Selasa, 27 Agustus 2013

Membuat Saluran Khusus dengan Penargetan Penempatan

0 komentar
Pada artikel meningkatkan CPC Adsense sebelumnya, saya menyebut salah satu cara meningkatkan nilai CPC iklan Adsense dengan membuat saluran khusus dengan penargetan penempatan. Bagi Anda yang masih belum mengetahui apa itu penargetan penempatan, silakan pelajari disini.

Keuntungan dari penargetan penempatan adalah memungkinkan pemasang iklan (advertiser) untuk memilih situs atau bagian situs tertentu yang mereka anggap relevan sebagai target iklan mereka. Selain itu, juga membuka kesempatan lebih luas untuk mendapatkan iklan berbasis BPS (CPM).

Dengan ini, maka persaingan dalam lelang iklan semakin tinggi, karena untuk tampil di penargetan penempatan tetap berada pada lelang yang sama, artinya mereka tetap bersaing dengan jenis penargetan lainya, penargetan kontekstual, penargetan lokasi, penargetan minat dan sebagainya. Sehingga, akan berpengaruh cukup besar dalam menghasilkan iklan bernilai CPC tingga untuk penayang.

Bagaimana cara membuatnya, di halaman support Adsense telah dijelaskan cukup detil, silakan lihat disini. Saya disini hanya akan memberikan sedikit tips mengenai pembuatan salurah khusus dengan penargetan penempatan ini.

Yang penting Anda ingat dalam membuat saluran khusus ini adalah, Anda harus cukup memberikan informasi kepada advertiser hal-hal yang mungkin ingin mereka ketahui, seperti:
  • Ukuran unit iklan
  • Tentang konten dimana channel ditempatkan
  • Posisi iklan. Apakah berada di paro atas (lokasi yang terlihat tanpa harus melakukan scrolling)?
  • Target pengunjung Anda
  • Bagian tertentu dari situs Anda, seperti bagian forum, blog dan sebagainya.
Sehingga deskripsi yang Anda saluran khusus Anda mungkin akan tampak seperti ini:
"Ini adalah unit 336x280, di paro atas halaman posting, pada halaman blog topik olahraga. Pengunjung 80% laki-laki, usia 18 - 35 tahun."

Itu sebagai contoh saja. Tentu saja Anda harus menyesuaikan dengan kondisi dari blog atau situs Anda sendiri. Namun intinya adalah Anda harus memberikan informasi yang cukup jelas bagi pemasang iklan. Karena dengan begitu, mereka akan menjadi lebih tertarik memilih blog / situs Anda sebagai target iklan mereka.

Nah, dengan melakukan hal kecil dan sederhana ini, akan memudahkan pengiklan untuk menemukan situs atau blog Anda, hasilnya terbuka peluang lebih besar untuk mendapatkan penghasilan maksimal dari Adsense. Semoga bermanfaat.

Salam.

Senin, 26 Agustus 2013

Cara Memasang Kotak Penelusuran Adsense di Blogger

0 komentar
Artikel ini adalah request dari salah satu teman facebook, yang meminta saya untuk menulis tutorial cara memasang kotak penelusuran Adsense. Saya pikir lebih baik saya tuliskan saja di sini, semoga juga bisa bermanfaat untuk lainnya.

Seperti kita tahu, salah satu cara memaksimalkan pendapatan dari Adsense, adalah dengan memanfaatkan beragam produk yang disediakan oleh Adsense, salah satunya adalah kotak pencarian kustom Google.

Dari sini kita bisa mendapatkan tambahan penghasilan, jika pengunjung melakukan pencarian melalui blog kita, kemudian melakukan klik terhadap iklan yang ditampilkan di halaman hasil pencarian. Selain itu juga akan memudahkan pengunjung untuk menemukan informasi yang butuhkan.

Nah berikut adalah cara membuat dan memasang kotak penelusuran Adsense di blog Anda. Di sini saya memberi tutorial cara pemasang kotak penelusuran Adsense seperti yang Anda lihat di blog ini. Jika ingin penampilan hasil yang lain, Anda tinggal menyesuaikannya saja sesuai keinginan dan kebutuhan Anda.

1. Anda butuh halaman kosong
Saya memilih untuk menampilkan hasil pencarian di halaman terpisah, namun masih tetap di halaman blog saya dan di tab yang sama. Untuk itu Anda perlu terlebih dahulu membuat sebuah halaman kosong.

Caranya:
Setelah masuk ke akun Blogger, buatlah sebuah halaman baru dari tab Laman. Beri judul halaman yang sesuai, seperti "Hasil Penelusuran" atau lainnya. Pilih mode HMTL (jangan Compose), lalu masukkan script di bawah ini:
<style>
#main-wrapper{width: 920px; float: left;  word-wrap: break-word;overflow: hidden;}
</style>
<style>
#rsidebar-wrapper{display:none;}
</style>
<style>
#sidebar-wrapper{display:none;}
</style>
<style>
#lsidebar-wrapper{display:none;}
</style>
<style>
#comment-form{display:none;}
</style>
<style>
#comments{display:none;}
</style>
<style>
#linkwithin{display:none;}
</style>
Jangan lupa, klik publikasikan (publish) untuk menyimpan.

2. Membuat unit kotak penelusuran
Sekarang masuk ke akun Adsense Anda. Klik tab 'Iklan saya'. Di bagian kiri, pilih 'Penelurusan'. Kemudian klik '+Mesin penelusuran khusus baru'.

cara membuat dan memasang kotak penelusuran Adsense

Isi semua data yang sesuai kebutuhan Anda. Pada opsi 'Telusuri di', saya memilih 'Hanya situs yang saya pilih'. Ini mengatur agar Google hanya melakukan pencarian pada situs / blog tertentu saja yang kita tentukan. Masukkan alamat situs/blog yang inginkan, pisahkan masing-masing perbaris.

cara membuat dan memasang kotak pencarian adsense

Selebihnya silakan lengkapi sesuai kebutuhan.

Pada bagian 'Saluran khusus', saya sarankan untuk membuat saluran khusus baru, untuk memudahkan pelacakan kinerja ke depannya. Cek opsi 'Gunakan kueri populer' kalau mau, untuk menampilkan kueri-kueri populer di hasil pencarian nanti.

Pada bagian 'Gaya kotak pencarian', pilih salah satu dari 7 gaya yang disediakan, saya sendiri memilih yang pertama.


Nah, sekarang yang terakhir pengaturan hasil pencariannya. Pada bagian 'Hasil penelusuran' pilih 'di situs web menggunakan iframe'

Pada isian 'URL yang akan menampilkan hasil penelusuran', masukkan alamat halaman yang telah dibuat di awal tadi. Ukuran lebar halaman minimal 800px, silakan atur sesuai template blog Anda.


Terakhir klik tombol 'Simpan dan dapatkan kode'.


3. Memasang kode di blog
Nah, sekarang tinggal memasang kode dari Adsense tadi di blog. Akan ada 3 buah kode masing-masing untuk kode kotak telusur, kode hasil penelusuran dan kode kueri populer.

kode kotak penelusuran

Pertama, kopi kode kotak telusur, kemudian pasang di blog Anda melalui edit html template. Saya anggap Anda bisa melakukannya. 

Kedua, kopi dan paste kode hasil penelusuran dan kode kueri populer di halaman 'hasil penelusuran' yang sudah di buat langkah pertama tadi. Dengan cara edit laman. Ingat jangan lupa, pake mode edit HTML jangan Compose. Setelah itu klik Pebarui / Update. Sudah selesai. Silakan lihat hasilnya.

Itulah cara membuat dan memasang kotak penelusuran Google Adsense di Blogger. Jika masih ada yang kurang jelas, silakan tanyakan melalui komentar. Atau jika Anda memiliki cara lain yang lebih praktis, senang sekali Anda mau berbagi. Semoga bermanfaat.

Salam.

Minggu, 25 Agustus 2013

Kelebihan dan Kekurangan Adsense

0 komentar
Sebelumnya saya pernah menyampaikan 8 alasan kenapa saya menyukai Adsense. Kali ini, saya tidak hanya ingin menyampaikan tentang kelebihan-kelebihan Adsense saja, tapi juga kekurangannya. Semua di dunia ini tidak ada sempurna bukan?

Bagi Anda yang masih belum mengetahui tentang dari Google Adsense, silakan lihat ulasan sebelumnya agar Anda dapat memiliki gambaran yang lebih baik tentang Adsense. Jika ingin lebih lengkap lagi, silakan kunjungi pusat bantuan Adsense.

Nah, sekarang kita kembali ke pembahasan kita kali ini, yaitu mengenai kelebihan dan kekurangan Adsense (paling tidak di mata saya).


Kelebihan:
  • Mudah untuk bergabung. Meskipun banyak yang mengatakan bahwa mendaftar Adsense itu sulit, sebenarnya menurut saya tidak. Hanya saja, kebanyakan blogger tidak benar-benar mempelajari, memahami kebijakan dan ketentuan Adsense, sehingga akhirnya ditolak. Jika blog Anda sudah memadai (terutama mengenai keaslian konten dan jumlah artikel yang cukup), maka mendaftar Adsense bisa dibilang sangat mudah. Lihat apakah blog Anda telah memenuhi syarat Adsense?
  • Mudah untuk menerapkan kode iklan. Paling mudah adalah menggunakan widget bawaan blogger (bagi Anda yang memakai blogspot). Tapi yang terbaik menurut saya adalah dengan menambahkan unit iklan melalui akun Adsense, copy kodenya dan paste di blog Anda. Mudah.
  • Ini yang saya suka: gratis! Tidak dipungut biaya sepeserpun untuk menjadi publisher Adsense.
  • Anda tidak perlu repot-repot memilih iklan yang berbeda untuk setiap halaman. Sekali Anda memasang kode, sisanya Adsense yang bekerja.
  • Cocok dan mudah untuk pemula (seperti saya), karena kemudahannya.
  • Adsense menyediakan pelaporan lengkap dan sangat mudah dipahami. Terutama fitur saluran khusus untuk melacak kinerja iklan.
  • Boleh disandingkan dengan program afiliasi jika mau. Meskipun begitu, pelajari tentang kebijakan Adsense lebih lanjut jangan sampai melanggar. Terutama dalam penempatan dan desain link afiliasinya.
  • Sampai saat ini, Adsense tetap nomor satu dalam potensi nilai pendapatan dibandingkan program ads network lainnya.
  • Tidak perlu mendaftar lagi jika memiliki situs / blog lebih dari satu. Sekali diterima sebagai publisher kita dapat menerapkannya di situs / blog manapun yang kita miliki dengan syarat situs tersebut sesuai juga dengan kebijakan Adsense. Cukup satu akun Adsense untuk banyak blog.
  • Untuk mendapatkan uang, tidak perlu terjadi penjualan. Yang dibutuhkan hanyalah klik pada iklan yang tampil di blog kita.

Kekurangan:
  • Satu sisi pelaporan Adsense sangat simpel dan mudah dipahami, bahkan oleh pemula seperti saya sekalipun. Namun di sisi lain, pelaporan Adsense tidak cukup lengkap. Saya sangat berharap ke depan Adsense menyediakan laporan detil tentang iklan mana saja yang diklik, dan dari keyword apa klik itu berasal. Seandainya begitu, sempurna sudah.
  • Tidak bisa mengetahui iklan mana yang paling rendah nilainya. Kalau tahu, pasti saya blok saja iklan tersebut.
  • Pembayaran minimum $100. Sebuah nilai yang cukup besar, terutama bagi pemula. Bagi yang sudah berpengalaman dan cukup lama menjalankan Adsense memang itu tidak menjadi kendala besar.
  • Tidak boleh menyebar informasi pribadi. Di halaman Syarat dan Ketentuan Standar Adsense, poin 7 tertulis: "Kerahasiaan. Anda setuju untuk tidak mengungkapkan Informasi Rahasia Google tanpa persetujuan tertulis sebelumnya dari Google."Informasi Rahasia Google" mencakup namun tidak terbatas pada: ............. (b) rasio klik-tayang atau statistik lain yang terkait dengan kinerja Properti dalam Program yang diberikan oleh Google kepada Anda; dan ......................" Padahal sebagai publisher, kita tentunya ingin berbagi, saling tukar pengalaman dengan orang lain (termasuk untuk pamer, hehehe... ).
  • Kita tidak pernah tahu, berapa sesungguhnya porsi pendapatan kita. Adsense hanya menyebutkan pembagian hasil sebesar 68% untuk Adsense for content dan 51% untuk Adsense for search. Kita tidak pernah tahu berapa yang dibayarkan oleh Advertiser. Satu-satunya cara mengetahui berapa banyak pendapatan kita, adalah dengan mencoba dan menjalankannya.
  • Kekurangan terakhir: penghasilan saya belum mencapai $100/hari. Hehehe... Ngarep!
Itulah kelebihan dan kekurangan Google Adsense, minimal dari apa yang rasakan. Tapi setelah hampir 2 tahun menjalankan Adsense, saya bisa meyakinkan Anda bahwa, kelebihan Adsense jauh lebih banyak dari kekurangannya. Jadi tidak alasan bagi Anda untuk tidak mencoba menjalankan program ini dengan serius.

Bagaimana menurut Anda? Saya nantikan pengalaman Anda bersama Adsense. Sukses untuk kita semua. Semoga bermanfaat.

Salam.

Ketika Seorang Blogger Frustasi: ...........?

0 komentar
Anda telah mengelola blog beberapa bulan lamanya. Anda telah memilih niche dan topik yang Anda sukai. Anda telah melakukan segala upaya yang seharusnya dilakukan oleh seorang blogger: menulis artikel setiap hari, mempromosikan blog, menghabiskan waktu berjam-jam setiap malam mengumpulkan informasi, dan sebagainya. Intinya, Anda telah mencurahkan segenap perhatian, waktu, tenaga dan pikiran untuk mengembangkan blog Anda.

Tapi, pengunjung blog Anda tidak lebih dari 100 per hari, dan hanya bisa mengumpulkan pendapatan dari iklan di blog Anda sebesar $3!

Anda berpikir: $3, sangat tidak sepadan dengan kerja keras yang saya lakukan selama beberapa bulan. Apa yang salah dengan blog saya?

Pada kebanyakan kasus, menurut saya tidak ada yang salah, kecuali Anda kehilangan konsistensi dan kesabaran. 

Beberapa bulan saja bukanlah waktu yang cukup untuk mendapatkan hasil yang 'luar biasa' dalam bidang usaha apapun. Termasuk dalam blogging for money. Jika Anda berharap mendapatkan  hasil banyak dalam waktu cepat, saya jamin Anda akan kecewa.

Saya pernah ngobrol dengan beberapa orang. Ada yang mengatakan: 
"Saya rasa bisnis afiliasi tidak cocok untuk saya, karena sampai sekarang tidak menghasilkan apa-apa".

"Mas, saya telah menjalankan semua saran dan tips sukses Adsense dari Portal Uang, tapi menurut saya Adsense bukanlah pilihan yang bagus, dengan segala kerja keras saya, saya hanya mendapatkan $0,1 per hari".

Dan beberapa pernyataan senada lainnya. Ketika saya balik bertanya kepada mereka: "Sudah berapa lama Anda menjalankannya?" Mereka menjawab: "2 bulan!"

What? Anda pasti bergurau!

Butuh waktu berbulan-bulan bagi saya untuk mendapatkan hasil yang 'cukup besar' (saya butuh waktu 6 bulan untuk bisa pay out pertama dari Adsense). Bahkan ketika saya belum mendapatkan hasil belum yang sepadan dengan kerja keras saya, saya menolak untuk berhenti. Justru itu membuat saya terus membangun sebuah strategi baru.

Jadi, jika sampai saat ini Anda belum mendapatkan hasil seperti yang diharapkan, yang dibutuhkan adalah satu kata: konsistensi!

cara mengatasi frustasi
Dan jika Anda baru saja memulai blogging untuk mendapatkan uang, Anda butuh menciptakan 'irama' kerja Anda. Membuat posting secara teratur adalah salah satunya. Terus menghasilkan konten yang bagus adalah hal lainnya. Merancang strategi adalah hal lainnya lagi. Namun semua itu bermuara pada satu titik: konsistensi dan kesabaran. Anda harus menganggap blogging adalah sebuah bisnis, sungguh butuh keseriusan untuk mengembangkannya.

Saya menemukan banyak sekali blog di luar sana yang sangat bagus dan menyimpan potensi besar, namun terbengkalai begitu saja. Semua karena pemiliknya tidak memiliki keseriusan dan kesabaran yang cukup untuk bertahan mengelolanya.

Memang, tidak dipungkiri, rasa frustasi akan melanda (karena saya pun mengalaminya), ketika setelah berbulan-bulan bekerja keras, tidak menghasilkan apapun. Namun jika Anda memiliki visi yang jelas, konsep yang bagus, bersabar dan tidak berhenti, Anda akan terkejut, puas, lega dan bangga terhadap hasil yang akan Anda dapatkan! Itu semua terjadi, jika dan hanya jika: Anda tetap konsisten menyajikan konten yang bagus secara teratur.

Kesimpulannya:
Ketika frustasi melanda, yang dibutuhkan hanya dibutuhkan kesabaran. Jangan pernah berhenti berlari (walaupun lelah), setelah Anda menempuh 80 meter dalam lomba lari 100 meter. Hanya 20 meter lagi Anda mencapai garis finish.

Saya sangat senang jika Anda dapat berbagi pengalaman blogging Anda. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Jumat, 23 Agustus 2013

Mencari Trafik atau Mencari Pembaca?

0 komentar
Tulisan ini terinspirasi oleh salah seorang kawan yang mengelola situs infoharga.detikpos.net. Dia bercerita bahwa dua hari terakhir visitor blognya turun sangat drastis, dari yang biasanya mencapai 10.000/hari, sekarang tidak sampai angka 1000-an. Ada penurunan sebanyak 90%!

Menurut dia, itu semua katanya, karena terkena penalti dari update algoritma Google terbaru: penguin, panda, florida, dance dan entah apa lagi (jujur saya tidak paham dengan hal-hal teknis semacam itu). Ini tentu saja, benar-benar satu hal yang amat sangat disayangkan.

Lalu apa yang bisa kita ambil pelajaran dari sini? Saya tidak akan membahasnya secara teknis atau dari kacamata SEO, karena itu bukan bidang yang saya kuasai. Saya hanya ingin menyoroti dari sisi lain, yaitu benarkah trafik adalah segalanya? Setiap blogger, apalagi yang masih pemula, selalu dipusingkan dan memikirkan trafik, trafik dan trafik. Seolah trafik adalah segalanya. 

Betul. Tidak dipungkiri kita semua butuh yang namanya trafik, tanpa trafik yang memadai maka kita tidak akan mendapatkan apa-apa dari kegiatan blogging kita. Tapi satu hal yang seringkali dilupakan oleh banyak blogger adalah 'pembaca setia blog Anda'! Menurut saya, yang kedua itu jauh lebih utama dibandingkan hanya sebatas deretan angka statistik bernama 'trafik'.

Trafik tidaklah sama dengan pembaca setia Anda. Oya? Ya jelas, trafik dan pembaca blog Anda adalah dua hal yang berbeda:

1. Anda bisa mendapatkan trafik cukup dengan menguasai jurus-jurus maut SEO. Trafik datang karena Anda hebat dalam SEO, tapi pembaca Anda datang karena mereka tertarik dan merasakan manfaat yang Anda berikan.

2. Trafik bisa Anda beli! Benar, Anda bisa membeli trafik, tapi Anda tidak akan bisa membeli kesetiaan pembaca blog Anda.

3. Trafik tidak bisa berlangganan blog Anda, tapi pembaca setia melakukan hal itu.

4. Trafik tidak menautkan link ke blog Anda, tapi pembaca setia Anda bisa melakukannya secara sukarela.

5. Trafik tidak bisa mengomentari tulisan-tulisan Anda, tapi pembaca setia akan mengomentarinya. Memberi masukan, bertanya, marah, dongkol atau mengucapkan terima kasih dengan tulus kepada Anda.

Jadi, menurut saya: 
Pengunjung dan pembaca setia adalah sesuatu yang mesti Anda dapatkan, karena itu adalah 'bahan bakar' utama yang menghidupi blog Anda. Bukan sederet angka statistik bernama TRAFIK!

Itulah mengapa saya lebih mementingkan membangun hubungan secara personal dengan pembaca dan pengunjung blog saya. Karena saya ingin menghargai mereka sebagai 'manusia' bukan sekadar deretan angka-angka. Semoga memberi pencerahan. Bagaimana menurut Anda?

Salam.

Peringatan Aneh Dari Google Adsense

0 komentar
Mungkin Anda yang memanfaatkan fitur otorisasi situs di Google Adsense, juga pernah mengalaminya.

Ya, beberapa hari terakhir ini saya mendapatkan peringatan yang menurut saya 'agak aneh' ketika log in ke akun Adsense.

Saya menemukan tulisan seperti ini:

Iklan Anda baru-baru ini ditampilkan pada situs web yang belum diotorisasi. Untuk menghindari hilangnya pendapatan, pastikan untuk mengotorisasi situs apa pun yang menampilkan iklan dengan mengunjungi setelan akun.

Kenapa saya bilang aneh? Karena begitu saya klik setelan akun, saya justru menemukan alamat situs milik Google, yaitu "webcache.googleusercontent.com". Dalam hati saya bertanya-tanya, kenapa Google tidak mengenali situs miliknya sendiri? Dan kenapa bisa iklan saya muncul di situ? Aneh!

Dengan rasa penasaran saya mencari kesana-kemari, akhirnya saya menemukan keterangan ini di halaman dukungan Adsense:

Pesan untuk situs yang tidak diverifikasi di halaman muka Anda
Penjelasan: Ketika menggunakan fitur verifikasi situs, situs yang tidak Anda verifikasi akan mendapatkan pesan di halaman muka Anda. Kami saat ini menganggap semua situs yang di frame sebagai situs yang tidak diverifikasi, termasuk ketika user mencari melalui Google Images dan situs Anda ditampilkan melalui frame. Kami menyarankan Anda untuk menambahkan framed dan url lain dari situs Anda untuk mempercayai daftar situs yang Anda verifikasi. Kami akan terus berusaha menginvestigasi cara untuk memperbaiki fitur ini.

Jadi, yang menjadi permasalahan adalah, blog saya ditampilkan melalui chace di Google. Lalu bagaimana agar ini tidak terjadi lagi? Apakah saya juga harus memverifikasi bing cache, google cache, google translator, dan alamat terpercaya lainnya? Entahlah. Saya masih ingin melihat dulu, apakah ke depan masih akan terjadi lagi atau tidak.

Tapi, sekarang minimal saya mengerti bahwa ini disebabkan oleh cache dan frame di mesin pencari. Sedikit melegakan, karena tidak akan kaget-kaget lagi jika muncul hal serupa. Karena jujur saja, pada waktu pertama melihatnya, saya sempat berpikir apakah ada orang lain yang memasang kode Adsense saya di situs mereka dengan niat tidak baik? Mmmm... ternyata Google sendiri masih kebingungan mencari solusi, hehehe....

Lepas dari itu, untuk tujuan keamanan, saya tetap merekomendasikan Anda untuk mengotorisasi situs yang Anda miliki. Apakah Anda juga pernah mengalaminya? Jika punya tips tentang hal ini, mohon kiranya untuk berbagi. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

4 Pertanyaan yang Paling Saya 'Benci' Tentang Blogging

0 komentar
Dalam perjalanan saya blogging selama ini, saya banyak mendapatkan pertanyaan-pertanyaan seputar blogging for money alias tentang mendapatkan uang dari blog.

Selama ini saya selalu berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan itu dengan sebaik mungkin. Ada beberapa pertanyaan yang kreatif, yang dari pertanyaan itu saya menjadi lebih 'gigih' lagi untuk belajar.

Tapi, tahukah Anda dari sekian banyak pertanyaan-pertanyaan itu, ada beberapa yang paling saya benci untuk menjawabnya? Kenapa? Karena memang saya tidak tahu jawabannya!

Inilah 4 pertanyaan tersebut:

1. Saya membuat blog dengan niche [xyz], dapatkah saya sukses mendapatkan uang dari niche tersebut?
Sumpah! Pertanyaan ini sulit sekali saya jawab, karena saya sama sekali tidak memiliki kemampuan 'melihat' masa depan Anda.

Tapi demikian, saya memiliki keyakinan: selama ada permintaan yang cukup terhadap informasi, layanan maupun produk yang Anda sediakan atau tawarkan, maka selama itu Anda dapat mencapai sukses melalui niche yang Anda pilih.

Mungkin pertanyaan yang lebih tepat adalah:
  • Apakah Anda telah mempersiapkan diri dan juga motivasi yang cukup kuat untuk belajar membangun blog yang baik dan sekaligus mempromosikannya dengan sebaik-baiknya?
  • Apakah Anda telah melakukan riset yang memadai untuk mengetahui banyak tidaknya permintaan terhadap informasi, layanan atau produk yang Anda tawarkan?
  • Apakah Anda telah memiliki strategi matang untuk terjun dalam persaingan dan menjadi pembeda antara Anda dengan pesaing Anda yang telah lebih dulu ada?
Kebanyakan jawaban dari pertanyaan di atas tidak akan pernah Anda ketahui kecuali dengan langsung mencobanya. Mencoba dan mencoba adalah kunci sukses sebenarnya. Namun demikian, jika Anda telah memiliki semua jawaban bagus terhadap 3 pertanyaan di atas, saya yakin seyakin-yakinnya Anda akan mampu meraih sukses melalui niche apapun yang telah Anda pilih.

Update: Saya telah membuat sebuah panduan lengkap, bagaima cara memilih niche terbaik untuk blog Anda.

2. Berapa lama waktu yang saya butuhkan untuk mulai mendapatkan uang dari blog?
Ini sama seperti pertanyaan nomor 1 di atas. Saya tidak tahu tentang masa depan Anda, jadi sulit sekali untuk menjawabnya.

Mari sejenak kita berandai-andai membangun bisnis di dunia nyata. Katakanlah Anda berencana membuka sebuah usaha jasa percetakan. Kemudian Anda mendatangi salah seorang teman yang sudah sukses lebih dulu sebagai pengusaha minimarket (niche yang jauh berbeda). Dan kemudian Anda bertanya kepadanya: "Kira-kira berapa lama saya bisa mulai mendapatkan keuntungan dari usaha jasa percetakan?" Dapatkah teman Anda itu menjawabnya? Saya yakin tidak bisa!

Dalam dunia bisnis banyak sekali faktor yang ikut mempengaruhi; lokasi tempat usaha, kualitas produk, strategi pemasaran, target positioning dan sebagainya. Begitu pula dengan bisnis online! Tidak jauh berbeda. Sama saja. Prinsip yang sama juga berlaku bagi kita: para blogger!

Jadi, berapa lama dan seberapa banyak yang dapat Anda hasilkan akan sangat tergantung terhadap banyak faktor, seperti:
  • Seberapa banyak permintaan (demand) terhadap informasi / produk / layanan yang Anda tawarkan melalui niche yang Anda pilih?
  • Seberapa banyak trafik yang mampu Anda bangun.
  • Seberapa baik Anda mampu menjadikan pengunjung sebagai sumber pendapatan.
  • Seberapa bagus kualitas produk yang Anda miliki (jangan salah, konten adalah produk bagi seorang blogger).
Saya simpulkan, tidaklah terlalu jauh berbeda dengan bisnis offline, prinsip-prinsip dasar bisnis juga berlaku dalam mengelola bisnis online, termasuk bagi Anda yang menjadikan blogging sebagai sumber pendapatan.

3. Dari laporan di akun Adsense, saya melihat ada [xxx] klik, kenapa pendapatan saya cuma [$xx]?
Seharusnya pertanyaan ini diajukan kepada pihak Adsense. Saya bukan karyawan Adsense, bukan juga tim support Adsense. Tentu saja, saya tidak dapat menjawabnya. 

Sedangkan, meskipun saya banyak menulis tentang tips Adsense, itu semua adalah semata dari pengalaman, dari apa yang alami. Saya tidak pernah tahu berapa nilai klik sesungguhnya dari masing-masing iklan yang muncul di blog saya.

Satu hal yang perlu kita ingat, Adsense sendiri tidak pernah memberi tahu kita berapa nilai dari setiap klik yang didapatkan. Jika memaksa, Anda bisa saja menghitung sendiri dengan membagi total pendapatan dengan jumlah klik yang Anda dapat. Tapi ini pun tetap tidak bisa dijadikan landasan kuat, karena nilai klik adsense selalu berubah-ubah

Pemasang iklan Adsense, selalu merubah nilai maksimal mereka dalam lelang. Ditambah dengan sejumlah faktor lain, inilah yang menyebabkan nilai klik Adsense senantiasa selalu berubah. Satu-satunya cara untuk memastikan hasil yang maksimal dari program Adsense adalah dengan melakukan optimasi dan mendatangkan trafik sebanyak-banyaknya ke blog Anda.

Kesimpulannya: tidak ada seorang pun yang dapat memberitahu Anda seberapa cepat dan seberapa banyak yang dapat Anda hasilkan dari Adsense, karena terlalu banyak faktor yang tetap menjadi 'rahasia' yang tidak kita ketahui.

4. Saya ingin menjalankan program afiliasi, afiliasi apa yang harus saya jalankan?
Saya tidak dapat menjawabnya. Ada banyak faktor yang akan mempengaruhi, apa niche blog Anda, berapa banyak visitor Anda, sebagian kecil dari faktor-faktor tersebut.

Namun secara mendasar, jika Anda hanya meniru apa yang dilakukan oleh blog lain, tanpa memiliki strategi dan target sendiri, kemungkinan besar Anda akan gagal. Satu metode dapat saja berhasil untuk beberapa orang, tapi tidak untuk semua orang.

Intinya, Anda dapat menghasilkan banyak uang dari afiliasi apapun, jika Anda mau belajar membuat blog yang populer, ramai pengunjung dan mengetahui cara menjadikan mereka sebagai pelanggan.


Kesimpulan akhir
Setiap orang akan memiliki pendekatan dan pengalaman yang berbeda, tergantung dari minat, motivasi, niche, dan etos kerja masing-masing.

Melihat apa yang dilakukan oleh mereka yang telah sukses memang baik, tapi meniru begitu saja apa yang mereka lakukan, jelas bukan sebuah jaminan kesuksesan. Anda perlu membangun dan memiliki strategi sendiri yang benar-benar bekerja dengan baik untuk niche dan blog Anda sendiri. Dan semua itu tidak akan Anda dapatkan tanpa melakukannya sendiri dan terus memupuk pengalaman. Sukses selalu untuk kita semua. Semoga bermanfaat.

Salam.

Followers

 

Blogspot.com. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com