Rabu, 04 September 2013

Permudah Orang Lain untuk Berkomentar Yuk!

0 komentar
Sebelum ini saya pernah menulis tentang manfaat berkomentar di blog orang lain.

Memang banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan memberi komentar di blog yang Anda kunjungi. Sudahkah Anda melakukannya sebagai salah satu kegiatan blogging Anda? 

Namun demikian, jika sampai saat ini Anda merasa belum banyak yang mengomentari tulisan-tulisan Anda sendiri, mungkin ada yang salah dengan desain sistem komentar blog Anda.

Dalam hal ini, satu hal yang paling perlu Anda ingat, adalah kenyataan, bahwa semua orang (termasuk saya) sebenarnya adalah para pemalas!

Setiap kali ketika saya ingin memberi komentar di sebuah blog yang mengharuskan saya melakukan sesuatu selain mengisi nama dan alamat emailsaya selalu memilih tidak jadi berkomentar! Kenapa? Karena memang saya pemalas.

Penggunaan CAPTCHA, saya benci captcha. Memang, sekali dua kali saya pernah memaksakan diri memlototi captcha untuk berkomentar, namun hanya jika saya benar-benar merasa sangat tertarik untuk berkomentar. Selebihnya, saya lebih memilih untuk meninggalkan blog tersebut.

Moderasi komentar adalah hal lain yang menurut saya TIDAK perlu dilakukan. Karena ketika Anda mencoba menyaring komentar yang masuk, pengunjung akan merasa bahwa Anda tidak fair. Menganggap Anda curiga dan mementingkan diri sendiri.

Selain itu, orang yang berkomentar cenderung ingin langsung melihat komentarnya muncul, dan dengan memoderasinya, Anda tidak memenuhi harapan mereka. Saya juga dulu melakukannya, tapi sekarang tidak lagi, bahkan sekarang saya menganggap bahwa memoderasi komentar lebih banyak sisi buruknya dibanding keuntungannya.

Jika Anda merasa takut mendapat banyak komentar spam, paling buruknya, Anda tinggal menghapus komentar-komentar tersebut. Dan berdasarkan pengalaman saya sendiri, sangat jarang ada orang iseng yang menghabiskan waktu mengirim komentar yang tidak perlu. Jadi, biarkan pengunjung Anda mendapat kemudahan untuk mengomentari blog Anda.


Kesimpulannya, inilah beberapa hal yang dapat mencegah pengunjung blog Anda untuk berkomentar. Dan mestinya hal ini tidak perlu dilakukan:
  • CAPTCHA
  • Moderasti komentar
  • Login (seperti bagi Anda yang menggunakan WordPress yang mengharuskan login untuk berkomentar)
  • Konfirmasi email
  • Hal lain yang membuat proses berkomentar menjadi bertele-tele
Itulah beberapa hal yang harus menjadi pertimbangan jika Anda menginginkan blog Anda ramai menjadi tempat berdiskusi. Anda memiliki pendapat lain? Silakan membaginya melalui kolom komentar di bawah.

Salam.

Selasa, 03 September 2013

5 Hal yang Membuat Blog Anda Belum Bisa Menghasilkan Uang

0 komentar
Sebelum dapat menghasilkan uang dari blog, ada beberapa hal yang mesti ada siapkan. Jika hal ini belum Anda miliki, maka blog Anda belum akan menghasilkan apa-apa.

Nah, inilah 5 hal yang menjadi alasan mengapa blog Anda belum dapat menghasilkan uang:

1. Anda belum memiliki produk
Loh? Saya tidak ingin jualan barang kok, saya hanya ingin mengelola blog dengan menulis konten disana, bukan ingin berjualan barang!

Oke, jangan salah paham. Ya betul, konten. Itulah produk Anda. Konten atau artikel adalah produk bagi seorang blogger.

Seperti di dunia nyata, jika Anda ingin menghasilkan uang, Anda harus memiliki produk untuk dijual. Tapi sayangnya banyak orang tidak menerapkan prinsip yang sama di dunia online.

Anda telah menghabiskan waktu beberapa jam untuk membuat blog baru, telah memposting 10 artikel, itu belum bisa dikatakan Anda telah memiliki produk. Sampai disini Anda baru sebatas mengikuti instruksi dasar bagaimana membuat blog, lantas menghabiskan beberapa hari untuk menulis 10 artikel.

Blog baru dengan 10 artikel, masih jauh bisa dikatakan sebagai produk ataupun sebuah layanan. Bukankah saya telah bekerja dan bersusah payah? Tentu. Anda telah melakukan sesuatu, Anda telah mengeluarkan 'keringat' membuat blog, serta telah memeras otak untuk menulis kontennya. Betul. Tapi tidak ada menyuruh Anda! Tidak ada yang meminta Anda untuk menuliskan pengalaman liburan Anda di Bali. Tidak ada yang menyuruh Anda untuk menulis situs-situs favorit Anda. Tidak ada!

Membuat blog dan mengisinya dengan berbagai konten, bukanlah sebuah produk. Sebuah blog baru bisa dikatakan telah memiliki produk, HANYA ketika Anda telah menyajikan konten yang diharapkan, dicari dan diinginkan oleh orang lain.

Bahkan, bila Anda mampu membuat artikel terbaik sejagat raya, tidak akan banyak berguna, jika tidak ada orang yang mencarinya, menginginkannya dan membacanya! Butuh waktu dan proses guna merubah blog Anda menjadi sebuah produk yang layak untuk dijual.

Orang mengunjungi blog Anda, karena mereka menginginkan konten Anda, produk Anda! Milikilah dulu sebuah produk, uang akan datang dengan sendirinya.

2. Kekecawaan di awal perjuangan
Jika Anda berharap dan berpikir dapat menghasilkan uang sejak hari pertama Anda blogging, berarti Anda sedang menyiapkan diri untuk kecewa. Saya pun demikian. Untungnya saya segera menyadari, bahwa itu sesuatu yang salah.

Seperti yang pernah saya alami, di awal 'perjuangan', akan butuh ratusan jam untuk membuat blog Anda menjadi lebih baik dan bisa menyajikan konten yang bagus.

Jika Anda melakukannya semata demi uang, jika setiap menit yang Anda habiskan untuk blogging dihitung sebagai jam kerja yang harus dibayar, maka yang akan Anda dapatkan pasti hanya sebuah kekecewaan.

Jangan berharap mendapatkan hasil dengan cepat. Jangan biarkan diri Anda tenggelam dalam kekecewaan yang tidak perlu. Semua hanya sekedar butuh waktu.

3. Tidak mematuhi aturan
Hal berikutnya yang mungkin menjadi alasan kenapa blog Anda belum juga mendatangkan uang adalah karena ketidakpatuhan Anda sendiri.

Anda mungkin berpikir bahwa internet adalah sebuah dunia yang bebas. Anda bebas untuk berbicara apa saja. Anda bebas untuk menulis apa saja. Pokoknya Anda bebas melakukan apa saja.

Anda salah!

Ketika mendapatkan akun afiliasi atau akun periklanan (semisal Adsense), Anda sedang menjalin sebuah kesepakatan. Anda sedang berada pada sebuah perjanjian bisnis! 

Saya masih melihat, banyak orang membuat blog baru, lalu beberapa hari kemudian membuka akun Adsense. Mereka pun mulai memenuhi blog mereka dengan iklan, tanpa benar-benar membaca dan mengerti TOS (term of service), yang berisi perjanjian dan aturan dalam menjalankan Adsense.

Adsense memiliki aturan yang harus dipatuhi, tentang konten apa yang boleh dan tidak, dimana iklan ditempatkan, berapa banyak iklan yang boleh dipasang dan lain sebagainya. Jika Anda melanggar peraturan tersebut, Anda akan diputus secara sepihak oleh Adsense sebagai mitra. Hal yang sama juga berlaku untuk program sejenis lainnya.

Intinya, kita tidak boleh melanggar peraturan. Kita sedang menjalin sebuah kontrak kerjasama bisnis dengan mereka. Apa kira-kira yang akan Anda lakukan, ketika menjalin kerjasama dengan seorang teman, kemudian teman tersebut melanggar perjanjian yang telah disepakati?

Banyak orang belum mampu mendapatkan uang dari blog mereka karena hal ini. Taati peraturan, itu cara yang benar menghasilkan uang dari blog Anda.

4. Blog Anda mungkin dianggap spam
Ketika orang baru pertama kali mengunjungi sebuah situs, dan menemukan bahwa situs tersebut penuh dengan iklan, apa yang dipikirkan? Orang akan mudah curiga sekaligus bertanya, apakah situs ini ingin membantu saya, atau hanya sebatas menginginkan uang dari saya?

Internet penuh dengan situs-situs yang ingin 'meminta' tanpa berusaha untuk 'memberi'. Situs semacam ini hanya sebuah tempat pemasangan iklan, sedikit sekali atau bahkan tidak ada nilai lebih untuk pengunjung. Orang-orang membenci situs semacam ini, dan mereka akan dengan cepat menekan tombol back segera setelah melihatnya kurang dari 1 detik!

Jika Anda memasang iklan atau menawarkan produk, sementara blog Anda tergolong masih baru dan belum dikenal baik, akan mudah orang menjadi salah persepsi. Mereka akan menganggap blog Anda sebagai spam.

Di awal-awal blogging, Anda melakukan promosi mengenalkan blog Anda. Anda mengatakan melalui berbagai media sosial bahwa blog Anda penuh dengan informasi bermanfaat. Orang belum mengenal Anda. Mereka tentu saja tidak akan percaya begitu saja. Kemudian karena penasaran mereka mulai mengunjungi blog Anda. Ternyata yang mereka temukan hanyalah blog yang dipenuhi berbagai iklan atau penawaran suatu produk, dengan desain yang buruk. Sudah pasti mereka akan menganggap blog Anda sebagai spam.

Yang menjadi permasalahan utama adalah: Anda belum mendapatkan kepercayaan! Di awal-awal, orang-orang mengunjungi blog Anda, karena 'diminta' oleh Anda. Tapi siapa Anda? Kenapa saya harus mempercayai Anda? Di awal-awal, Anda bukan siapa-siapa. Anda bukan apa-apa di antara jutaan blogger lainnya di dunia! Dan tidak ada satupun yang mempercayai Anda.

Hanya setelah Anda berhasil membangun trust. Hanya setelah blog Anda mulai dibicarakan dan diapresiasi. Anda baru mulai dapat menghasilkan uang dari blog Anda. Orang yang datang setelah mendengar kabar baik mengenai blog Anda, tidak akan memiliki perasaan curiga. Mereka percaya, karena reputasi Anda.

Ada perbedaan yang sangat besar antara mereka yang mengunjungi blog Anda karena mendengar informasi bahwa blog Anda 'luar biasa', dengan mereka yang berkunjung karena Anda memohon kepadanya.

5. Uang nomor 1, pembaca nomor 2
Ini yang menyebabkan blog Anda belum menghasilkan uang berikutnya. Jika Anda memulai blogging dengan mengharap langsung mendapatkan uang dengan cepat, maka tidak akan mendapatkan apa-apa.

Di awal-awal perjalanan, Anda harus memfokuskan perhatian terhadap pembaca dan pengunjung blog Anda. Kerahkan segenap energi kreatif Anda untuk membantu orang lain, untuk memberi manfaat dan berpengaruh baik terhadap kehidupan seseorang.

Sebuah blog yang mampu membari pengaruh dan dampak yang baik terhadap cara hidup orang-orang, akan sangat mudah dimonetisasi dan mendatangkan uang.

Sebaliknya blog yang tidak memberi dampak apapun, tidak memberi manfaat yang nyata bagi kehidupan, akan sangat sulit untuk bisa menghasilkan uang, sekeras apapun usaha yang Anda lakukan.

Intinnya, beri perhatian terhadap orang-orang, bukan kepada uang. Maka uang akan mengikuti dengan sendirinya.

Itulah 5 hal yang bisa menjadi penyebab, mengapa sampai saat ini blog Anda tidak menghasilkan uang seperti yang diharapkan. Apakah Anda memiliki pendapat lain? Saya ajak Anda untuk berbagi melalui komentar di bawah. Semoga bermanfaat.

Salam.

Tips Menulis Artikel Abadi

0 komentar
Salah satu cara membuat blog kita bisa bersaing dan bertahan lama adalah dengan menyajikan konten atau artikel abadi, yaitu artikel yang tak lekang oleh waktu.

Yang saya maksud abadi di sini bukan berarti artikel tersebut akan bertahan selama-lamanya. Namun, artikel tersebut dapat memberi manfaat untuk hari ini, besok lusa, bulan depan, bahkan mungkin bertahun-tahun kemudian. Dengan kata lain, artikel abadi adalah artikel yang tak lekang waktu. Dibaca hari ini ataupun dibaca tahun depan, tetap memberi manfaat yang sama. Sudah menangkap apa yang saya maksud?

Mulai sekarang, silakan Anda fokus untuk membuat artikel abadi sebanyak-banyaknya. Itu adalah sebuah investasi jangka panjang. Taruh kata, tahun depan Anda sudah tidak blogging seaktif sekarang, jika artikel Anda tidak lekang oleh waktu, maka Anda tidak harus kehilangan pembaca bukan?

Nah, di bawah ini saya berbagi tips seputar masalah artikel abadi ini:

1. Jangan gunakan kata-kata yang merujuk kepada waktu tertentu.
Misalnya kata: kemarin, hari ini, minggu lalu, bulan ini, saat sekarang, Agustus 2013, dan lain sebagainya., sebisa mungkin dihindari pemakaiannya. Ketika pembaca menemukan kata-kata ini, mereka cenderung langsung menganggap bahwa tulisan Anda tidak lagi relevan, sehingga tidak tertarik untuk menyelesaikannya sampai tuntas.

2. Jangan taruh tanggal posting di bagian atas
Ini pengalaman pribadi saja sebenarnya. Sering ketika saya menemukan satu artikel yang menarik perhatian, tapi begitu baru akan membacanya, saya lihat tanggal postingnya terlebih dahulu dan ternyata artikel tersebut ditulis pada tahun 2004. Hmmm... 9 tahun yang lalu. Saya langsung berpikir bahwa artikel tersebut pasti sudah tidak relevan lagi, dan akhirnya saya langsung back to halaman hasil pencarian Google. Jadi, taruh tanggal posting Anda di bagian bawah artikel.

3. Buang saja arsip bulanan
Seperti yang Anda lihat di Portal-Uang ini, saya tidak menggunakan arsip bulanan. Saya menganggap bahwa arsip bulanan ini tidak terlalu bermanfaat. Nyatanya, kebanyakan orang tidak begitu menyukai dan tidak tertarik dengan tulisan lama. Orang lebih tertarik dengan tulisan yang segar, terbaru, terupdate. Nah, arsip bulanan ini lah yang menurut saya, ikut andil membuat artikel-artikel Anda tampak sudah tua dan tidak up to date lagi. Akhirnya, saya memutuskan untuk membuangnya saja.

4. Berikan nilai tambah pada tulisan dalam bentuk berita terkini
Ketika Anda menulis sebuah artikel yang diperkirakan tidak lagi relevan dalam jangka 1 - 2 bulan ke depan, sepert artikel berita, tambahkan sebuah nilai tambah. Bisa analisis mendalam terhadap berita tersebut, pendapat pribadi Anda sendiri, berbagai referensi yang relevan dan sebagainya. Itu akan membuat artikel tersebut mampu bertahan lebih lama dari yang seharusnya.


Nah, itulah beberapa tips mengenai artikel abadi, artikel yang tidak dimakan oleh waktu. Artikel yang terus memberi manfaat yang relevan untuk hari ini, esok, bulan depan, bahkan bertahun-tahun kemudian.

Bagaimana? Sudahkan Anda menyiapkan artikel abadi Anda? Semoga bermanfaat.

Salam.

Senin, 02 September 2013

Mmm... Copasser: Bagaimana Kita Menyikapi?

0 komentar
Bagaimana perasaan Anda jika menemukan ada orang lain mencuri artikel kita?

Kita sebagai blogger, tentu saja bangga dengan apa telah kita sajikan di blog kita. Kita bangga dengan keunikan kita, bangga bahwa kita tampil berbeda dari yang ada.

Kita akan merasa senang, ketika menemukan ada seseorang mengutip tulisan kita dan memberikan link blog kita di situs mereka. Kita senang karena merasa bahwa tulisan kita mendapatkan penghargaan dari orang lain. Rasa lelah dan usaha keras untuk menulis artikel terbayar dan tidak terasa lagi.

Namun sayangnya tidak semua pembaca blog kita memiliki sikap dan tujuan yang baik. Mungkin ada beberapa di antara mereka mengunjungi blog kita, hanya untuk 'mencuri' konten yang telah kita buat dengan susah payah. Mereka kemudian memasangnya di blog mereka, dan mengakui itu adalah buah karya mereka. Bahkan mungkin dengan itu mereka mendapatkan uang. Itulah plagiator. Itulah yang biasa kita sebut dengan "COPASSER" alias blogger bermental kekanakan, yang hanya bisa menekan Ctrl + C dan Ctrl + V di keyboard mereka!

Apakah Anda merasa senang ketika ada yang copas artikel Anda?
Saya sendiri tidak. Memang ketika ada seseorang yang meng-copas artikel-artikel kita, itu menunjukkan bahwa artikel dianggap baik. Tapi mestikah kita merasa senang? Saya kira tidak. Karena bagi saya, itu adalah sebuah tindakan yang melanggar kode etik.

Apa yang harus saya lakukan untuk mencegahnya?
Sayangnya, terus terang saya katakan: tidak ada! Dunia internet adalah dunia yang begitu terbuka. Bisa saya katakan pula, jika tulisan Anda bisa dibaca orang lain, maka tulisan itu bisa dicopas! Tidak acara untuk mencegahnya.

Memang banyak juga blogger yang melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir potensi tulisannya dicuri, seperti membuat artikel Anda tidak bisa dicopy paste secara langsung. Tapi itupun tidak bisa mencegahnya 100%. Lagipula, saya tidak merekomendasikan cara itu, karena 99% pengunjung blog Anda adalah orang baik, dan mungkin saja mereka perlu untuk mengutip tulisan Anda, sebagai referensi tulisan di blog mereka, dengan menyertakan link ke halaman Anda. Bukankah itu hal baik?

Bagaimana cara menemukan copasser?
Cara paling mudah, gunakan fasilitas pencarian duplicate content atau plagiarism. Salah satunya adalah copyscape. Cara kerja sama seperti mesin pencari, dimana dia akan mencari apakah sebuah halaman memiliki konten yang sama atau tidak. Jika menemukan, akan ditampilkan di hasil pencarian. Masukkan url halaman yang ingin Anda cek, klik GO dalam sekejap Anda akan melihat hasilnya.

Setelah saya menemukan, apa yang harus saya lakukan kemudian?
Pertama kali, saya sarankan untuk menghubungi mereka secara baik-baik. Minta dengan baik-baik pula agar mereka menghapus kontent hasil copas milik Anda. Beberapa kali saya berhasil dengan cara ini.

Jika langkah ini tidak diindahkan, barulah Anda melakukan sesuatu yang lebih 'keras'. Seperti misalnya, jika mereka menjalankan Adsense di blog mereka, Anda bisa melaporkan hal ini kepada Google atas pelanggaran TOS Adsense berkaitan dengan konten. Hal yang sama dapat Anda lakukan untuk program afiliasi lainnya. Dan jika mereka menemukan memang telah terjadi pelanggaran, akun mereka akan dibanned, dan paling tidak mereka tidak lagi menghasilkan uang dari konten plagiat.

Itulah beberapa hal tentang plagiarism atau copasser, semoga tidak ada lagi orang yang melakukan hal tersebut.

Oya, ada satu pertanyaan lagi: Apakah ketika artikel kita dicopas orang lain membuat rank pencarian kita jatuh di mata mesin pencari? Jika kembali ke masa lalu, mungkin jawabannya iya. Tapi, saat ini saya melihat mesin pencari menjadi semakin cerdas, terutama Google. Google setiap saat terus meningkatkan algoritma pencariannya.

Saat ini mesin Google akan menganggap konten hasil copas sebagaimana apa adanya, yaitu konten hasil copy! Sebuah nilai plus bagi Anda yang dicuri artikelnya, dan nilai minus bagi mereka para copasser. Dan bagi copasser akan ditandai sebagai spam, dan sangat mungkin akan terkena penalti atau sama sekali tidak terindeks, bahkan jika blog tersebut berada di host Google bisa akan langsung dihapus oleh Google sendiri. Jadi, dalam hal ini tidak perlu terlalu dikhawatirkan.

Yang perlu diingat lainnya adalah, jika ada blogger lain menyajikan konten persis sama, tapi dengan memberikan kredit dan mungkin link ke halaman Anda, itu bukanlah termasuk pelanggaran. Sebaliknya jika seluruh konten Anda dikopi tanpa menyertakan referensi sumber atau link, itu berarti Anda menjadi korban plagiarism.

Itulah sekelumit tentang salah satu kegiatan yang paling menjengkelkan bagi para blogger yang tulus dan menghargai karya orang lain. Semoga kita tidak melakukan hal ini. Semoga bermanfaat.

Salam.

Sudah Siap Membuat Blog Kedua?

0 komentar
Kebanyakan orang (termasuk saya) memulai blogging karena kesenangan dan hobby. Berawal dari keinginan untuk berbagi dengan orang lain. Akibatnya, mereka tidak mempersiapkan diri dengan membuat strategi, menentukan target, cara berpromosi, memilih nama domain dan lain sebagainya. Hasilnya? Tentu saja seringkali tidak maksimal.

Portal-Uang bukanlah blog pertama saya, bahkan bukan juga yang kedua. Saya pernah membuat beberapa blog sebelumnya. Nah, dari pengalaman, pembelajaran dan pengetahuan yang saya dapatkan selama membangun blog pertama itu, saya gunakan untuk membangun blog Portal-Uang ini.

Tentu saja, kali ini saya lebih terarah, memiliki strategi yang lebih baik untuk membangun blog yang sukses. Sangat jarang seorang blogger mampu mencapai sukses melalui blog pertamanya.

Nah, jika saat ini Anda sudah memiliki blog, tapi masih 'jalan di tempat', belum memberikan hasil yang diharapkan, ada baiknya Anda mempertimbangkan  untuk membuat blog yang kedua.

Loh? Bukankah kita harus persisten, sabar, tekun, tidak boleh menyerah dalam membangun blog yang sukses?

Betul untuk membangun blog yang sukses dibutuhkan kesabaran dan persistensi. Tapi persistensi hanya bisa dipertahankan jika Anda sendiri merasa yakin bahwa Anda telah berada pada jalur yang benar. Sebelum ini, saya pernah menulis 6 tanda blog Anda berada pada jalur yang benar, silakan cek tanda-tanda tersebut untuk mengetahui apakah blog Anda saat ini telah berada pada trek yang tepat atau tidak.

Intinya, jika Anda merasa blog Anda saat ini tidak berada pada jalur yang tepat untuk sukses, tidak ada salahnya Anda membuat blog yang kedua.

Bekal pengalaman dan pengetahuan hasil belajar selama mengelola blog pertama menjadi bahan bakar penting dalam mencapai sukses melalui blog kedua Anda.

Namun demikian, ada beberapa yang perlu dipertimbangkan dengan baik sebelum memutuskan membuat blog yang kedua, seperti memilih nama domain yang baik, riset niche dan riset keyword, memilih metode promosi yang terbukti bekerja dengan baik, manajemen waktu, menulis artikel yang berkualitas dan lain sebagainya.

Hal ini sangat penting, karena blog kedua Anda harus lebih berhasil dan sukses dibanding blog pertama Anda. Jika hasilnya sama, buat apa membuat yang baru?

Nah, bagaimana? Anda telah siap membuat blog kedua? Senang sekali jika Anda mau berbagi pendapat melalui kolom komentar. Semoga bermanfaat.

Salam.

Minggu, 01 September 2013

6 Tanda Blog Anda Berada pada Jalur yang Benar

0 komentar
Membuat dan membangun blog baru, memang penuh tantangan. Butuh waktu dan kerja keras. Sayangnya, banyak di antara para blogger akhirnya menyerah dan berhenti. Kekurangan motivasi dan kesabaran menjadi penyebab utama.

Untuk terus memonitor apakah blog kita telah berada pada jalur yang benar atau tidak, diperlukan parameter-parameter sebagai tolak ukur.

Setelah menentapkan target jangka panjang dan target jangka pendek Anda dalam blogging, Anda perlu memperhatikan tanda-tanda di bawah ini. Sebagai barometer apakah Anda telah berada pada jalur yang tepat dalam membangun blog atau tidak. Jika ada beberapa hal yang sampai saat ini belum tercapai, segera Anda bisa membuat langkah yang diperlukan untuk memastikan blog kita mencapai tujuan yang diharapkan.

Inilah beberapa tanda bahwa blog kita telah berada pada trek yang benar:
  • Peningkatan jumlah pengunjung. Blog yang sehat akan mengalami peningkatan jumlah visitor, pageview, dan pageview per visit. Selama ada peningkatan, meskipun lambat adalah tanda baik, bahwa blog Anda sudah berada pada jalur yang benar.
  • Peningkatan jumlah komentar yang bermutu. Jika orang-orang mulai mengomentari tulisan-tulisan Anda, berarti Anda berhasil menarik perhatian mereka. Seiring lebih dikenalnya kita dalam blogosphere, maka jumlah komentar pun akan terus bertambah, dan itu sesuatu yang sangat bagus. Sebagai tips tambahan, berkomentar di blog orang lain menjadi salah satu cara promosi yang sangat efektif.
  • Peningkatan jumlah inbound link. Jumlah link yang terus bertambah pun menjadi salah satu indikator apakah blog kita sudah cukup dikenal atau tidak. Meskipun lambat, penambahan ini menjadi tanda blog kita sedang menuju target keberhasilan.
  • Peningkatan jumlah pengunjung yang berlangganan. Meraih kepercayaan dan mendapatkan pengunjung yang berlangganan melalui email bukanlah hal yang mudah. Jika Anda melihat ada penambahan dari waktu ke waktu jumlah pelanggan ini, walaupun lambat, itu benar-benar sinyal bagus untuk terus membangun blog Anda.
  • Peningkatan kualitas konten. Seiring waktu, kemampuan Anda dalam menulis artikel yang bagus dan menyajikan konten yang baik, seharusnya semakin meningkat. Jika demikian, maka Anda telah berada pada jalur yang tepat dan sedang menuju target yang ingin Anda capai.
  • Konsistensi membuat postingan. Jika Anda telah menetapkan akan membuat posting 3 kali seminggu, dan Anda tetap bertahan dan konsisten setelah beberapa lama, berarti Anda berada pada jalur yang benar. Namun, jika Anda menetapkan untuk membuat posting harian, terus setelah beberapa bulan Anda hanya bisa menghadirkan 2  - 3 postingan saja per minggu, itu tandanya Anda sedang berjalan mundur. Tetapkan seberapa banyak waktu yang Anda miliki, tetap konsisten dengan itu, itu jalan sukses dalam blogging.
Itulah 6 tanda atau sinyal bahwa Anda berada pada trek yang benar dalam blogging. Semoga keenam hal tersebut telah Anda miliki. Jika demikian, tidak diragukan Anda sedang menuju kesuksesan melalui jalan yang tepat. Bagaimana? Sudah melihat tanda-tanda tersebut? Keep happy blogging!

Salam

5 Tips Menjaga Klien Tidak Lari

0 komentar
Ada sebuah pepatah terkenal: 'mencari pelanggan baru adalah sulit, tapi menjaga pelanggan yang sudah ada adalah jauh lebih sulit'. Kalimat ini mungkin ada benarnya, bahkan ada yang mengatakan: bahwa mencari pelanggan baru itu mudah, yang sulit adalah mempertahankan pelanggan yang sudah ada.

Hal ini menunjukkan bahwa diperlukan upaya-upaya khusus, agar pelanggan / klien tidak beranjak meninggalkan kita, dan terus menggunakan jasa atau menggunakan produk yang kita miliki.

Sebelumnya, saya sudah mengupas tips sukses menjadi freelancer. Nah, kali ini saya ingin berbagi beberapa tips sederhana untuk menjaga hubungan baik dengan klien. Intinya adalah hubungan yang kuat dan baik antara kita dengan para pelanggan / klien. 

Tips ini sebenarnya adalah prinsip-prinsip umum dalam seni komunikasi bisnis, karena itu apapun bentuk usaha dan pelayanan anda, anda bisa menerapkan tips ini. Namun, karena saya sendiri adalah seorang freelancer, maka di sini saya lebih menekankannya kepada para freelancer, sebagai bekal mencapai kesuksesan.

1. Panggil klien dengan nama
Ini adalah hal terpenting dalam menjaga komunikasi dan hubungan yang kuat. Orang akan merasa dihargai ketika dipanggail dengan namanya, sehingga mereka akan merasa dekat dan membuka diri. Yang aku maksud disini, bukannya kita memanggil dengan nama saja, tetap kita harus menjaga sopan santun dalam komunikasi. Misalkan bila klien usianya jauh lebih tua, kita dapat memanggilnya dengan Pak Budi, Mas Budi, dan sebagainya. 

Namun demikian, apabila klien berasal dari negara-negara Eropa (barat), menurut pengalaman saya, mereka lebih suka langsung dipanggil namanya saja. Gunakan sapaan seperti : "Dear Pete", "Hi Peter" itu akan membuat suasana lebih akrab, jauh lebih baik dibanding dengan "Dear hiring manager". Tidak ada sentuhan personal, dan itu tidak baik dalam manjaga komunikasi yang berkualitas.

2. Ngobrollah dengan klien
Selain membicarakan proyek yang sedang digarap, sesekali anda perlu membicarakan hal-hal kecil di luar itu. Tanyakan berapa lama sudah menekuni bisnis ini misalnya, apa rencana ke depan bila job ini telah selesai dilaksanakan, dan sebagainya. Tapi perlu juga diingat, jangan terlalu berlebihan melibatkan diri dengan hal-hal yang terlalu pribadi, cukup pembicaraan ringan tentang hal-hal ringan. Ini sangat baik dalam rangka menjaga hubungan dan komunikasi.

3. Tawarkan bantuan
Bila anda sudah cukup mengenal klien, dan mungkin sudah beberapa kali dia menggunakan jasa anda, tidak ada salahnya anda memberikan hal lebih, meski itu tidak ada dalam kontrak kerja. Seperti misalnya, anda mendapatkan kontrak desain logo, begitu logo telah selesai dibuat, klien merasa perlu mengganti logo yang lama di situsnya dengan logo baru yang anda buat. Dan klien butuh seseorang untuk melakukannya. Jika memang anda bisa, kenapa tidak? Tawarkan bantuan anda. Dan katakan anda tidak perlu dibayar untuk itu. Tentu saja, karena sifatnya bantuan atau katakanlah service lebih, tawarkan bantuan yang sifatnya ringan-ringan saja. Yakin dengan cara demikian, anda akan memiliki hubungan yang kuat lagi dengan klien anda.

4. Selalu memberikan hasil terbaik
Betapapun kita mampu melakukan komunikasi yang baik dengan klien, itu semua tidak berarti bila kita tidak berusaha untuk selalu dan selalu memberikan layanan dan outcome terbaik kita. Hasil kedua kita harus sama baik dengan hasil yang pertama, tidak ada penurunan standar kualitas. Kenapa saya perlu menyampaikan ini? Karena biasanya, karena kita mengangap telah memperoleh kepercayaan dari klien, ketika mendapatkan job kedua, ketiga dan seterusnya, kita tidak lagi berusaha sekeras yang pertama kali. Yakinlah, itu adalah salah. Yang benar adalah, sepanjang waktu, kualitas terbaik adalah hal mutlak.

5. Tanyakan apa lagi yang bisa anda lakukan untuk kemajuan bisnis si klien
Ini hal terakhir yang perlu juga anda lakukan. Tanyakan kepada klien, setelah selesai suatu kontrak, apalagi yang bisa anda lakukan untuk kemajuan usahanya. Jika ada, berikan juga ide dan saran anda agar klien mendapatkan yang terbaik. Biasanya, dengan cara ini, saya mendapatkan job tambahan, bahkan job di luar bidang keahlianku sendiri. Kenapa demikian? Karena dengan ini, klien merasa bahwa kita peduli dengan keberhasilan mereka.

Itulah beberapa tips sedarhana dalam menjaga kualitas hubungan dengan klien. Jika kita bisa melakukannya dengan baik, bukan saja kita bisa mempertahankan klien yang sudah ada, tapi kita juga akan kebanjiran job baru dari klien baru hasil dari rekomendasi mereka. Semoga bermanfaat.

Salam.

Followers

 

Blogspot.com. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com