Kamis, 22 Agustus 2013

5 Alasan 'Bodoh' Gagal Mendapatkan Uang Online

0 komentar
Seringkali saya mengobrol dengan teman-teman yang pada akhirnya menyerah untuk terus berusaha menjalankan blognya sebagai sumber pendapatan uang.

Ada banyak alasan yang mereka ajukan. Beberapa di antaranya mungkin masih bisa saya terima, masih masuk akal seperti: tidak punya cukup waktu untuk mengelola blog atau tidak enjoy dalam mengelola topik yang dipilih karena kurang 'mencintai' topik tersebut.

Dua hal tersebut masih bisa saya terima sebagai alasan. Namun, beberapa alasan lain, saya anggap tidak masuk akal, bahkan lebih berupa alasan "bodoh" yang dibuat-buat. Dan setidaknya saya mencatat ada 5 alasan paling tidak masuk akal untuk berhenti dan menyerah di tengah jalan. Inilah 5 alasan yang tidak masuk akal tersebut:

1. Saya tidak punya pengalaman
Alasan ini terdengar aneh bagi saya. Lalu siapa yang memiliki pengalaman? Hampir semua yang sukses mendapatkan uang dari internet adalah mereka yang sama sekali tidak memiliki pengalaman sebelumnya di bidang SEO, desain website, marketing dan lain sebagainya.

Saya menyukai belajar, setelah itu saya menyukai untuk mengajarkannya kembali kepada orang lain. Itulah yang saya lakukan.

Pada saat memulai, yang saya lakukan hanyalah:
  • Berlangganan newsletter dari blog / situs yang lebih dulu mencapai sukses.
  • Menggunakan search engine untuk mencari informasi dan artikel bagaimana melakukan sesuatu hal. Sampai sekarang saya masih menggunakannya. (Hampir semua pertanyaan bisa saya temukan di internet).
  • Bertanya di forum-forum untuk mendapatkan jawaban dari sesuatu yang belum saya ketahui.
  • Try and Error. Try and Error. Try and Error. Terus. Sampai saya menemukan yang benar-benar bekerja untuk saya.
Kebanyakan orang yang sukses mendapatkan uang online bukanlah seorang ahli desain web, bukan seorang yang sebelumnya telah memiliki pengalaman dan keahlian SEO, bukan pula orang yang sangat berpengalaman di bidang marketing dan sebagainya. Mereka hanyalah orang yang:
  • Rela menghabiskan lebih banyak waktu untuk belajar dan belajar.
  • Berguru kepada yang lebih sukses dengan berlangganan situsnya untuk menambah pengetahuan.
  • Terus memilih dan memantau metode mana yang bekerja dan mana yang tidak.
  • Memilih topik yang benar-benar mereka sukai sehingga mereka menikmati sepanjang prosesnya.
  • Tidak membiarkan kegagalan menghalangi dan menghentikan langkah mereka mencapai sukses.
Semua poin di atas, menurut saya, adalah jauh lebih dahsyat, lebih berguna dibandingkan segudang pengalaman dan keahlian di masa lampau.


2. Saya melihat semua topik yang 'bagus' telah mencapai titik jenuh
Sebuah alasan yang aneh. Tidak ada yang mencapai titik jenuh jika selalu disajikan dalam perspektif yang berbeda. Roman cinta, semenjak peradaban mencatat sejarah, telah ada dan terus dibuat sampai saat ini. Jutaan film laga telah diproduksi, tapi apakah berarti saat ini tidak ada peluang untuk membuat film laga baru? Anda pasti menjawab tidak, bukan?

Nah, begitu pula dengan sebuah niche yang ingin Anda jadikan topik blog Anda. Ya, betul. Saat ini hampir mustahil menemukan sebuah topik yang belum diekspos oleh orang lain. Namun, saya ingat pernah membaca bahwa 90% blog / situs baru akhirnya tenggelam dalam waktu 3 bulan pertama. Jadi, meskipun ada jutaan blog di luar sana, namun kebanyakan dari mereka 'mati suri' dalam 90 hari pertama. (Terdengar seperti peluang?)

Jadi, apakah saya harus memulai blogging tanpa harus melakukan riset keyword untuk menentukan niche?

Jawabannya bisa ya, bisa tidak. Tapi, saya tetap menyarankan untuk melakukan riset keyword, itu adalah satu hal yang sangat menentukan dan sangat penting. Saya hanya menyarankan, jangan biarkan riset tersebut menahan Anda untuk segera memulai karena Anda takut salah dalam memilih niche.

Satu hal yang saya yakini: jika Anda melakukan pendekatan berbeda, unik dan menyajikan dengan perspektif berbeda terhadap satu topik, itu sudah lebih dari cukup sebagai modal mencapai sukes dalam blogging. Mulailah dan yakin Anda siap terjun ke dalam persaingan.


3. Saya terlambat untuk memulai
"Kalau saja saya memulainya 4 tahun yang lalu, saat ini blog saya pasti telah mencapai kesuksesan, sekarang persaingan sudah terlalu ketat."

Halo! Buka mata Anda. Lihat banyak sekali blogger sukses di luar sana. Mereka tidak memulai tidak dari 10 tahun, 5 tahun yang lalu. Kebanyakan mereka bertahan dalam 2 tahun terakhir.

Kuncinya adalah konsistensi. Konsistensi dalam menyajikan konten yang bagus. Meskipun Anda memulainya 3 tahun yang lalu, tanpa ada konsistensi, maka saat ini pun Anda tidak akan mendapatkan apa-apa. Benar, bahwa beberapa niche mungkin lebih mudah jika dimulai 3 - 4 tahun yang lalu. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa memulainya hari ini. Alasan yang sama dengan poin dua di atas.

Tidak perduli niche apapun yang Anda pilih, selalu ada ruang lebih untuk Anda. Menyajikan sesuatu secara konsisten, setia kepada topik, membangun kepercayaan dari pembaca, melakukan promosi dengan benar, adalah jalan lempang menuju kesuksesan.


4. Tidak banyak pilihan mendapatkan uang dari niche saya
Biar saya tegaskan di sini:
Jika Anda bisa mendatangkan pengunjung yang tertarik dengan konten yang Anda sajikan, selalu ada cara untuk mendapatkan uang!

Memang betul ada beberapa topik yang 'kurang' sesuai untuk menjalankan satu metode monetisasi blog seperti Google Adsense, misalnya. Tapi juga harus diingat, mendapatkan uang dari blog bukan melulu dengan menjalankan Adsense!

Anda bisa menawarkan kursus online, menulis buku, menjual periklanan, freelance, membuat video dan lain sebagainya.

Jangan membatasi diri Anda sendiri

Jangan hanya karena Anda melihat orang lain sukses dengan satu cara, Anda harus melakukan hal yang sama. Selalu ada cara lain yang lebih sesuai untuk niche blog Anda.

Saya melihat begitu banyak blogger yang terlalu terobsesi dengan Adsense. Memang itu adalah peluang yang sangat bagus, tapi tidak perlu Anda memaksakan jika memang topik Anda tidak begitu sesuai untuk Adsense.

5. Saya tidak pandai menulis
Dengan begitu banyak sumber tulisan gratis, rasanya tidak ada alasan untuk hal yang satu ini.

Jika Anda tidak menyukai menulis, Anda dapat menyajikan konten lain, video, podcast misalnya. Anda bisa fokus memasarkan konten milik orang lain. Dan banyak lagi peluang lain.

Intinya, ketika Anda tidak memiliki kemampuan dalam satu hal, tidak cukup menjadi alasan untuk berhenti, menyerah dan kalah!

Kesimpulan:
Tidak perduli apapun latar belakang Anda. Tidak perduli seberapa banyak pengalaman Anda. Tidak perduli berapa waktu yang Anda miliki dan bagaimana frustasinya Anda saat ini: selalu ada harapan di depan sana. Raih.

Selama Anda menemukan cara untuk dapat menikmati seluruh prosesnya, tetap memegang komitmen dan terus bersedia belajar dan belajar, Anda telah berada pada jalur yang benar dalam mencapai kesuksesan dalam blogging. Dan Anda akan segera menyadari bahwa pembelajaran jauh lebih berharga dibandingkan dengan uang.

Saya ingin mendengar pengalaman Anda. Kiranya sudi untuk berbagi. Semoga bermanfaat.

Salam.

5 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Menulis Postingan Baru

0 komentar
Lega rasanya. Setelah beberapa hari mengendap di kepala, akhirnya selesai sudah tertuang ke dalam bentuk tulisan. Sudah selesai diketik, dan siap untuk dipublish.

Menulis artikel baru untuk update blog adalah kegiatan pokok dalam blogging. Dengan selalu menyajikan konten dan artikel terbaru setiap hari, akan menjamin perkembangan blog ke arah kesuksesan. Namun, apakah setelah selesai menulis sebuah artikel baru, tugas kita selesai?

Belum. Jika kita ingin sukses dalam blogging, masih ada beberapa hal yang mesti kita lakukan setelah selesai menulis artikel baru. Dan inilah 5 hal tersebut, yang selalu saya lakukan setiap kali selesai menulis artikel baru.

1. Edit artikel Anda
What? Bukankah baru saja saya selesai menulisnya? Ya betul. Tapi percayalah, Anda perlu mengeditnya kembali. Itulah yang selalu saya lakukan, bahkan tidak sekali, bisa dua sampai tiga kali. Saya ingin memastikan artikel saya telah bebas dari salah ketik. Memastikan artikel saya tidak mengandung kalimat-kalimat yang kurang tepat. Saya juga ingin memastikan apakah sudah ada keyword yang tersebar secara sempurna. Apapun tujuannya, artikel baru Anda perlu Anda edit kembali. Ganti kalimat yang kurang tepat. Buang kalimat yang tidak berguna. Perhatikan penggunaan tanda baca, penulisan kata, dan ejaannya.

Saya masih sering melihat artikel-artikel di berbagai blog, penuh dengan kesalahan ketik atau susunan kalimat yang tidak sempurna, saya yakin penulisnya melewatkan hal yang satu ini. Dan jika dibiarkan seperti itu, lambat laun akan membuat pengunjung blog Anda tidak betah berlama-lama. So, sebelum menekan tombol publish, edit kembali artikel baru Anda.

2. Ping Ping Ping
Kunjungi situs semacam pingomatic atau banyak layanan ping lainnya. Pastikan semua orang mengetahui bahwa blog Anda baru saja memiliki artikel terbaru.

3. Ingat social bookmark (sosbok)
Banyak sekali sosbok yang bisa Anda pilih. Beberapa di antaranya adalah stumbleupon, delicious, dan digg. Anda memang tidak harus memilih dan men-submit ke semua sosbok yang ada, tapi paling tidak Anda telah mensubmit artikel Anda ke beberapa sosbok yang Anda pilih.

4. Ingat media sosial
Google+, Tweeter dan facebook adalah dua yang paling populer saat. Dengan me-link artikel terbaru Anda di media sosial, akan menambah trafik, sekaligus memberitahukan bahwa Anda telah meng-update blog Anda. Jika artikel cukup bermanfaat, tidak tertutup kemungkinan teman-teman Anda akan meng-share nya secara sukarela. Tentu saja itu adalah hadiah tambahan bagi Anda. So, tidak ada alasan bagi Anda untuk tidak memanfaatkan media sosial ini dengan baik.

5. Memberi tahu teman lewat email
Selain keempat hal di atas, saya punya kebiasaan lain, yaitu memberitahu 'beberapa' teman tentang artikel terbaru yang baru saja saya publish di blog. Namun, di sini saya sarankan, pilihlah artikel utama Anda. Jika tidak, mungkin Anda akan dianggap nyepam.


Satu hal perlu diingat, setelah menulis artikel baru, bukan berarti tugas Anda telah selesai. Nah itulah hal-hal yang perlu Anda lakukan setelah selesai menulis sebuah artikel baru.  Dengan melakukannya, maka berarti Anda akan semakin dekat dan telah berada pada jalur benar untuk sukses dalam blogging.

Silakan berbagi jika Anda memiliki kiat dan tips lainnya. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

8 Penyebab Kegagalan Blog Baru

0 komentar
Setiap blogger pasti menginginkan blognya sukses. Namun kenyataannya banyak blog baru bermunculan, tapi 2 - 3 bulan kemudian tenggelam entah kemana. Hilang dari 'peredaran'.

Tentunya kita semua tidak menginginkan itu terjadi bukan? Dari pengamatan saya ada beberapa hal yang dapat membuat sebuah blog baru tidak mampu bertahan dan eksis dalam persaingan. Setidaknya saya mencatat ada 8 hal yang paling sering menjadi penyebabnya.

Inilah kedelapan hal tersebut:

1. Tidak melakukan promosi
Mungkin ada sebagian blogger yang menganggap begitu membuat blog dan mengisinya dengan konten yang bagus, begitu saja pembaca akan datang. Tidak! Meskipun Anda memiliki konten, materi dan tulisan terbaik 'sejagat raya', jika tidak Anda promosikan dengan baik, tidak akan ada yang membacanya. Jika Anda menginginkan blog Anda dibaca orang lain, maka Anda harus mendapatkan pengunjung dengan cara promosi blog Anda dengan baik.

2. Tidak ada sentuhan personal
Ini hal yang jarang dilakukan oleh blogger pemula. Blog adalah semacam jurnal pribadi, tempat Anda menyampaikan pendapat, pengalaman dan pengetahuan Anda secara pribadi. Sehebat apapun konten blog Anda, jika Anda tidak bersedia 'menceritakan' siapa diri Anda, tidak akan tercipta suatu hubungan kuat antara Anda dengan pengunjung blog, sehingga dalam jangka panjang blog Anda pasti akan ditinggalkan. Mereka ingin mengetahui tentang Anda, dan mengapa Anda menulis blog. Mereka ingin mengetahui kehidupan Anda sehari-hari. Tentu saja, Anda tidak harus menceritakan setiap Anda berganti pacar, misalnya. Tapi minimal, beritahu pembaca, bahwa Anda 'ada'.

3. Egosentris
Ini adalah kebalikan dari poin kedua di atas. Menutupi jati diri adalah sebuah kesalahan, begitupun juga sebaliknya, terlalu banyak menceritakan kehidupan pribadi yang tidak seharusnya. Orang mengunjungi blog Anda dengan tujuan mendapatkan informasi yang mereka butuhkan, bukan untuk menampung 'curahan hati' Anda. 

4. Tidak memanfaatkan media sosial
Ini memang bukan suatu keharusan. Tapi, coba Anda pikirkan sekali lagi, di manakah pembaca blog Anda sekarang berada? Mereka ada di facebook, mereka ada di twitter, mereka ada di Google+. Mereka menginginkan Anda memiliki 'fan page', mereka menantikan Anda meng-update-nya. Mereka ingin melakukan kontak dengan Anda. Manfaatkanlah sosial media, karena mungkin saja itu satu-satunya cara mereka mengetahui ada posting terbaru di blog Anda.

5. Bekerja 'sendirian'
Menjadi aktif dan ikut berpatisipasi di niche yang Anda pilih adalah sebuah keharusan untuk mencapai sukses dalam blogging. Dengan cara itu Anda akan dikenal dan 'diperhitungkan'. Intinya adalah membangun reputasi. Blogger yang bekerja sendirian tidak akan banyak dikenal, dan itu artinya mereka tidak akan mencari Anda ketika membutuhkan sebuah jawaban. Satu hal yang perlu diingat: dalam blogging, tidak ada yang namanya pesaing, yang ada adalah kolega, rekan. Blogger yang sukses adalah mereka yang saling bekerja sama dan aktif dalam topik yang sama.

6. Kehilangan konsistensi
Ini paling banyak menyebabkan sebuah blog baru gagal. Anda bisa saja telah membangun blog selama 3 bulan pertama. Anda telah memiliki cukup banyak pembaca setia. Tapi kemudian, Anda kehilangan konsistensi. Anda tidak lagi menyajikan sesuatu yang baru. Anda keluar dari komitmen jadwal update blog yang telah Anda tetapkan. Satu hal perlu diingat: mereka membuka blog Anda adalah karena mereka tertarik dengan tulisan-tulisan Anda. Jika Anda berhenti menyajikan apa yang mereka cari, bisa dipastikan mereka akan meninggalkan Anda.

7. Berlebihan dalam monetisasi
Tidak ada yang salah dengan usaha mendapatkan uang dari blog. Tapi, itu juga tidak berarti Anda harus 'tenggelam' dalam berbagai usaha mendatangkan uang. Seperti memenuhi blog dengan segalam macam iklan. Menulis posting berbayar terlalu sering. Selalu menawarkan produk-produk afiliasi dan sebagainya. Jika Anda tidak memberikan nilai apapun kecuali pendapat yang bagus terhadap suatu produk, Anda bisa saja dianggap nyepam, dan itu adalah pertanda Anda akan segera ditinggalkan oleh pembaca Anda. Anda butuh kepercayaan, butuh trust. "Jika saya tidak mempercayai Anda, saya tidak akan mengklik produk yang Anda tawarkan, maaf!"

8. Tidak menyajikan sesuatu yang unik
Alasan orang mengunjungi blog Anda adalah karena ingin mendengar pendapat berbeda dari Anda. Seorang copycat, tidak akan berhasil dalam jangka panjang. Tidak ada yang unik, sama dengan yang lain, tidak inspiratif, mejadi salah satu penyebab kegagalan terbesar sebuah blog baru. Be unique! Beranilah tampil beda. Sajikan sesuatu dari sudut pandang berbeda. Jika masih bingung, cukup mengingat satu hal: jangan jadi copasser!


Itulah 8 hal yang menjadi penyebab kegagalan banyak blog baru yang bisa saya sampaikan. Bagaimana menurut Anda? Anda memiliki hal lain untuk menambahkan daftar di atas? Saya menantikan sharingnya melalui kolom komentar. Semoga bermanfaat.

Salam.

Senin, 19 Agustus 2013

Blogging Boleh, Jangan Lupakan Hidup Anda

0 komentar
Ketika dulu saya membuat blog pertama saya (portal uang adalah yang kelima), dalam waktu beberapa bulan saya menjadi begitu terobsesi dengan blogging.

Semua hal yang saya lakukan akan selalu saya hubung-hubungkan dengan blog. Mungkin itulah yang dinamakan dengan blogaholik, satu keadaan dimana kita begitu terobsesi terhadap blog kita.

Apakah Anda juga mengalaminya? Saya pernah! Untungnya saya cepat menyadari bahwa hidup saya bukan untuk blogging. Blogging seharusnya bisa meningkatkan kualitas hidup saya, bukan malah sebaliknya.

Ya, dalam tahap tertentu, seorang blogger akan mengalami saat-saat seperti itu, dan tidak tertutup kemungkinan, Anda juga suatu saat akan mengalaminya (atau memang sudah?). Yaitu, satu keadaan dimana pikiran Anda begitu blog oriented.
  • Gambar apapun yang Anda temukan, Anda berpikir untuk bahan posting selanjutnya.
  • Berita apapun yang Anda baca, Anda langsung merancang besok akan Anda tulis di blog Anda.
  • Anda juga akan merasa bahwa blog Anda mulai terlihat 'jelek', sehingga sibuk mencari-cari template baru, widget baru dan segala apapun yang Anda anggap bisa mempercantik tampilan blog.
  • Anda akan kuat berjam-jam duduk di depan komputer mengotak-atik blog. 
  • Lalu Anda mulai kekurangan waktu untuk kegiatan di luar rumah.
  • Pokoknya semua adalah tentang blogging! Seolah tujuan hidup Anda untuk blogging.

Stop! 
blogaholik, ngeblog boleh, jangan lupakan hidup anda
Jika sudah demikian, berarti Anda telah mengidap penyakit blogaholik yang cukup parah. Rehat sejenak. Tinggalkan blog Anda barang beberapa hari. Perbanyak kegiatan di luar rumah.

Dan yang paling penting: ingat kembali tujuan semula Anda membangun blog. Untuk meningkatkan kualitas hidup Anda! Tidak sebaliknya bukan?


Menyerah?
Itu bukan pilihan saya. Jujur, blogging bisa jadi adalah salah satu pekerjaan yang paling berat yang pernah saya kerjakan. Dan menyerah adalah sebuah pilihan yang mudah. Tapi saya menolak untuk menyerah. Saya tahu, para blogger profesional, mereka yang telah sukses melalui blognya adalah orang yang tidak menyerah di tengah jalan. Dan saya ingin mengikuti jejak mereka. 

Bagaimana dengan Anda? Saya mengundang Anda untuk berbagi pengalaman dalam menjalani blogging selama ini. Boleh kita blogging, tapi jangan lupakan hidup kita! Hehehe.. sukses untuk kita semua.

Salam.

Minggu, 18 Agustus 2013

Maaf, Ini Postingan Darurat!

0 komentar
Anda tidak salah baca judul di atas. Yup, ini memang postingan darurat! Pastinya, yang sedang Anda baca ini adalah artikel yang saya tulis beberapa hari yang lalu, yang saya simpan di draft dan baru hari ini saya publish.

Saya telah membuat komitmen pada diri sendiri untuk tetap menyajikan posting terbaru setiap hari. Namun adakalanya pada waktu-waktu tertentu kita tidak bisa terus berada di depan komputer bukan? Liburan bersama keluarga, ada tugas ke luar kota, atau mungkin pikiran sedang sumpek dan kehabisan ide untuk menulis, mungkin rasa malas sedang melanda, adalah beberapa contoh keadaan dimana kita mungkin tidak bisa menulis artikel.

Lalu bagaimana agar kita tetap bisa menyajikan update blog setiap hari? Inilah yang saya lakukan:

Ketika saya merasa sedang 'on fire', saya sempatkan menulis satu dua artikel tambahan, kemudian saya simpan di draft, dan pada saatnya nanti dibutuhkan, saya tinggal menekan tombol publish. Nah, inilah yang saya sebut posting darurat atau posting cadangan! Artikel ini salah satunya.

Saya yakin kita semua, termasuk Anda, pasti memiliki saat-saat 'darurat', dimana Anda, jangankan menulis artikel, untuk membuka komputer pun tidak bisa. Nah, saat itulah Anda pun memerlukan posting darurat. Jadi, jika saat ini Anda belum memilikinya, cobalah mulai membuat satu dua artikel cadangan, ketika Anda sedang bersemangat dan bergairah dalam menulis. Yakin, itu akan sangat bermanfaat.

Sebagai tambahan, buatlah artikel darurat Anda sesempurna mungkin. Artinya sudah bebas dari salah ketik, dan sebagainya, supaya ketika dibutuhkan Anda tidak perlu mengeditnya lagi, satu-satunya yang mesti kita lakukan adalah menekan tombol publish, dan your blog was updated!

Melengkapi tips ini, Anda juga bisa memanfaatkan fitur schedule atau jadwal, dimana Anda bisa menentukan kapan suatu artikel di publish, hari apa, jam berapa, bisa Anda atur sesuai kebutuhan.

Bagaimana? Anda siap membuat posting darurat? Atau Anda memiliki cara tersendiri? Senang jika Anda mau berbagi. Keep happy blogging.

Salam.

Sabtu, 17 Agustus 2013

Daftar Adsense Untuk Blog Melalui Youtube, Baguskah?

0 komentar
Ini sebenarnya bukan tips Adsense, saya cuma tergelitik dengan 'fenomena' banyaknya blogger yang mendaftar Adsense melalui Youtube, bukan dengan mengajukan blog mereka.

Memang hosted account Adsense dari Youtube bisa juga kita pasang di blogger, tapi tidak bisa di pasang di tempat lain, karena sebenarnya itu lebih ditujukan bagi Anda yang ingin mendapatkan uang dari Youtube dengan memonetisasi video-video Anda.

Mendaftar Adsense melalui Youtube memang mudah (dan cepat), sehingga banyak sekali orang kemudian menawarkan jasa pembuatan akun Adsense dengan harga yang "sangat murah", malah kemarin di salah satu grup facebook, ada yang menawarkan harga cuma Rp5.000 (bayar lewat pulsa lagi). Hmmm.... luar biasa murah sekali!

Ya memang itu sah-sah saja sih. Tidak dilarang. Tapi bukan di situ masalahnya. Dan bukan tujuan tulisan ini juga untuk men-judge apa yang dilakukan teman-teman. Hanya saja ada beberapa hal yang menggelitik saya, satu pertanyaan:

Kalau untuk dipasang di blog, kenapa mendaftar Adsense melalui Youtube?

Kebanyakan Anda mungkin menjawab, karena mendapatkan akun Adsense melalui Youtube itu mudah, tidak seperti dengan mengajukan lewat blog, itu sulit. Well. Itu benar. Tapi ada beberapa hal yang menurut saya tidak 'masuk akal':

Pertama
Kembali ke pertanyaan saya di atas, jika untuk dijalankan di blog, kenapa daftar lewat Youtube? Anggap saja Anda telah memiliki akun Adsense hosted hasil mendaftar dari Youtube, kemudian Anda pasang di blog Anda. Akan bertahan berapa lama? Kalau blog Anda tidak memenuhi syarat Adsense, maka segera akun Anda pasti akan dinonaktifkan! 

Anda mungkin menjawab: ya itu kan kalau tidak memenuhi syarat, kalau blognya memenuhi syarat kan tidak apa-apa! Hmm... ok. Sekarang saya balik tanya: Ya kalau blognya memenuhi syarat, kenapa tidak mendaftar lewat blog? Bukankah itu lebih baik, karena kita akan dapat akun full approve, bisa dipasang di mana saja? Kenapa harus lewat Youtube? Bukankah itu membuang usaha dan waktu percuma?.

Kedua
Jika Anda telah mendaftar lewat blog, kemudian Anda ditolak, itu artinya memang blog Anda belum memenuhi syarat Adsense. Sehingga meskipun Anda dengan mudah bisa mendapatkan akun Adsense dari Youtube lalu dipasang di blog Anda, maka itu adalah hal yang sia-sia. Kenapa? Karena setelah di-review oleh tim Adsense, akun Anda akan dinonaktifkan. Itulah sebabnya banyak sekali teman-teman yang Adsense-nya dibanned.

Dengan begitu, dilihat dari sisi manapun, tidak ada alasan membuat akun Adsense melalui Youtube, jika tujuannya memang untuk dijalankan di blog. Kecuali, jika memang Anda berniat menjalankan Adsense HANYA untuk mendapatkan uang dari Youtube dari video-video Anda di sana.

Come on! Berpikir logis dan rasional. Menjalankan Adsense melalui blog bukanlah hal yang mudah. Bukan jadi dalam semalam. Butuh konsistensi dan kerja keras membangun blog yang bagus. Jika Anda sudah memiliki blog yang bagus dan memenuhi syarat, mendapatkan akun Adsense yang full approve adalah hal yang mudah, bukan hal yang terlalu sulit. Dan jika blog Anda ditolak Adsense, maka perbaikilah! Berusaha lebih keras untuk membangun blog yang bagus dengan segala dimensinya.


Kesimpulan
Tidak ada alasan mendapatkan akun Adsense melalui Youtube, jika tujuannya adalah untuk dijalankan di blog. Bagaimana menurut Anda? Salam sukses untuk kita semua.

Salam.

Melacak Kinerja Iklan Adsense Menggunakan Saluran Khusus

0 komentar
Semua optimasi yang telah dilakukan, desain yang baik, penempatan iklan yang baik, meningkatkan relevansi iklan dan sebagainya tidak akan memberi hasil yang optimal jika tidak diikuti dengan melakukan pelacakan kinerja iklan tersebut.

Ini adalah langkah wajib yang harus Anda lakukan dan terus Anda pantau dan pelajari. Tanpa itu, Anda tidak punya bahan analisa dan ukuran telah sejauh mana keberhasilan dalam optimasi Adsense. Sudah baikkah? Apakah ada peningkatan pendapatan? Atau malah sebaliknya justru menurun setelah Anda merubah ukuran unit iklan pada halaman tertentu? Di situlah pentingnya memonitor dan melacak kinerja iklan Anda, dari situ Anda bisa melakukan perbaikan-perbaikan, sampai akhirnya menemukan yang benar-benar memberi hasil paling memuaskan.

Beruntung, Adsense telah menyediakan banyak fitur dan fasilitas untuk melakukan pelacakan ini. Salah satunya adalah dengan menggunakan saluran khusus (custom channel).

Dengan saluran khusus, memungkinkan Anda melakukan pelacakan terhadap beberapa unit iklan atau grup unit iklan tertentu. Anda bisa mengelompokkan unit-unit iklan ke dalam bermacam kategori, seperti:
  • Berdasarkan lokasi penempatan iklan. Misalnya semua unit yang berada di header, dan sebagainya.
  • Berdasarkan desain dan warna iklan. Misalnya warna hitam dan warna biru.
  • Berdasarkan topik halaman. Seperti halaman tips blogging, dan sebagainya.
Dengan cara demikian, Anda akan jauh lebih mudah melihat hasil kinerja unit iklan Anda.

Penargetan penempatan
Fungsi lain dari saluran khusus ini adalah Anda dapat membuatnya menjadi penargetan iklan. Seperti yang pernah saya tulis dalam cara meningkatkan nilai CPC, cara ini dapat meningkatkan persaingan antar pengiklan dalam lelang, sehingga ujung-ujungnya dapat memberikan iklan yang memiliki CPC paling tinggi. Dalam halaman support Adsense, mengenai penargetan iklan ini:
Salah satu cara iklan ditargetkan ke situs web penayang AdSense adalah melalui penargetan penempatan. Penargetan penempatan memungkinkan pengiklan AdWords memilih penempatan iklan tertentu yang mereka inginkan untuk menampilkan iklan. Penempatan iklan bisa berupa keseluruhan situs web atau sub-kumpulan tertentu dari unit iklan dalam situs tersebut, seperti hanya unit iklan di laman olahraga suatu situs atau seluruh unit iklan di bagian atas laman.

Pengiklan mencari penempatan iklan dalam beberapa cara, termasuk dengan mendata situs web yang mereka inginkan untuk beriklan atau dengan menelusuri penempatan yang sesuai dengan tema dan topik yang ingin mereka targetkan.

Membuat saluran khusus
Anda bisa membuat saluran khusus ini melalui dua cara:
  1. Pada saat Anda membuat unit iklan baru atau mengeditnya, Anda dapat menambahkan saluran khusus yang telah ada, atau langsung bisa membuat yang baru.
  2. Anda membuat saluran khusus, baru kemudian menambahkan unit iklan yang telah Ada.
Lebih jelas, silakan lihat cara membuat saluran khusus dan penargetan penempatan disini

Dengan keuntungan-keuntungan tersebut, tidak ada alasan untuk tidak memanfaatkannya dalam rangka optimasi Adsense. Jadi, jika Anda belum membuatnya, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mulai membuat, dan mendapatkan manfaatnya.

Jika ada hal-hal yang kuras jelas, silakan Anda bertanya melalui kolom komentar, sebisa mungkin saya akan menjawabnya dengan segera. Semoga bermanfaat dan sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Followers

 

Blogspot.com. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com