Jumat, 30 Agustus 2013

Posting Ke-100, Sebuah Evaluasi

0 komentar
Ini adalah artikel ke-100 yang saya tulis di blog yang sederhana ini. Sejak memulainya saya memang telah membuat target paling tidak membuat 100 artikel sampai akhir bulan Agustus 2013. Alhamdulillah, hari ini tercapai. 

PortalUang sendiri saya buat bulan Juni, posting pertama tertanggal 20 Juni 2013. Jadi bisa dikatakan blog ini baru berumur 2 bulan 10 hari. Satu waktu yang sangat pendek, masih bayi dan belum bisa berbuat banyak.

Banyak halangan, tantangan sekaligus pengalaman berharga yang saya dapatkan dari perjalanan mengelola blog ini sejak 2 bulan lalu. Belum semua target didapat, belum semua strategi berhasil, dan masih banyak hal-hal yang kurang sempurna. Namun demikian, saya menganggap semua butuh waktu dan proses, dan sampai saat ini paling tidak saya menganggap masih berada pada track yang benar.

Beberapa hal yang saya capai sampai saat ini, meskipun hanya berupa pencapaian kecil, namun itu cukup mampu menyuntik semangat tambahan untuk terus belajar lebih baik.
  • Saya menargetkan Alexa Rank sampai akhir Agustus, bisa mencapai 500 ribuan. Hasilnya, PortalUang medapatkan lebih dari itu. Hari ini rank Alexa PortaUang telah mencapai angka 211 ribuan.
  • Saya menargetkan paling tidak ada 3 artikel yang masuk SERP halaman 1. Hasilnya, saat ini PortalUang ada lebih dari 10 artikel masuk ke halaman 1 hasil pencarian Google. Bahkan beberapa di antaranya bukan hanya masuk halaman pertama, tapi juga nangkring di posisi paling atas. Semoga menjadi semakin baik.
Tentu, saja pencapaian itu bukanlah hal yang luar biasa, bahkan hanya hal kecil. Tapi, jujur itu sangat berarti buat saya, paling tidak sebagai bahan bakar untuk terus blogging lebih baik.

Terakhir saya ingin mengucapkan banyak sekali terima kasih kepada kawan-kawan yang telah berkomentar, khususnya bagi kawan yang menyempatkan untuk bertanya kepada saya. Sungguh itu sangat membantu, dari pertanyaan kawan semua saya mendapatkan ide untuk menulis sebuah artikel. Jika tidak dibantu oleh kawan-kawan, mungkin target 100 artikel akhir bulan ini tidak tercapai. Sukses untuk kita semua.

Salam.

Meminta Teman Untuk Klik: Cara Sukses Adsense?

0 komentar
Banyak forum dan grup di media sosial tentang Adsense, berubah fungsi menjadi ajang C4C (click for click), yaitu saling meminta untuk mengklik iklan Adsense di masing-masing blog.

Ya sah-sah saja sih, namanya juga usaha. Tapi ada pertanyaan di kepala saya: 'Apakah seseorang bisa sukses menjalankan Adsense dengan cara seperti itu?' Saya sering bertanya banyak kepada banyak orang, yang saya anggap cukup berhasil di Adsense, hasilnya tidak ada satupun dari mereka yang melakukannya, apalagi merekomendasikannya.

Pertanyaan tadi menurut saya penting, karena jika memang tidak terbukti membawa keberhasilan, buat apa buang-buang waktu dan energi? Kenapa kita tidak fokus saja terus membangun blog yang bagus? Yang mendatangkan banyak pengunjung?

Cara itu selain tidak terbukti berhasil, juga jelas melanggar kebijakan dan TOS Adsense. Dan Adsense cukup pintar memindai mana klik yang alami dan mana klik yang melanggar. Sedangkan untuk jenis pelanggaran yang satu ini, akibatnya cuma satu: akun Adsense Anda akan dibanned!

Melalui tulisan ini saya ingin mengajak Anda semua, yang menjalankan Adsense agar tidak sekali-sekali melanggar kesepatakan kita dengan Adsense.

Saya mengerti bahwa Anda ingin dengan cepat mendapatkan hasil dari Adsense, tapi saya berani memastikan bukan begitu cara yang benar mendapatkan uang banyak dari Adsense. Berpikirlah untuk jangka panjang. Jika Anda pernah melakukannya, mulai sekarang stop, selagi Anda masih belum dibanned oleh Adsense. 

Seberapa besar yang Anda dapatkan dengan cara seperti itu? Kenapa mengorbankan keutuhan akun demi beberapa sen per hari?

Dilihat dari sisi manapun, meminta klik Adsense kepada orang lain, bukanlah sebuah pilihan untuk sukses dalam blogging. Anda tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal, akun Anda akan dibanned, dan yang pasti nama baik dan reputasi Anda akan 'jatuh' di mata orang lain. Hal yang terakhir yang menurut saya paling merugikan.

So, don't do that! Masih banyak cara yang benar mendapatkan banyak uang dari Adsense. Apakah Anda setuju dengan pendapat saya? Sampai ketidaksetujuan Anda melalui kolom komentar.

Salam.

Kamis, 29 Agustus 2013

Manfaat Berkomentar di Blog Orang Lain

0 komentar
Di berbagai forum saya sering melihat banyak blogger mengatakan:

"Gan, komen-komenan yuk!"

"Komen dong, dijamin 1000% dikomen balik"

"Kunjungi blog saya, jangan lupa komen ya? Nanti saya komen juga deh"

dan beberapa kalimat senada lainnya. Apa artinya ini semua? Artinya kita semua sebagai blogger, mengharapkan dan senang jika ada orang lain berkomentar di blog kita, bukan? Dan itulah yang membuat beberapa blogger menulis kalimat-kalimat di atas. 

Memang tidak ada yang salah dengan 'permohonan' itu. Tapi, kenapa sih kita harus "menerima" dulu baru kita mau "memberi"? Rumus dalam segala hal adalah, jika Anda ingin menerima, maka Anda memberi  terlebih dauhulu. Begitu juga halnya dengan masalah komen ini. Jika Anda ingin blog Anda ramai dikomentari, maka Anda harus lebih dulu rajin berkomentar di blog lain.

Terlepas dari masalah itu, memberi komentar yang baik di blog orang lain banyak memberi manfaat. Dan kali ini saya ingin menguraikan sedikit tentang manfaat berkomentar. Inilah manfaat berkomentar di blog lain.

1. Memberi apa yang diinginkan orang lain
Ini adalah hal baik. Banyak blogger mengeluh bahwa tidak ada yang tertarik berkomentar di blog mereka. Seharusnya mereka bertanya: "sudahkah saya berkomentar di blog orang lain?" Perlakukanlah orang lain seperti Anda ingin diperlakukan.

2. Menjalin pertemanan
Ketika memutuskan untuk blogging, sebenarnya kita telah bersedia menjadi bagian dari blogosphere. Jaringan para blogger. Dengan berkomentar, kita akan lebih dikenal, dihargai, diperhitungkan. Kenalkan diri Anda, berkomentarlah, dan carilah teman baru.

3. Mendatangkan trafik
Memang tidak seketika Anda berkomentar, Anda akan mendapatkan banyak trafik. Tapi jika Anda melakukan ini secara berkesinambungan, memberi komentar yang baik, dalam jangka tidak terlalu lama Anda akan mendapatkan banyak trafik tambahan, dari orang-orang yang tertarik dengan komentar Anda. Mereka ingin tahu lebih banyak tentang Anda. Bukankah ini satu hal sangat bagus?

4. Mengasah otak
Bukan hanya TTS yang mengasah otak, hehehe... Dengan berkomentar di blog lain, kita dituntut memahami makna dan tujuang artikel bersangkutan. Otak kita dipaksa mencari sesuatu yang menarik yang bisa dikomentari. Tidak buruk bukan?

5. Menemukan ide baru
Saya seringkali menghasilkan artikel yang tadinya berupa komentar di blog lain. Ketika berkomentar kita berusaha memberi tanggapan, solusi, sanggahan, pendapat pribadi. Bisakah itu dijadikan bahan tulisan untuk posting Anda berikutnya? Cobalah!

6. Membuat artikel yang mengundang komentar
Coba ingat-ingat, artikel semacam apakah yang menarik minat Anda untuk ikut berkomentar? Artikel yang bagaimanakah yang mengundang komentar? Dengan mengomentari artikel orang lain, secara tidak sadar Anda sedang melatih diri untuk bisa menghasilkan tulisan yang menarik untuk dikomentari.

7. Kemampuan menulis meningkat
Saya menganggap berkomentar di blog lain, sebagai latihan menulis. Semakin banyak berkomentar, semakin banyak berlatih. Semakin banyak berlatih, semakin bagus keterampilan kita menulis. Jadi, jika Anda ingin meningkatkan kemampuan menulis, banyak-banyaklah berlatih dengan berkomentar di blog lain.

8. Memberi banyak = menerima banyak
Rumus kehidupan yang saya yakini dan pegang teguh. Semakin banyak memberi, maka semakin banyak menerima. Jika Anda memberi, Anda akan menerima. Sehingga Anda tidak perlu lagi 'meminta-minta' orang lain untuk berkomentar.

Itulah beberapa manfaat berkomentar di blog orang lain yang saya rasakan. Sebenarnya masih banyak lagi manfaat dan sisi positif lainnya. Anda bisa menambahi?

Tips terbaiknya:
Dalam seminggu ke depan, buatlah komitmen untuk selalu berkomentar di blog lain setiap hari. Setiap hari buatlah komentar lebih banyak dibanding hari sebelumnya. Berkomentarlah ke lebih banyak blog dibanding hari sebelumnya. Cari blog yang sesuai dengan niche blog Anda sendiri. 

Berilah komentar yang bermutu, yang bukan sekadar "Nice articles", "Thanks Gan", "Tulisan yang bagus" dan komentar basa-basi lainnya. Berilah sesuatu yang berbeda. Beri nilai lebih pada komentar Anda. Sampaikan ketidaksetujuan Anda. Dan lihat bagaimana hasilnya. Anda akan terkejut dengan hasilnya! Jadi, try this!

Bagaimana? Siap berkomentar banyak dan menerima banyak? Silakan berbagi pengalaman Anda dalam mengomentari blog orang lain. Sukses untuk kita semua.

Update: Selain rajin berkomentar di blog teman, untuk mendatangkan banyak komentar ke blog Anda sendiri, Anda harus mempermudah orang lain untuk berkomentar. Lalu bagaimana caranya memberi komentar yang baik dan menarik perhatian orang lain? Temukan caranya di: Cara Berkomentar dengan Cerdas.

Salam.

Rabu, 28 Agustus 2013

6 Faktor Utama Sukses Menjalankan Adsense

0 komentar
Bagaimana cara sukses mendapatkan uang dari blog dengan Google Adsense?

Adsense masih merupakan pilihan utama mendapatkan uang dengan 'mudah' dari blog. Tidak ada pilihan terbaik lainnya di bidang industri PPC yang bisa menyaingi Adsense.

Namun begitu, tidak banyak publisher Adsense yang benar-benar mendapatkan hasil yang memuaskan, bahkan bagi blogger yang 'jago' marketing dan SEO sekalipun. Banyak faktor yang menjadi kendala.

Nah, dari sekian banyak faktor itu, kali ini saya coba meringkas faktor-faktor utama yang sangat mempengaruhi keberhasilan Adsense. Setidaknya saya menemukan 6 faktor utamanya:

1. Konten yang 'brenas'
Hindari menyajikan konten 'basi', yang telah banyak ditulis oleh ribuan blogger lainnya. Jika rank blog masih rendah, maka akan sulit untuk bersaing di SERP.

Untuk itu, menyajikan konten yang bagusfresh, unik dan bermanfaat adalah hal yang mesti dilakukan. Ini akan membuat blog Anda tampil beda dan memenangkan persaingan.

2. Niche bernilai tinggi
Niche mahal juga menjadi salah satu faktor utama meraih sukses menjalankan Adsense. Jika semua blog Anda hanya fokus terhadap keyword bernilai kecil, maka pendapatan Anda pun akan pas-pasan.

Dengan nilai per klik hanya $0,01 dan Anda hanya bisa mendapatkan 300 klik per bulan misalnya, apakah itu cukup untuk mengganti lelah Anda? Saya kira tidak. Oleh karena itu, Anda mesti memikirkan untuk mencari keyword bernilai tinggi, dan itu bisa Anda dapatkan dengan riset kunci dari akun Adwords.

3. Investasi waktu
Ini adalah yang saya rasakan sendiri. Dulu saya blogging hanya sebatas hobi dan mengisi waktu luang. Apa yang saya dapatkan? Untuk bisa mencapai $100 pertama saya membutuhkan waktu lebih dari 6 bulan! Namun seiring waktu lebih yang saya sediakan untuk blogging dan mengelola Adsense, maka pendapatan pun ikut meningkat secara sangat signifikan.

Kesimpulannya, semakin banyak waktu yang Anda sediakan, penghasilan Adsense Anda akan semakin besar. Begitu juga sebaliknya, semakin sedikit Anda menyediakan waktu semakin kecil pendapatan Adsense Anda. So, investasikan waktu Anda dengan cukup.

4. Merotasi unit iklan
Seperti yang pernah saya terangkan dalam tiga sumber trafik blog yang mempengaruhi pendapatan, trafik terbaik untuk Adsense adalah trafik tertarget dari mesin pencari. Lalu, bagaimana jika blog Anda memiliki banyak sekali pembaca setia?

Pembaca yang selalu mengikuti update blog Anda setiap hari cenderung akan mengabaikan iklan Adsense, sehingga kemungkinan mendapatkan klik dari mereka relatif kecil. Nah, untuk itu Anda perlu merubah tampilan iklan Adsense di blog, sebagai penyegaran untuk mengurangi efek ads blindness.

Caranya bisa dengan mengganti ukuran, desain, posisi penempatan. Atau bisa juga Anda menggunakan metode a/b testing, yang akan membuat tampilan iklan berubah setiap pengunjung membuka halaman baru atau merefresh halaman.

5. Posisi penempatan iklan
Faktor utama lainnya adalah posisi iklan Anda. Posisi iklan terbaik, yang paling banyak disarankan adalah di bagian paro atas (above the fold), yang mana iklan bisa terlihat begitu pengunjung membuka blog Anda, tanpa perlu menggulung layar ke bawah.

Jangan remehkan masalah posisi ini, ini benar-benar faktor yang sangat menentukan. Sampai saat ini, unit yang paling besar memberikan revenue di Portal-Uang, adalah yang berada di bawah judul artikel di setiap halaman posting.

Jadi, jika Anda belum pernah mencobanya, kenapa tidak mulai dari sekarang? Bagi yang belum tahu caranya, silakan baca tulisan saya sebelumnya cara memasang iklan Adsense di atas postingan.

6. Trafik tertarget
Sengaja saya menyebut ini pada poin terakhir. Karena, meski semua poin di atas telah dilakukan dengan baik, tidak akan memberi hasil memuaskan jika blog Anda tidak memiliki trafik! Trafik tertarget! Trafik yang berasal dari search engine.

Jadi, Anda harus sedikit memberi perhatian lebih untuk menarik lebih banyak lagi dan lebih banyak lagi pengunjung. Berkomentar di blog lain dan menulis sebagai blogger tamu, dua cara yang bisa diandalkan, cobalah.

Itulah faktor-faktor kunci yang mesti diperhatikan dengan serius untuk meningkatkan pendapatan Adsense Anda. Faktor ini sebagai pelengkap dan penegasan dari rumus keberhasilan Adsense yang pernah saya bahas panjang lebar sebelumnya.

Saran terakhir, terus lakukan tes sampai Anda menemukan optimasi Adsense yang terbaik bagi blog Anda sendiri. Kalau masih bingung mulai dari mana, Anda bisa memulainya dari kompilasi tips sukses Adsense dari tulisan-tulisan saya sebelumnya. Anda bisa memulainya dari sana. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Yang Baik dan Buruk: Desain Periklanan

0 komentar
Pernahkah Anda merasa 'jengkel' ketika membuka sebuah situs karena teknik periklanan yang mereka gunakan sangat mengganggu kenyamanan?

Apa yang Anda lakukan setelah itu? Menekan tombol back? Atau langsung memukul monitor LCD Anda?

Ya, tidak dipungkiri ada beberapa teknik perikalanan yang seringkali membuat kita langsung 'bad mood' begitu melihatnya, dan rasanya ingin cepat-cepat meninggalkan situs tersebut.

Nah, pengalaman kita sendiri itu, seyogyanya menjadi pertimbangan yang mesti kita perhatikan dengan baik. Jangan sampai justru itu diterapkan di blog kita sendiri. Karena bukan uang yang akan kita dapatkan, tapi justru blog kita akan cepat 'ditinggalkan'. Kenyamanan pengunjung menjadi salah faktor kunci kesuksesan mendapatkan uang dari blog.

Nah, kali ini saya ingin mengulas sedikit tentang beberapa teknik dan desain iklan yang paling saya benci (paling tidak menurut penilaian saya pribadi). Dalam pandangan saya ada teknik yang buruk dan ada yang teknik yang baik.

Teknik yang buruk
  • Pops-up di depan mata. Ketika Anda mengklik sebuah link karena tertarik dengan informasi yang ditawarkan, bukannya informasi didapatkan, tapi Anda justru disuguhi sebuah pop-up besar persis depan mata Anda. Bagaimana perasaan Anda?
  • Loading yang lambat. Pepatah lama terus berlaku, tidak ada yang pekerjaan yang lebih menjengkelkan dibandingkan dengan 'menunggu'. Iklan yang membuat loading halaman keseluruhan menjadi sangat lambat (entah karena desainnya yang buruk atau karena banyaknya iklan yang diload), sangat memberikan pengalaman negatif kepada pengunjung. Wajib dihindari. Untuk itu, bagi Anda yang menjalankan Adsense, saya sarankan untuk memakai kode asinkron yang membuat proses loading menjadi lebih cepat.
  • Trik yang menipu pengunjung untuk mengklik. Ada-ada saja memang kreatifitas pengiklan agar pengunjung mengklik iklan mereka. Tapi percayalah, jika cara seperti yang digunakan, maka bukan hanya kehilangan pengunjung, tapi juga akan menjatuhkan kredibilitas pemasang iklan itu sendiri.
  • Dimana tombol X? Sumpah. Saya paling jengkel ketika disuguhi sebuah jendela yang tidak memiliki tombol close. Saya seperti diperkosa untuk mengklik tombol OK yang akan mengantarkan saya ke alamat pengiklan. Bagaimana dengan Anda?
  • Menutupi sesuatu yang ingin dilihat. Halaman belakang menjadi redup, di depan ada sesuatu yang menutupi. Sungguh menjengkelkan.
  • Tidak mengatakan tujuan yang sesungguhnya. Gambar apakah ini? (Anda melihat gambar mirip -maaf- sebuah bokong besar). Saya bingung untuk apa sebenarnya iklan ini. Saya tidak akan pernah mengkliknya seumur-umur.
  • Loncat sana loncat sini. Saya merasa dikejar-kejar sama iklan itu, kemanapun saya pergi dia meloncat mendekati. Tekan tombol X! Kabur!
  • Menempati sebagian besar halaman. Saya menganggap situs seperti ini dibuat hanya untuk iklan. Untuk apa saya berlama-lama di situ?
  • Berkedip-kedip. Kuning, merah, hijau. Berkedip-kedip tiada henti. Sungguh melelahkan mata.
  • Otomatis memutar audio. Saya membuka sebuah situs, loadnya agak lama: oke, saya bisa bersabar karena ingin mencari informasi yang saya butuhkan. Tapi ketika terbuka sempurna, tiba-tiba saya disuguhi lagu yang tidak saya kenal (dan bukan favorite saya), tanpa ba bi bu, saya langsung menekan tombol back! Maaf, saya kesini untuk mencari informasi, bukan untuk mendengarkan suara.

Teknik yang baik
Sebenarnya, semua orang cenderung tidak menyukai iklan. Itu kenyataan. Tapi, jika dikemas dan didesain sedemikian rupa dengan tetap memperhatikan kenyamanan pengunjung, sebuah iklan tetap dinilai positif oleh pengunjung situs. Inilah teknik yang saya sukai.
  • Memberi gambaran jelas apa yang akan terjadi ketika diklik.
  • Relevan dengan informasi yang sedang dicari.
  • Mengatakan dengan jujur, bahwa itu adalah sebuah iklan.
  • Memberi informasi yang cukup tentang apa yang diiklankan, dan
  • Menyediakan informasi tambahan tanpa harus meninggalkan halaman.
Intinya: memberi pilihan yang jelas, menyatakan dengan jujur dan menyediakan informasi yang diinginkan oleh pengunjung. Dan pengalaman saya, tidak ada yang lebih baik dari Google Adsense dalam menyajikan iklan dengan syarat-syarat di atas. Itulah juga yang menjadi salah satu alasan mengapa saya menyukai Adsense


Apa arti ini semua untuk kita?

Jika Anda adalah seorang publisher: 
Berpikirlah 2 kali sebelum menerima iklan dengan teknik dan desain yang buruk. Dalam jangka pendek, mungkin akan memberikan hasil yang 'lumayan', tapi dalam jangka panjang justru akan menjatuhkan 'nilai' situs atau blog Anda sendiri.

Jika Anda seorang advertiser: 
Bisa jadi Anda mendapatkan nilai CTR yang tinggi, sehingga Anda terus akan menggunakan teknik dan desain yang 'menggangu' pengunjung, selama masih ada situs yang mau menerima iklan seperti itu. Namun, nilai CTR tinggi, bukanlah jaminan keberhasilan dalam kampanye brand Anda. Karena dengan cara demikian, tidak akan menghasilkan konversi yang baik, seperti terjadinya penjualan misalnya. Tapi justru dalam jangka panjang brand image Anda sedangkan dipertaruhkan di mata orang ramai.

Terakhir, meskipun Anda tidak menampilkan iklan di situs Anda tapi beberapa teknik di atas juga tetap berlaku. Jendela pop-up, waktu loading yang lambat, kategori dan trik lain yang menipu untuk mendapatkan klik dan audio yang dijalankan secara otomatis, adalah beberapa hal yang secara umum tidak disukai oleh pengunjung, meskipun situs Anda tidak menampilkan iklan satu pun!

Bagaimana pendapat Anda sendiri? Setuju dengan saya? Atau saya telah melewatkan sesuatu? Senang jika Anda mau berbagi. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Istilah Advertising yang Penting Diketahui Pemula

0 komentar
Bagi Anda yang membuat blog untuk mencari uang, tentu saja akan selalu berurusan dengan dunia internet advertising (periklanan internet). Sehingga sangat penting untuk memahami dunia periklanan internet, termasuk memahami istilah-istilah yang digunakan di dalamnya.

Berapa banyak istilah periklanan yang telah Anda ketahui?

Berikut saya tuliskan beberapa yang paling populer dan paling banyak bersentuhan dengan kita. Bagi Anda yang sudah memahaminya, anggap saja sebagai penyegaran.

1. CPA (Cost per Action)
Istilah yang digunakan dalam model pemasaran afiliasi (affiliate marketing), dimana merchant akan membayar kepada afiliasi jika referal melakukan sesuatu di situs merchant. Tidak harus berupa penjualan, tapi sebatas melakukan aksi, seperti misalnya berlangganan newsletter, mengisi survey dan sebagainya.

2. CPS (Cost per Sale)
Berbeda sedikit dibanding nomor 1 di atas. Dalam CPS, merchant akan memberi komisi kepada afiliasi ketika referal yang berasal darinya melakukan pembelian produk.

3. CPL (Cost per Lead)
Merchant akan membayar jika mendapatkan calon prospek baru dari afiliasi.

4. CR (Convertion Rate)
Istilah yang menunjukan persentasi dari jumlah pengunjung suatu situs yang melakukan action tertentu yang diharapkan, entah membeli produk, berlangganan via email dan lain sebagainya. Biasanya data ini digunakan sebagai tolak ukur keberhasilan sebuah campaign (kampanye iklan).

5. CPC (Cost per Click)
Jika diterjemahkan menjadi bayar per klik. Istilah ini merujuk kepada sistem periklanan dimana pemilik situs (biasa disebut sebagai penayang / publisher) akan menerima pembayaran dihitung berdasarkan jumlah klik yang dilakukan oleh pengunjung situs. 

Di lain pihak bagi pemasang iklan, akan membayar kepada penayang untuk setiap klik yang terjadi pada iklan mereka, maka dari itu model ini sering juga disebut PPC (Pay per Click) atau bayar per klik.

Jadi CPC dan PPC keduanya identik, yang membedakan adalah dari dua sisi berbeda, CPC dari sisi publisher dan PPC dari sisi advertiserGoogle Adsense menerjemahkannya ke dalam Bahasa Indonesia dengan singkatan BPK (Bayar per Klik).


6. CPM (Cost per Mille)
Mille dalam Bahasa Latin, artinya adalah seribu. Jadi, secara umum CPM diartikan bayar per seribu. Ini merujuk kepada sistem periklanan dimana penayang (publisher) akan menerima pembayaran berdasarkan perhitungan per seribu kali laman tayang (impresi)Google Adsense menerjemahkannya ke dalam Bahasa Indonesia dengan singkatan BPS (Bayar per Seribu).


7. PPV (Pay per View)
Bayar per tampilan. Ini merujuk kepada model periklanan dimana pemasang iklan memasang iklan mereka pada jendela pop-up, pop-under, atau pun iklan sela (seperti misalnya situs akan menampilkan halaman sela penuh satu halaman, ketika anda berada pada satu halaman kemudian ingin keluar dari halaman tersebut, atau ketika misalnya Anda klik play suatu video, maka tidak langsung diputar tapi Anda terlebih dahulu disuguhi satu halaman penuh iklan). Model ini juga seringkali disebut CPV (Cost per View) jika dilihat dari sisi publisher.

8. CTR (Click Through Ratio)
Adalah persentasi jumlah pengunjung yang kemudian melakukan klik terhadap sebuah link atau pun iklan. Anda dapat menghitung nilai CTR dengan cara membagi jumlah klik terhadap iklan dengan jumlah tayangan halaman tersebut.

9. UV (Unique Visitor)
Alias Pengunjung Unik. Maksudnya adalah total orang yang berkunjung pada suatu situs pada rentang waktu tertentu, misalnya harian, mingguan, bulanan dan seterusnya. Kata 'unik' dipakai karena memang satu orang pengunjung bisa membuka halaman situs lebih dari satu kali.

10. PV (Page View)
Alias tampilan halaman. Adalah jumlah keseluruhan sebuah halaman situs ditampilkan dalam rentang waktu tertentu. Nilai PV akan selalu lebih besar dibandingkan nilai UV, karena tadi, setiap orang bisa saja membuka lebih dari satu halaman ketika mengunjungi suatu situs. 

Untuk mengetahui lebih tentang CPC dan CPM, silakan baca perhitungan di balik CPC dan CPM.

Nah, itulah 10 istilah dan singkatan yang paling umum digunakan dalam dunia periklanan internet. Semoga bermanfaat. Jika Anda ingin menambahi daftar di atas, silakan berbagi melalui kolom komentar.

Salam.

Selasa, 27 Agustus 2013

Dapat Uang Adsense Tanpa Klik!

0 komentar
Pernah Anda melihat laporan di Adsense, dan Anda melihat pendapatan tapi tidak ada klik?

Ya, tidak semua iklan Adsense menghasilkan uang dengan cara mendapatkan klik. Ada banyak iklan yang berbasis CPM (cost per mille) atau bayar perseribu tayang (BPS).

Iklan jenis ini, cukup tampil saja di situs atau blog Anda maka sudah bisa menghasilkan uang, tanpa harus diklik oleh pengunjung.

Pengiklan Adwords, ada yang memilih untuk menetapkan harga berdasarkan per 1000 tayang, dan mereka menetapkan situs yang mereka inginkan untuk menampilkan iklan mereka. Jadi iklan CPM ini selalu berbasis penargetan penempatan.

Maka dari itu, jika kita ingin menikmati penghasilan dari iklan jenis ini, maka Anda harus memiliki saluran khusus dengan penargetan penempatan, seperti yang pernah saya tulis sebelumnya.

Iklan CPM, tetap berada pada lelang yang sama dan bersaing dengan iklan berjenis CPC. Ini tentu saja menguntungkan bagi penayang. Karena hanya iklan tertinggi yang akan memenangkan lelang dan tampil di situs penayang. Sekali tampil, Adsense akan membayar Anda berdasarkan perhitungan per seribu tayang, namun Anda tidak akan mendapatkan nilai tambahan jika iklan itu diklik pengunjung. Untuk lebih mengetahui, silakan baca perhitungan di balik CPC dan CPM, saya pernah mengulasnya.

Bagaimana asik bukan? Semoga bermanfaat.

Salam.

Followers

 

Blogspot.com. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com