saran terbaik saya adalah: jangan tuliskan semua keahlian yang tidak saling berhubungan, meski pun anda merasa "mampu" melakukannya. Seperti misalnya Anda menulis: designer, data entry, SEO expert, programmer, marketing, dan seabrek bidang lainnya. Ini sama sekali tidak efektif, karena klien justru akan mengganggap anda tidak "expert" di semua bidang itu.

Jauh lebih baik anda fokus ke salah satu bidang saja. Apa bidang yang terbaik anda kuasai? Itulah yang perlu anda tuliskan di sini. Janganlah menjadi "dokter umum", jadilah "dokter spesialis" maka anda akan dibayar lebih mahal!
↑ ke atas lagi

5. Ikuti tes keahlian
Luangkan waktu untuk mengikuti tes keahlian, pilih tes yang sesuai dengan bidang jasa yang Anda tawarkan. Misalnya, jika Anda adalah desainer, maka anda bisa mengambil tes aplikasi yang banyak digunakan untuk desain, seperti photoshop, illustrator, coreldraw, InDesign, dan lain-lain. 

Ini juga tak kalah penting, sebagai bukti bahwa kita benar-benar kompeten di bidang yang kita 'mengaku' ahli di bidang itu. Klien cukup memberi perhatian untuk hal yang satu ini, karena dengan itu klien mengetahui apakah kita 'capable' di bidang itu atau tidak. Ditambah lagi, dengan mengikuti tes ini, anda akan mendapat tambahan kuota dalam pengajuan aplikasi.
↑ ke atas lagi

6. Pasang portfolio anda
Portfolio adalah hasil karya anda di masa lalu. Jika ada punya, pasang di profil anda. Ini juga penting. Hampir setiap job posting mensyaratkan Anda memiliki portfolio sebagai bukti bahwa anda memang memiliki karya. Tidak perlu semua anda upload, pilih saja beberapa yang anda anggap paling  bagus dan mewakili keahlian anda.
↑ ke atas lagi

7. Ajukan lamaran
Setelah semua hal di atas anda lakukan, sekarang saatnya anda mengajukan proposal kepada calon klien. Jangan gusar, jika satu dua tiga kali proposal anda tidak mendapat respon, saya sendiri mendapat job pertama setelah mengajukan lebih dari 15 proposal!

Setelah salah satu proposal anda diterima, selamat! Anda sekarang telah resmi menjadi seorang freelancer, lakukan tugas dengan sebaik-baiknya, agar di akhir job nanti anda akan mendapatkan rating yang bagus, itu bekal untuk karir anda ke depan. Dan percayalah, job kedua, ketiga, keempat dan seterusnya akan lebih mudah anda dapatkan, bahkan tidak mustahil anda langsung mendapat kontrak per jam jika anda sungguh-sungguh dan melakukan job pertama dengan sangat baik.
↑ ke atas lagi

Oya, terakhir tentukan metode penarikan dana yang paling nyaman untuk anda. Di oDesk sendiri ada beberapa cara penarikan dana, bisa melalui paypal, skrill, atau langsung wire transfer. Menurut saya, yang terbaik adalah wire transfer, karena biayanya cukup murah, cepat sampai, dan aman.

Akhir kata, selamat meniti karir menjadi seorang freelancer yang sukses! Semoga tulisan ini bermanfaat.

Salam.

Kerja Fleksibel, Menjadi Freelancer

0 komentar
Sebelum ini, saya pernah mengulas salah satu cara mendapatkan uang dari internet, yaitu dengan menjadi seorang freelancer melalui oDesk.

Terus terang, ini adalah cara yang paling saya sukai, karena di sini saya merasa "benar-benar" kerja, bisa berkarya, dan karya itu bisa dinikmati oleh orang banyak.

Apa itu freelancer?
Mungkin anda yang belum mengenal istilah ini bertanya-tanya. Freelancer, sebut saja adalah seorang pekerja lepas, dimana kita dikontrak oleh orang lain atau oleh sebuah perusahaan untuk mengerjakan suatu tugas atau pekerjaan tertentu. 

Kemudian, setelah kita selesai melaksanakan tugas, maka kita akan dibayar sesuai harga yang telah disepakati di awal kontrak. Nah, dalam hal ini, kita berhubungan dengan orang / perusahaan yang membutuhkan tenaga kita hanya melalui media internet. Artinya apa? Artinya kita bisa menjadi tenaga lepas untuk perusahaan-perusahaan di manapun, di seantero dunia. Asyik kan? 

Ya jelas! Apalagi dengan menjadi seorang freelancer, kita bebas menentukan sendiri: ingin mengerjakan apa, kapan mulai dan berapa jam kita kerja bebas mengatur waktu, dan tentu saja kita bisa menentukan sendiri berapa kita ingin dibayar. Lebih asyik lagi bukan?

Untuk menjadi seorang freelancer yang baik dan sukses, memang dibutuhkan keterampilan dan keahlian, karena memang di sini kita memberikan jasa kepada pihak lain. Tapi, tenang saja, apapun keahlian dan keterampilan anda, ada banyak orang di luar sana yang membutuhkannya. Mulai dari menjadi desainer grafis (seperti saya), programmer, musik, fotografi, kursus privat, web design, bahkan sampai hal-hal kecil dan sepele, seperti mencari gambar-gambar tertentu di internet atau sekedar menerima jasa pengetikan! 

Semua ada, jadi jangan takut. Apapun keahlian anda, pasti ada orang yang membutuhkannya. So, niat dari sekarang, aku ingin bebas: menjadi seorang freelancer sukses!

Anda mungkin bertanya: berapa yang bisa kita dapat dari menjadi seorang freelancer? Pertanyaan bagus! Dan saya pun memiliki jawaban yang bagus pula, yaitu: TAK TERBATAS. Seberapa besar uang yang kita hasilkan, tergantung semuanya kepada kinerja kita sendiri. Saya sendiri, setiap minggunya masih dapat kontrak pembuatan logo 3 - 4 logo, rata-rata pembuatan logo dihargai mulai dari minimal $10 - $100 (banyak juga lho, kontrak pembuatan logo yang dihargai lebih dari $200!). Itu baru dari pembuatan logo saja, belum jasa desain yang lain-lain (stationary)

Ditambah lagi,saat ini saya memiliki 3 kontrak dengan sistem bayar per jam, yang disebut Hourly Job, dan aku 'mematok' harga untuk jasaku sebesar $10/jam untuk berbagai tugas desain, seperti desain stiker, flyer, kartu nama, dan sebagainya. Untuk kontrak jenis ini, kita tidak lagi dibayar per tugas lagi, tapi kita dibayar per jam dari kerja kita. Nah, silakan hitung sendiri potensi penghasilannya jika kita bisa kerja 10 jam saja per minggu. Satu angka yang cukup lumayan bukan?

Ok, saya tertarik ingin menjadi seorang freelancer, lalu saya harus mulai dari mana? Sebenarnya bisa saja kita menawarkan jasa kita secara langsung, terserah mau buat website khusus, atau pun melalui iklan-iklan yang kita sebarkan. Tapi saya rekomendasikan untuk menggunakan jasa broker freelancer. Itu adalah semacam tempat bertemu antara penyedia jasa dan orang yang membutuhkan jasa. Ada banyak situs semacam ini, namun salah satunya yang paling saya sukai adalah oDesk. Pelayanannya sangat baik dan tersedia support yang tersedia 24/7.

Jadi tunggu apalagi? Segera putuskan jika anda ingin menjadi seorang freelancer. Segera daftar diri Anda, lalu buat profil yang "menjual", bangun reputasi dan siap memberi karya terbaik kepada klien. Dengan begitu sukses sudah pasti ada di depan mata. 

Untuk panduan bagaimana membuat dan "menjual diri" yang baik, Insya Allah, pada kesempatan berikutnya saya akan berbagi informasi dan pengalaman. Untuk saat ini, saran terbaik saya adalah: daftarkan diri anda lebih dulu, dan bersiaplah kerja fleksibel dengan menjadi freelancer.

Salam.

Rabu, 26 Juni 2013

oDesk - Kerja Bebas Sebagai Freelancer

0 komentar
Pada postingan kali ini, saya mengajak Anda semua untuk mengenal dunia freelancer. Terus terang saja, pertama kali saya menikmati manisnya dolar melalui internet adalah dari profesi sebagai freelancer ini. Jadi, rasanya ada yang kurang jika saya tidak membahasnya di blog ini.

Update:
Bagi anda yang sama sekali belum mengenal tentang freelancer, sebaiknya membaca artikel saya: Kerja Fleksibel, Menjadi Freelancer.

oDesk memang bukan situs freelancer pertama yang saya ikuti. Sebelumnya saya telah mencoba beberapa broker freelancer lainnya. Tapi akhirnya, setelah menemukan oDesk, sampai sekarang saya lebih banyak aktif di sini. Karena pelayanan yang bagus, tampilan situs yang sederhana, dan banyak sekali job yang tersedia. Dan salah satu kelabihan dari oDesk adalah adanya sistem pembayaran atau kontrak hourly. Dengan kontrak hourly, kita akan dibayar per jam! Dan oDesk menjamin bahwa kita pasti dibayar dengan jenis kontrak hourly ini.

kerja bebas sebagai freelancer
www.odesk.com
Jenis kontrak kerja lainnya adalah kontrak fixed price. Yaitu kita dibayar untuk suatu tugas atau pekerjaan sesuai harga yang disepakati dengan klien. Setelah selesai, maka kita akan langsung dapat bayarannya. Tapi, oDesk tidak menjamin klien akan membayar dalam kontrak ini. Namun, berdasarkan pengalaman saya, jarang sekali seorang klien tidak membayar pekerjaan yang sudah selesai.

Untuk pembayaran atau withdraw, ada beberapa pilihan yang dapat dipilih, di antaranya melalui paypal, moneybrooker, payoneer dan transfer langsung ke rekening bank kita. Saya sendiri paling suka cara terakhir, yaitu transfer langsung ke rekening, selain lebih aman, juga cepat sampai, tidak perlu menunggu lama, kurang dari 1 jam, dana sudah masuk ke rekening. Namun untuk transfer ke rekening, minimal saldo harus 50$, sedangkan jika melalui paypal bebas mau berapa saja, selama cukup untuk biaya transfer sebesar 1$.

Ada banyak alasan, kenapa saya menyukai bekerja sebagai freelancer, dan di antara sekian banyak sumber penghasilan saya dari internet, menjadi freelancer lah yang paling saya sukai. Karena saya bisa menentukan sendiri kapan ingin bekerja, berapa lama saya bekerja, dan hebatnya lagi berapa saya ingin dibayar! Hal lainnya, di sini saya merasa benar-benar kerja, dan karya saya dapat dinikmati orang banyak. Di oDesk sendiri, tersedia banyak sekali ragam keahlian yang bisa kita tawarkan, seperti desain grafis, 3D modelling, webmaster, entri data dan masih banyak lagi lainnya. Hampir bisa dipastikan, apapun keahlian anda, ada banyak yang memerlukannya di luar sana.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera kunjungi situsnya dan jadilah seorang freelancer yang sukses. Potensi penghasilan dari menjadi freelancer, tidak bisa dianggap remeh. Saya sendiri, setelah beberapa kali withdraw akhirnya memutuskan untuk fokus dan meninggalkan yang lain, dan full time mencari rejeki lewat internet.

Sekian dulu postingan kali ini, semoga bermanfaat. Sukses untuk kita semua.

Update: Pelajari tips sukses menjadi freenlancer, bagi Anda yang baru saja memulai karir sebagai freelancer.

Salam.

Followers

 

Blogspot.com. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com