Jumat, 02 Agustus 2013

Benarkah Trafik Tinggi = Penghasilan Tinggi? Belum Tentu!

0 komentar
Hampir selalu saya mendengar rumus sederhana menghasilkan uang dari blog adalah trafik yang tinggi. Semakin banyak pengunjung, semakin besar pendapatan. Benarkah seperti itu? Menurut saya, itu tidak selalu benar. Memiliki trafik yang tinggi, memang adalah idaman setiap blogger, tapi pertanyaannya adalah: 'benarkah trafik tinggi menjamin penghasilan besar dari blog?' Sekali lagi, menurut saya: tidak!

Kita tidak hanya butuh mereka yang berkunjung ke blog kita, yang membaca-baca artikel di sana, lalu pergi begitu saja. Kita butuh mereka yang datang ke blog kita, memberikan 'uang' melalui cara yang kita sediakan: mengklik iklan kita atau membeli produk yang kita tawarkan atau mengikuti program yang kita adakan. Mendapatkan pengunjung yang banyak adalah sebuah hal yang sangat bagus, namun mendapatkan banyak uang dari blog adalah hal lain.

Jadi, pertanyaan sebenarnya adalah: 'untuk mendapatkan banyak uang dari blog, dari mana trafik blog kita seharusnya berasal?' Sebenarnya saya sudah pernah menjelaskan pengaruh sumber trafik terhadap penghasilan blog beberapa waktu lalu, di situ saya menjelaskan sumber trafik berbeda lebih cocok untuk sumber pendapatan yang berbeda. Sekarang mari kita kembali ke pertanyaan di atas: 'untuk mendapatkan banyak uang, dari mana trafik blog kita seharusnya berasal?' Jawabannya adalah: trafik organik.

Trafik organik adalah mereka yang berkunjung ke blog kita melalui mesin pencari, terutama Google. Mereka yang sampai ke blog kita dari search engine adalah mereka yang telah melakukan pencarian terhadap informasi yang mereka inginkan, kemudian mesin pencari menyajikan hasil pencarian terbaiknya (mudah-mudahan blog kita), kemudian mereka membaca ringkasan di hasil pencarian, dan bila mereka cukup tertarik dengan blog kita, maka mereka memutuskan untuk mengunjungi blog kita. Ini lah yang membuat mereka sangat baik terhadap program periklanan kontekstual semisal Adsense, karena mereka akan memberi perhatian terhadap semua link yang tersedia, termasuk iklan, untuk menemukan informasi yang mereka cari.

Jadi, kesimpulannya adalah trafik terbaik untuk memaksimalkan pendapatan dari blog adalah trafik yang berasal dari mesin pencari, atau biasa disebut trafik organik. Untuk itu, mari kita berusaha maksimal bagaimana caranya mendapatkan trafik sebanyak-banyaknya dari sumber yang satu ini.

Saya tidak sedang bermaksud mengatakan bahwa trafik dari selain mesin pencari adalah jelek, seperti dari media sosial, dari social bookmark, guess writer dan lain sebagainya. Tetap sumber trafik ini memberi nilai lebih untuk blog kita, paling tidak membangun kredibilitas kita sebagai penulis blog.

Bagaimana menurut Anda? Keep happy blogging.

Salam.

Rabu, 31 Juli 2013

Sumber Informasi Terpercaya Tentang Google Adsense

0 komentar
Sebagai publisher Adsense tentu saja dari waktu ke waktu kita ingin terus belajar mengelola Adsense semakin baik, tujuannya tiada lain untuk memaksimalkan hasil dari menjalankan program Adsense ini. 

Nah, untuk belajar menambah pengetahuan serta mendapatkan info-info terbaru seputar Adsense, seperti tentang kebijakan baru, info, tips juga berbagi pengalaman dengan publisher Adsense lainnya, tentu kita butuh sumber informasi terpercaya tentang segala tetek bengek Adsense ini.

Berikut ini adalah sumber-sumber terpercaya yang bisa kita jadikan acuan dan pegangan dalam mengelola aku Adsense kita. Bahkan, kalau menurut hemat saya, jika kita ingin serius menjalani dan bermaksud mendapatkan hasil semaksimal mungkin dari Adsense, ini adalah tempat-tempat yang wajib kita kunjungi.
  1. Kebijakan program AdSense. Bagi Anda yang masih bingung tentang kebijakan Adsense atau bagi Anda yang baru saja ancang-ancang untuk mendaftar sebagai publisher Adsense, ini tempat yang sangat tepat untuk mencari tahu.
  2. Akademi Adsense. Cocok bagi Anda yang baru saja memulai program Adsense. Dengan mengikuti langkah per langkah dari akademi Adsense ini, Anda akan mengerti banyak tentang bagaimana menjalankan program Adsense dengan baik dan benar.
  3. Google+ Resmi Adsense. Ada banyak informasi bermanfaat bisa didapatkan di sini. Seperti tips, info terbaru, saran dari pakar Adsense dan lain sebagainya. Jadi, rugi jika kita menyia-nyiakan sumber informasi yang sangat penting ini.
  4. Komunitas Publisher Adsense. Publisher dari seluruh dunia berkumpul di sini untuk saling berbagi pengalaman dan tips-tips suksesnya. Dapatkan tambahan pengetahuan yang sangat bermanfaat menuju kesuksesan.
  5. Forum Adsense. Setiap hari selalu ada diskusi-diskusi menarik tentang optimasi Adsense dan seputar pengelolaan Adsense. Anda pun bisa ikut ambil bagian dan dapatkan manfaat yang luar biasa.
  6. Official Blog Adsense. Hampir semua pertanyaan kita tentang Adsense dapat ditemukan jawabannya di sini, langsung dijawab oleh para pakar Adsense. Setiap ada informasi terbaru, update kebijakan, penambahan fitur dan lain sebagainya, secara teratur diposting di sini. Jadi, sangatlah rugi jika kita tidak berlangganan artikel-artikel dari blog resmi Adsense ini.
Itulah beberapa tempat yang menurut saya wajib diikuti untuk selalu mengetahui perkembangan terbaru, mendapatkan strategi dan tips jitu dalam optimasi Adsense, yang semua itu pada akhirnya akan membuat kita mencapai sukses. Semoga bermanfaat.

Salam.

Otorisasi Situs yang Menampilkan Adsense Anda

0 komentar
Mengawali artikel saya kali ini, yuk kita berandai-andai sejenak. Anggap saja ada orang yang sirik sama kita, dia tidak mau melihat kita sukses ngeblog dengan menjadi publisher Adsense.

Terus dia 'curi' tuh ID pub Adsense kita, terus dia pasang di blog / situs yang jelas-jelas melanggar kebijakan Adsense, seperti situs perjudian, situs dengan konten dewasa, blog 100% copas, dan lain sebagainya. Nah, kira-kira menurut Anda, bagaimana 'perasaan' Google?

Tentu saja, Google pasti tidak senang dengan hal ini, mending kalau sekadar tidak senang, bagaimana kalau langsung main banned? Waduh, tamat deh riwayat kita. (Maaf, ini skenario yang buruk sebenarnya, tapi namanya juga lagi berandai-andai kan? Hehehe...) Namun jelas, kemungkinan itu bisa saja terjadi.

Lalu, bagaimana cara kita mengantisipasi hal ini? Bersyukurlah karena Adsense sendiri telah memperhitungkan kemungkinan hal seperti ini dengan menyediakan fitur otorisasi situs untuk menampilkan iklan Adsense. Yaitu sebuah fitur yang mengatur situs mana saja yang boleh menayangkan iklan Adsense Anda. Dengan cara ini, walaupun ada yang sirik (atau iseng?) seperti skenario di atas, tidak lagi berpengaruh.

Cara mengaturnya sangat mudah, Anda tinggal login ke akun Adsense Anda, kemudian pada bagian Account Setting lihat kelompok Access and authorization, tepat di bawahnya ada tulisan Sites authorized to show ads. Nah, di situ kita bisa menentukan situs mana saja yang kita ijinkan untuk memasang iklan Adsense akun kita.

Otorisasi situs yang menampilkan iklan Adsense

Jika sudah, sekarang kita bisa tidur dengan tenang, tanpa takut akun kita 'dibajak' oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, hehehe.... Oya, sebenarnya dengan mengotorisasi situs ini, tidak berarti iklan dari akun Adsense kita tidak bisa tampil di situs lain, iklannya tetap tampil tapi kita tidak akan mendapatkan earning dari situs-situs selain yang telah kita beri otorisasi. Tips tambahan, jika Anda melihat ada aktifitas yang mencurigakan di situs / blog Anda, terutama mengenai klik tidak valid (bom klik) pada iklan Adsense, segera laporkan hal ini kepada Google melalui Formulir Kontak Klik Tidak Valid. Semoga bermanfaat.

Salam.

8 Hal yang Membuat Blog Anda Tidak Menghasilkan Uang

0 komentar
Hampir semua blogger yang baru memulai mencari uang dari blog mereka, begitu bersemangat. Mereka mulai menulis artikel, mempromosikan blog, memasang iklan, melakukan optimasi SEO dan sederet langkah lain yang diperlukan, dengan satu tujuan: uang!

Namun, ternyata setelah beberapa bulan berjalan, mereka melihat kenyataan bahwa blog mereka tidak menghasilkan apa-apa, jikalau pun menghasilkan uang, nilainya sangat jauh dari harapan. Sehingga mereka akhirnya mengajukan pertanyaan: kenapa blog saya tidak menghasilkan uang? Sebuah pertanyaan yang paling sering diajukan para blogger pemula.

Melengkapi tulisan saya sebelumnya, kenapa tidak semua blogger menghasilkan banyak uang, melalui tulisan ini saya mencoba menjawab pertanyaan 'besar' di atas. Yaitu, kenapa blog saya tidak menghasilkan uang? Sejauh ini saya mencatat ada 8 hal yang paling banyak membuat sebuah blog tidak menghasilkan 'apa-apa'. Inilah kedelapan hal tersebut:
  • Trafik yang rendah. Ini adalah hal yang paling utama. Trafik! Anda tidak mungkin bisa menghasilkan uang jika tidak ada atau sangat sedikit orang yang mengunjungi blog Anda. Jalan keluarnya? Beri perhatian lebih untuk mendatangkan lebih banyak pembaca untuk blog Anda.
  • Penempatan iklan yang kurang tepat. Penempatan iklan yang kurang tepat menjadi salah satu faktor yang banyak menyebabkan seorang blogger gagal memaksimalkan pendapatan. Yang paling sering terjadi adalah memenuhi seluruh blog dengan banyak iklan. Bukankah sangat menjengkelkan melihat begitu banyak iklan memenuhi seluruh ruang blog? Namun, adakalanya juga terjadi sebaliknya, yaitu seorang blogger 'takut' untuk memperlihatkan iklannya kepada pengunjung dengan menaruhnya di tempat yang 'tersembunyi' sehingga otomatis pendapatan pun akan berkurang. Tempatkan iklan di tempat semestinya iklan berada, tanpa harus menggangu kenyamanan pengunjung. Penempatan iklan yang tepat, ditambah dengan desain iklan yang baik, akan mampu menaikkan pendapatan blog secara signifikan.
  • Konten tidak berkualitas. Anda harus membuat konten berkualitas dan unik untuk mendapatkan trafik dan popularitas dan memenangkan persaingan di 'dunia blogging'. Siapa yang akan membaca blog Anda jika isinya adalah hasil copas dari blog lain?
  • Tidak mempromosikan halaman yang memiliki trafik dan penghasilan tertinggi dengan baik. Banyak blogger tidak begitu memperhatikan hal yang satu ini, dan gagal mengidentifikasi halaman mana dari blognya yang memberikan trafik atau penghasilan tertinggi. Beri perhatian khusus pada halaman 'pilar' Anda. Promosikan lebih halaman tersebut, melalui sosial media misalnya. Lakukan langkah SEO khusus untuk mendongkrak SERP halaman-halaman tersebut. Pada akhirnya, pendapatan Anda akan meningkat.
  • Menyerah sebelum waktunya. Sesungguhnya tidak ada waktu untuk menyerah, karena sekali kita menyerah, maka selesailah sudah semuanya. Tapi kenyataannya, banyak blogger merasa 'frustasi' begitu melihat blognya tidak menghasilkan seperti yang diharapkan. Ingatlah satu hal, Anda tidak akan bisa menghasilkan banyak uang dalam waktu singkat dari blog. Saya selalu melihat mereka yang sukses, adalah mereka yang mampu bertahan, paling tidak di satu tahun pertama. Mencari uang dari blog, bukan jalan cepat, beri waktu pada diri sendiri untuk memetik hasil di tahun depan.
  • Tidak konsisten. Mengupdate artikel sebulan sekali? Sama sekali tidak berguna. Blog yang berhasil adalah blog yang secara konsisten menyajikan artikel baru teratur dalam rentang waktu yang relatif pendek, basis harian adalah yang terbaik. Jika Anda memiliki kesibukan lain, manfaatkan fitur schedule untuk 3 hari ke depan dengan menyiapkan 3 artikel terbaru Anda.
  • Menjadi orang kebanyakan. Hal ini memang agak sulit, terutama bagi mereka yang baru memulai ngeblog. Bingung memilih topik, desain, gaya penulisan dan sebagainya, sehingga akhirnya terjebak mengikuti tren orang kebanyakan. Satu hal yang selalu berlaku: orang-orang menyukai 'keunikan'. Anda harus menyiapkan strategi dan menyajikan konten yang unik. Beranilah untuk berbeda! Beranilah untuk keluar dari 'kebiasaan', yakin Anda akan mendapatkan perhatian lebih dari pengunjung blog Anda.
  • Yang ada dalam isi kepala Anda hanyalah uang. Ngeblog adalah masalah 'gairah'. Lakukanlah itu karena memang Anda menyukainya, bukan karena uang menari-nari di pelupuk mata Anda. Percayalah semakin kita tidak memikirkan uang, semakin mereka mendatangi kita dengan deras. Jaga selalu agar pembaca Anda 'senang'. Buatlah komunitas setia yang mencintai Anda. Hal itu akan bermanfaat untuk jangka panjang. Dan ngeblog memang adalah investasi jangka panjang.
Itulah 8 hal yang dapat saya pikirkan, yang akan membuat blog Anda tidak menghasilkan apa-apa. Jadi jika Anda berniat bisa menghasilkan uang dari blog, maka hal tersebut di atas harus dihindari. Mungkin setelah membaca tulisan ini, semakin banyak pertanyaan dalam kepala Anda, atau bisa jadi Anda memiliki hal lain untuk melengkapi daftar di atas, mari kita berdiskusi dan berbagi, buatlah kolom komentar menjadi berfungsi. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Contoh Halaman Kebijakan Privasi Untuk Publisher Adsense

0 komentar
Salah satu hal yang sangat diperhatikan oleh Google Adsense dalam menerima mereka yang melamar menjadi publisher-nya adalah adanya halaman kebijakan privasi (privacy policy) di situs atau blog mereka. Google memang menaruh perhatian khusus terhadap masalah privasi ini, sehingga bagi Anda yang ingin menjadi publisher Adsense wajib menampilkan halaman kebijakan privasi di blog Anda.

Saya sendiri, sering dimintai pendapat atau dimintai bantuan untuk mereview blog teman-teman yang akan mendaftar Adsense atau yang sudah mendaftar namun ditolak. Dan jika saya tidak menemukan adanya halaman kebijakan privasi ini, maka hal pertama yang saya sarankan kepada mereka adalah segera membuat halaman kebijakan privasi ini.

Namun, banyak juga di antara mereka yang masih bingung bagaimana membuat redaksi untuk halaman privasi mereka. Untuk itu kali ini saya berbagi contoh halaman privacy policy yang sesuai untuk Anda yang ingin menjadi publisher Adsense. Saya juga mempersilakan jika Anda ingin menggunakannya untuk blog Anda. Inilah contohnya:

Kebijakan Privasi untuk ______.com

Privasi Anda sebagai pengunjung ______.com adalah hal yang sangat penting bagi kami.

Di ______.com kami menganggap bahwa privasi dari informasi pribadi Anda adalah hal yang penting. Dan inilah keterangan mengenai informasi apa saja yang kami terima dan kami kumpulkan pada saat Anda mengunjungi ______.com dan bagaimana kami menyimpan serta menjaga informasi tersebut. Kami tegaskan bahwa kami tidak akan pernah memberikan informasi tersebut kepada pihak ketiga.

Tentang file log
Seperti kebanyakan situs lain, kami mengumpulkan dan menggunakan data yang terdapat pada file log. Informasi yang terdapat pada file log termasuk alamat IP (Internet Protocol) Anda, ISP (Internet Service Provider), browser yang Anda gunakan, waktu pada saat Anda berkunjung dan halaman mana saja yang Anda buka selama berkunjung di ______.com.

Tentang cookies
Situs kami menggunakan cookies untuk menaruh informasi, seperti informasi preferensi pribadi Anda pada saat mengunjungi situs kami. Ini juga mungkin termasuk untuk menampilkan jendela pop up untuk kunjungan pertama Anda, atau juga untuk menyimpan informasi login Anda di situs kami.

______.com juga menggunakan iklan dari pihak ketiga untuk mendukung situs kami. Beberapa penayang iklan ini mungkin menggunakan cookies ketika menampilkan iklan di situs kami, yang juga mengirimkan kepada pemasang iklan (seperti Google melalui program Adsense) informasi seperti alamat IP (Internet Protocol) Anda, ISP (Internet Servide Provider), browser internet yang Anda gunakan dan sebagainya. Hal ini biasanya digunakan untuk tujuan penargetan iklan berdasarkan lokasi (seperti menampilkan iklan properti di Jakarta, misalnya) atau menampilkan iklan yang sesuai berdasarkan situs-situs yang telah Anda kunjungi (seperti menampilkan iklan gadget bagi Anda yang kerap mengunjungi situs-situs gadget, misalnya).

Anda dapat memilih untuk men-disable cookies melalui setelan pada browser Anda, atau melalui setting pada program semacam Norton Internet Security atau yang lainnya. Namun demikian, hal ini dapat mempengaruhi pengalaman Anda dalam berinteraksi dengan situs kami sebagaimana juga dengan situs lainnya. Termasuk Anda tidak bisa masuk ke layanan kami, seperti login ke forum atau ke akun yang Anda miliki.

Itulah contoh halaman privacy policy yang boleh Anda gunakan sebagai acuan. Anda tinggal mengubah beberapa hal untuk disesuaikan dengan situs atau blog Anda. Semoga bermanfaat, sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Bidvertiser - Alternatif Monetisasi Blog

0 komentar
Satu alternatif lagi bagi Anda untuk memonetisasi situs atau blog yang Anda miliki. Sistem yang digunakan oleh Bidvertiser adalah per per click (PPC), yaitu kita akan mendapatkan bayaran, jika ada orang yang mengklik iklan yang ditampilkan, namun Bidvertiser juga menjanjikan penghasilan lebih jika sebuah klik menghasilkan konversi. 

Untuk mendapatkan uang dari Bidvertiser cukup mudah, Anda tinggal mendaftar sebagai publisher, mengisi form yang disediakan termasuk alamat situ atau blog Anda, dan semuanya gratis. 

Dan untuk menambah potensi penghasilan kita, Bidvertiser juga memiliki program referral. Program ini berlaku untuk dua sisi, baik referral untuk advertiser maupun untuk publisher. Untuk advertiser, kita akan mendapatkan tambahan penghasilan sebesar $5, jika advertiser sudah belanja iklan sebesar $10, dan jika advertiser tersebut telah mengeluarkan biaya iklan sebesar $50, kita mendapatkan tambahan lagi sebesar $20.

Sedangkan untuk referral kita sebagai publisher, kita akan dibayar $10 ketika referral kita mendapatkan $10-nya yang pertama, dan jika telah menghasilkan $50, kita mendapatkan tambahan sebesar $40. Hmmm... cukup besar bukan?

mencari uang dari Bidvertiser | Rahasia cari uang dari internet
www.bidvertiser.com
Dan inilah beberapa hal tentang Bidvertiser yang mungkin bisa menjadi pertimbangan Anda untuk mengikuti program publishernya.
  • Pembayaran bisa dilakukan jika telah mencapai saldo $10 melalui Paypal. Selain Paypal, bidvertiser juga menyediakan cara pembayaran yang lain, yaitu cek dan Western Union dengan batas minimum $100, dan wire transfer (transfer langsung ke rekening bank kita) dengan saldo minimum $500. Jadi dalam urusan cara pembayaran Bidvertiser lebih fleksibel dibanding program PPC lainnya, semisal Adsense yang hanya mendukung pembayaran melalui cek dan Western Union saja (untuk publisher Indonesia saat ini).
  • Bidvertiser akan menampilkan iklan yang bernilai paling tinggi, karena menggunakan sistem lelang harga bagi advertisernya.
  • Untuk menjadi publishernya, Bidvertiser menetapkan syarat yang cukup ketat berkaitan dengan konten situs / blog. Di antaranya: tidak boleh untuk konten dewasa, obat-obat terlarang, konten kekerasan terhadap anak, dan konten yang menganjurkan atau kebencian terhadap kelompok tertentu. Juga tidak memperkenankan konten berisi aktifitas ilegal, seperti hacking, spamming, dan pembajakan software.
  • Ada beberapa ukuran unit iklan yang disediakan, yaitu: Banner (468x60) dan (728x90), Skycrapers (160x600), (120X600), dan (300x600), Rectangle (300x250) dan (336x280), dan unit iklan untuk mobile (300x50).
  • Dan syarat ketentuan lainnya, yang sedikit banyak memiliki kesamaan dengan Google Adsense. Untuk lebih jelasnya silakan Anda buka websitenya langsung.
Sebagai alternatif sumber penghasilan tambahan untuk blog kita, Bidvertiser layak untuk dicoba, dari berbagai sumber saya lihat tidak ada masalah dengan penyedia program perikalanan yang satu ini. Bagi Anda yang ingin segera bergabung, Anda bisa mendaftarkan diri disini. Sukses selalu buat kita semua.

Salam.

Selasa, 30 Juli 2013

Benarkah Penghasilan dari Blog Adalah Passive Income?

0 komentar
Pada waktu awal-awal dulu saya mencoba mendapatkan uang dari blog, saya sering membaca dan mendengar bahwa penghasilan dari blog adalah termasuk passive income atau penghasilan pasif.

Saya pikir, wah kalau begitu saya juga harus membuat blog untuk mencari uang. Siapa sih yang tidak ingin memiliki sumber penghasilan pasif? Yang bisa dinikmati seumur-umur tanpa harus kerja keras? Itulah yang ada dalam isi kepala saya waktu itu.

Namun, setelah sekarang saya jalani, ternyata saya 'kecewa' dan mulai berubah pikiran. Dan saya lalu mempertanyakan: apa benar penghasilan dari ngeblog termasuk passive income? 

Sebelum kita bahas lebih lanjut, ada baiknya kita definisikan dulu, apa sebenarnya dimaksud dengan istilah passive income? Saya temukan salah satu definisinya di wikipedia, disitu passive income diartikan sebagai "an income received on a regular basis, with little effort required to maintain it". Atau sebuah sumber penghasilan yang diterima secara teratur, dengan sedikit usaha untuk mempertahankannya atau mengelolanya. Lebih lanjut wiki pun memberikan contoh pemasukan yang tergolong ke dalam passive income ini, yaitu:

- penghasilan dari bisnis yang tidak membutuhkan keterlibatan langsung dari pemiliknya
- sewa properti
- royalti dari penerbitan buku atau lisensi dari hak paten atau hak kekayaan intelektual lainnya
- penghasilan dari periklanan internet di sebuah situs
- dividen dari kepemilikan saham, dan
- pensiunan

Seperti kita lihat pada poin keempat dari contoh di atas, terdapat penghasilan dari program periklanan internet di situs / blog. Jadi menurut wiki, mendapatkan uang dari blog dengan program periklanan adalah termasuk penghasilan pasif.

Tapi dari definisi yang diberikan, saya memberi perhatian lebih terhadap kalimat 'dengan sedikit usaha untuk mempertahankannya atau mengelolanya', sekarang pertanyaannya adalah: benarkah hanya diperlukan usaha yang sedikit untuk terus mendapatkan uang dari blog?

Dari banyak pengalaman mereka yang telah sukses di dunia blogging, (dan dari apa yang saya rasakan sendiri), ternyata untuk dapat menghasilkan uang dengan baik dari sebuah blog, diperlukan kerja keras yang luar biasa. Bukan dengan sedikit usaha, apalagi tidak berbuat apa-apa. Banyak hal yang harus dilakukan, seperti:
  • membuat posting setiap hari
  • bekerja keras untuk mempromosikan blog dan mendatangkan pengunjung
  • bekerja keras untuk menjaga sumber pendapatan, seperti menyiapkan produk, mencari sumber pendapatan baru, melayani klien yang memasang iklan, atau jika menjalankan program contextual ads seperti Adsense, maka harus terus memonitor dan melakukan optimasi, dan sebagainya
  • dan kerja keras di faktor lainnya, seperti SEO, memenej akun sosial media, membalas email, menjawab pertanyaan, memoderasi komentar, belum lagi masalah desain blog, 'mengawasi' pesaing, dan lain sebagainya.
Ada banyak hal yang mesti dikerjakan secara fokus, tidak setengah-setengah serta butuh kerja keras. Itulah yang membuat saya kembali bertanya, apakah mendapatkan dari blog masih bisa disebut sebagai passive income? Bagaimana pendapat Anda?

Salam.

Followers

 

Blogspot.com. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com