Senin, 29 Juli 2013

Hitungan Sederhana di Balik CPM dan CPC

0 komentar
Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang menanyakan berbagai hal kepada saya, baik melalui Facebook, email maupun dari komentar-komentarnya di blog ini, karena banyak dari pertanyaan-pertanyaan mereka saya mendapatkan ide untuk menulis artikel.

Salah satu dari hal yang sering juga ditanyakan kepada saya adalah tentang pengertian istilah-istilah yang digunakan program periklanan semisal Google Adsense. Di antaranya adalah pengertian CPM dan CPC. Dan kali ini saya coba menjelaskan, bukan hanya pengertian dari istilah itu, tapi juga mencoba membicarakan tentang rumus dan hitungan di balik istilah tersebut. Sebagai blogger yang akrab dengan dunia periklanan tentu saja kita dituntut lebih memahami hal-hal yang berkaitan dengan internet advertising.

Mari kita bahas satu-satu:

Rumus CPM
CPM adalah kependekan dari Cost per Mille. Mille sendiri berasal dari Bahasa Latin yang berarti seribu, jadi CPM jika diterjemahkan menjadi bayar per seribu. Dalam hal periklanan ini berarti pengiklan akan membayar per 1000 impresi (atau biasa juga disebut page view atau tampilan halaman) dari setiap unit iklan yang ditampilkan di situs/blog kita. Ini adalah salah satu metode yang paling banyak digunakan dalam dunia periklanan internet. Besaran nilai dari CPM berkisar dari mulai $0,1 - $25 atau lebih, tergantung dari ukuran, penempatan dan nilai situs/blognya sendiri.

Mari ambil sebuah contoh. Misalkan Anda mengikuti program jaringan periklanan yang menawarkan iklan dengan nilai $5 CPM untuk sebuah banner berukuran 300x250 untuk ditampilkan di bagian atas situs/blog Anda. Kemudian Anda memasangnya di blog Anda dan mendapatkan 100.000 page view dalam sebulan, maka Anda akan mendapatkan bayaran sebesar $5 x 120.000 / 1.000. Rumusnya:

Pendapatan = CPM x (total impresi / 1.000)

Yang perlu diingat adalah, kita harus membagi total tayangan halaman dengan 1.000, karena harga CPM adalah berdasar per 1.000 tayangan halaman. Jadi dalam contoh di atas, mudahnya adalah $5 x 100 = $500.

Sekarang mari kita balik rumus tersebut. Andaikan Anda menawarkan space 125x125 untuk sidebar blog Anda, dan Anda menetapkan harga tetap sebesar $100 per bulan. Blog Anda sendiri memiliki page view sebanyak 100.000 kali per bulan. Dan pada suatu hari, ada seorang advertiser (yang tertarik memasang iklan di blog Anda), menanyakan berapa CPM untuk space yang Anda tawarkan. Bagaimana Anda memberikan jawaban?

CPM = harga yang ditetapkan / (total impresi / 1.000)

Sederhana. Anda tinggal membagi harga yang Anda tetapkan ($100) dengan total impresi dalam ribuan (100), sehingga $100 / 100, jadi harga efektif untuk space iklan 125x125 di sidebar blog Anda senilai $1.

Rumus CPC
CPC adalah kependekan dari Cost per Click, jika diterjemahkan menjadi Bayar per Klik (BPK). Ini juga salah satu model periklanan yang sangat populer dan paling banyak digunakan. Program periklanan semisal Google Adwords/Adsense juga menggunakan model ini. Dalam model periklanan CPC, pemasang iklan akan membayar sejumlah nilai uang untuk setiap klik yang diterima dari publisher. Nilainya bervariasi, antara $0,1 - $50 atau lebih, tergantung dari niche, kompetisi keyword, dan darimana klik tersebut berasal. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai sistem yang digunakan oleh Adsense, misalnya, silakan baca artikel saya sebelumnya, mengenal penetapan harga cerdik oleh Adsense.

Kita kembali ke CPC, rumusnya sangat-sangat sederhana:

Pendapatan = CPC x jumlah klik

Jika rata nilai CPC untuk blog Anda sebesar $0,1 dan Anda mendapatkan sebanyak 1000 klik per bulan, maka penghasilan Anda sebesar $0,1 x 1000 = $100.

Sekarang, mari kita balik seperti contoh untuk CPM. Andaikan Anda menawarkan space 728x90 (leaderboard) di header blog Anda senilai $500 dan biasanya rata-rata space tersebut mendapatkan sebanyak 2.500 klik per bulan. Suatu hari ada seorang advertiser menawar space tersebut dan menanyakan berapa harga rata-rata CPC blog Anda? Kembali ke rumus:

CPC = harga tetap per bulan / jumlah banyaknya klik

Sekali lagi, yang harus diingat adalah 'cost per click' atau bayar per klik, jadi Anda tinggal membagi harga yang ditetapkan dengan jumlah rata-rata klik per bulan. Sehingga hitungannya $500 / 2.500 = $0,2 jadi nilai rata CPC-nya sebesar $0,2.

Selain 2 model di atas, masih ada lagi model lainnya, seperti CPA (Cost per Action), CPL (Cost per Lead) dan CPS (Cost per Sale) yang kesemuanya itu sangat mirip dengan perhitungan CPC. Insya Allah suatu hari saya juga akan mengulas tentang model periklanan tersebut.

Semoga setelah membaca artikel ini, kita menjadi lebih paham dengan istilah dan perhitungan di balik model periklanan yang sehari-hari kita geluti. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Minggu, 28 Juli 2013

Tentang Memblok Iklan Adsense yang Tidak Diinginkan

0 komentar
Dalam tips sukses Adsense maupun dalam tips tambahan mendapatkan iklan yang relevan, saya menyebutkan langkah terakhir jika masih saja muncul iklan yang tidak relevan di blog kita adalah dengan memblok iklan-iklan tertentu yang tidak kita inginkan untuk tampil.

Namun di kedua tulisan itu saya tidak menyebutkan bagaimana caranya, karena saya anggap pembaca semua mengerti bagaimana melakukannya. Tapi, karena ada beberapa yang menanyakannya, maka saya tulis di postingan kali ini.

Cara memblok iklan salah satunya adalah dengan memasukkan url iklan yang bersangkutan. Rata-rata yang ditanyakan adalah bagaimana mengetahui url unit iklan yang berbentuk gambar atau multimedia. Satu hal yang pasti adalah, jangan sekali-kali mengklik iklan itu untuk mengetahui url-nya, karena itu adalah melanggar kebijakan Adsense. Lalu bagaimana cara mengetahuinya? Ada dua cara yang bisa dilakukan.
  • Jika anda menggunakan Chrome, yang paling mudah adalah dengan menggunakan Publisher Toolbar. Dengan mengaktifkan toolbar ini dan login ke akun Adsense Anda, Anda bisa melihat setiap url iklan yang tampil di blog Anda. Selain itu, ada manfaat lain dari Publisher Toolbar ini, yaitu Anda dapat mengetahui pendapatan Adsense dan laporan kinerja saluran secara realtime. Jadi, Anda tidak perlu bolak-balik masuk ke akun Adsense hanya untuk mengetahui perkembangan earning Anda. Jadi, jika Anda belum memasangnya, saran saya segera pasang toolbar ini.
  • Cara yang kedua adalah memanfaatkan fasilitas Pusat Peninjauan Iklan di Akun Adsense pada tab Izin Iklan. Di pusat Peninjauan Iklan ini akan tampil iklan apa saja yang tampil di blog Anda dalam. Ada beberapa orang yang menanyakan kenapa mereka tidak melihat iklan ditampilkan di sini. Ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebabnya. Pertama, Pusat Peninjauan Iklan hanya menampilkan iklan yang tampil di blog Anda 30 hari terakhir, jadi tidak iklan yang tampil dalam rentang waktu tersebut, maka tidak akan ada laporan di sini. Kedua, jika Anda baru saja mengirimkan permintaan opt-in untuk Pusat Peninjauan Iklan ini, tunggu 24 - 48 jam sebelum iklan muncul. Tambahan, trafik yang sangat rendah pun bisa menjadi sebab Pusat Peninjauan Iklan tidak menampilkan apa-apa.
Selain dengan memasukkan url iklan, masih ada beberapa opsi lain untuk memblok iklan, yaitu dengan menentukan Kategori Sensitif, berdasarkan Jaringan Iklan, dan Penayangan Iklan. Silakan Anda pelajari langsung dari Akun Adsense Anda.

Itulah cara memblok iklan, semoga iklan yang tampil di blog kita menjadi lebih relevan, dan ujung-ujungnya mampu memaksimalkan pendapatan. Sukses selalu buat kita semua.

Salam.

Cara Terbaik Menghasilkan Uang Internet: Lakukan Saja Hal yang Anda Sukai

0 komentar
Entah sudah berapa kali saya mendapatkan pertanyaan, 'apa cara terbaik untuk mendapatkan uang dari internet?' Mereka rata-rata 'hilang semangat' ketika saya katakan: 'Anda harus fokus membuat blog yang bagus, fokus ke pemasaran afiliasi, kerja keras di search engine optimation, desain template, promosi blog, menjual e-book, dan seterusnya, dan seterusnya....'

Satu kalimat singkat yang selalu saya katakan untuk menjawab pertanyaan mereka adalah: 'tidak ada cara terbaik untuk menghasilkan uang lewat internet!' Dalam model bisnis apapun, jika ingin sukses, maka harus kerja keras, kerja cerdas, berusaha terus-menerus dan pantang menyerah.

Mari kita melihat kenyataan dan berpikir realistis. Ada jutaan blogger di dunia ini, ada jutaan penjual e-book, ada jutaan reseller, ada jutaan ahli SEO, dan seterusnya.... Lalu dimana posisi kita? Jangan pernah bermimpi, hanya dengan membuat blog, lalu memasang iklan di dalamnya, uang akan mengalir deras ke kantong kita dengan sendirinya. Tidak! Diperlukan usaha lebih untuk sukses di dalam bisnis apapun, termasuk mendapatkan uang dari internet. Juga sebuah kenyataan bahwa ngeblog adalah salah satu cara menghasilkan uang dari internet yang paling lambat. Itu adalah model bisnis jangka panjang, bukan sebuah jalan mudah atau jalan pintas menjadi kaya dalam waktu singkat.

Dalam setiap kesempatan saya juga tidak pernah mengatakan bahwa mencari uang dari internet adalah hal yang mudah. Itu adalah pekerjaan berat. Sama beratnya dengan membangun bisnis apapun.

Inti dari yang ingin saya sampaikan kali ini adalah: jangan fokus untuk mencari cara terbaik untuk menghasilkan uang lewat internet, karena sungguh tidak ada yang namanya cara yang terbaik, yang akan memberikan penghasilan besar dengan cepat.

Saran terbaiknya adalah: lakukan saja hal yang Anda senangi, yang Anda sukai, sesuatu yang membuat Anda terus bergairah di dalamnya. Lalu fokus, kerja keras untuk hal tersebut. Sampai Anda mencapai yang terbaik yang mampu Anda capai. Dan uang akan mengalir dengan sendirinya.

Jika Anda masih bingung untuk memulai dari mana, pelajari cara mendapatkan uang dari blog.

Salam.

Sabtu, 27 Juli 2013

Tips Tambahan Agar Iklan Adsense Lebih Relevan

0 komentar
Untuk kesekian kalinya, saya ditanya tentang tips bagaimana membuat iklan Adsense yang muncul di blog relevan terhadap topik blog. Memang hal yang satu sangat berpengaruh besar terhadap penghasilan dari program periklanan kontekstual semisal Adsense.

Sebenarnya saya telah mengulas tentang ini dalam seri Tips Sukses Adsense untuk Blogger bagian ke-6, namun baik mungkin bisa saya tambahkan beberapa yang belum saya sebutkan dalam artikel tersebut. Dan berikut adalah tips tambahan yang bisa saya berikan.
  • Keyword di dalam konten. Selalu cantumkan keyword yang menjadi target di dalam setiap postingan. Taruh beberapa di alenia pertama, dan beberapa juga menyebar ke sisa tulisan berikutnya. Namun harus diingat, jangan juga kita memaksakan memasukkan keyword tanpa memperhatikan kaidah bahasa yang baik dan benar, sehingga membuat artikel tidak 'enak' untuk dibaca.
  • Keyword di judul artikel. Saya melihat bahwa keyword di dalam judul postingan cukup berpengaruh besar terhadap relevansi iklan. Tentu saja, judul harus menyesuaikan dengan isi dari artikel bersangkutan. Selain itu, dengan menaruh keyword pada judul juga akan berpengaruh terhadap SEO (menurut pakar SEO, saya sendiri buta terhadap SEO).
  • Metatags. Memang saya tidak menemukan pihak Adsense menyebut-nyebut tentang metatags untuk memperoleh iklan yang relevan, tapi dari banyak pengalaman para publisher Adsense, meyakini bahwa metatags masih berpengaruh terhadap relevansi iklan. Jadi, meskipun saat ini secara SEO, metatags sudah kurang dianggap, tidak ada salahnya menggunakannya untuk tujuan lain, yaitu membantu mendapatkan iklan yang relevan bagi Adsense. Pasang semua keyword yang berkaitan di metatags untuk membantu bot Adsense menentukan isi blog secara keseluruhan.
  • Minta bantuan orang lain. Mintalah teman yang jauh, atau yang tinggal di luar negeri, untuk melihat iklan yang muncul di blog kita. Faktanya, Adsense memiliki fitur geo targeting, yang akan menampilkan iklan berdasarkan lokasi dari mana blog kita diakses. Ini tentunya akan memberikan relevansi iklan yang berbeda. Dengan cara ini, jika teman Anda melihat masih ada iklan yang tidak relevan, Anda bisa mengambil langkah, seperti memblok iklan tersebut, misalnya.
  • Iklan yang relevan membutuhkan waktu. Yang saya maksud adalah, jika Anda melihat iklan yang tidak relevan, jangan terburu-buru berpikir ada yang salah. Ada kemungkinan ini disebabkan artikel atau blog bersangkutan belum cukup 'usia'. Hal ini mungkin dikarenakan bot Adsense belum 'memahami' benar topik blog kita. Beri waktu beberapa minggu kepada Adsense untuk memperbaiki semuanya.
Itulah beberapa tips tambahan yang bisa saya sampaikan, untuk selebihnya silakan baca tentang iklan yang relevan ini dalam artikel saya sebelumnya. Baca juga tips optimasi unit iklan adsense, karena sukses di Adsense tidak semata tergantung terhadap relevansi iklan, namun juga berkaitan dengan faktor-faktor lainnya. Semoga bermanfaat.

Salam.

Apakah Blog Anda Memenuhi Syarat Adsense?

0 komentar
Di dalam Tips Sukses Adsense untuk Blogger Bagian 2, saya telah menulis sedikit tentang hal ini. Namun, setiap hari saya masih terus saja melihat banyak blogger yang ditolak menjadi publisher Adsense atau mereka yang telah disetujui namun pada akhirnya akunnya dibanned karena telah memasang iklan pada blog yang tidak memenuhi kebijakan Adsense.

Maka dari itu, melengkapi tulisan saya sebelumnya, di sini saya coba merincinya lebih jauh. Karena hal ini sangat penting diperhatikan oleh mereka yang serius menjalankan program Adsense, agar jangan sampai mendapatkan peringatan dari Google, apalagi sampai dibanned. Karena seperti kita tahu, Adsense adalah salah satu cara mendapatkan uang dari internet yang paling mudah dijalani.

Inilah beberapa hal yang tidak diijinkan oleh Adsense jika blog Anda berisi tentang hal-hal berikut:
  • Menjual barang palsu / tiruan. Jika blog anda memberi informasi secara rinci mengenai barang tiruan, dimana membelinya, berapa harganya, atau sengaja berusaha menjual barang palsu dan tiruan, ini bertentangan dengan kebijakan Adsense. Juga tidak boleh mengajarkan orang untuk membuat barang-barang tiruan untuk tujuan bisnis, seperti memalsukan merk dan lain sebagainya. Adapun kalau menulis tentang barang-barang palsu yang beredar di pasaran misalnya, saya kita tidak akan menjadi masalah, masalah utamanya adalah komersialisasi atau penjualan barang tiruan.
  • Perjudian. Ini sudah jelas. Termasuk juga konten tentang perjudian online, texas holdem misalnya.  Mengajarkan trik judi, dan sebagainya. Namun jika tulisan adalah tentang tempat tujuan wisata yang kebetulan terdapat kasino, misalnya maka itu masih dibolehkan oleh Adsense.
  • Senjata dan amunisi. Menjual senjata dan aksesorisnya. Termasuk air gun, dan penjualan petasan dan kembang api.
  • Alkohol dan minuman keras. Yang tidak boleh adalah halaman penjualan dan distribusi. Jadi tidak masalah jika ingin mengulas tentang berbagai macam minuman anggur misalnya.
  • Rokok dan tembakau. Hampir sama dengan alkohol dan minuman keras di atas.
  • Hacking / Cracking. Yang satu ini tidak perlu penjelasan tambahan, karena sudah jelas melanggar undang-undang hak cipta.
  • Konten dewasa. Termasuk cerita dewasa, gambar, alat bantu seksual dan sebagainya.
  • Narkoba dan peralatannya. Cukup jelas.
  • SARA dan konten kekerasan. Menganjurkan untuk membenci kelompok berdasarkan agama, ras dan lain sebagainya. 
  • Paid to surf / clik / search dan sejenisnya. Program-program semacam ini tidak diijinkan oleh Adsense.
  • Kegiatan ilegal lainnya. Kekerasan terhadap anak, pedofilia, termasuk gambar, video hasil rekayasa yang menggambarkan kekerasan dan perilaku menyimpang terhadap anak.
  • Tidak sesuai pedoman webmaster. Baca selengkapnya tentang pedoman webmaster disini.
  • Penggunaan keyword secara berlebihan dan tidak relevan.
Itulah hal yang tidak diijinkan oleh Adsense untuk para publishernya. Sumber lengkap bisa anda baca disini. Untuk menjaga keutuhan akun Adsense, sudah seharusnya kita menghindari hal-hal tersebut di atas. Sukses buat kita semua.

Salam.

Pasang Iklan Sebanyak-banyaknya, Untung Atau Rugi?

0 komentar
Mengawali tulisan saya kali ini, saya ingin bercerita tentang seseorang, sebut saja namanya Gee Jhon (mau pakai nama lain, takutnya ada yang marah, hehehe....)

Dia baru saja mengenal dunia internet, awalnya internet hanya digunakan sebatas kirim email, narsis di jejaring sosial, dan baca-baca berita yang lagi hangat. Tidak lama, akhirnya dia mendengar (tepatnya membaca) bahwa ternyata orang bisa mendapatkan uang dari internet. Lalu dia (Gee Jhon ini) mulai mencari-cari, mengobok-obok Google, mencari informasi tentang 'cara mudah' mendapatkan uang dari internet. Akhirnya sampailah dia pada sebuah blog yang mengajarkan cara bagaimana menghasilkan ribuan dolar per bulan dari sebuah blog!

Dengan penuh semangat, Gee Jhon mulai membuat sebuah blog. Dengan penuh semangat pula, dia menulis artikel setiap hari. Blognya mulai mendapatkan pengunjung. Lalu dia penuhi blognya dengan segala macam jenis iklan; banner, link-ads, adsense, kontera, chitika, program afiliasi dan sebagainya. Sampai tidak ada space kosong secuilpun, kecuali penuh berisi iklan, dengan harapan dapat dengan cepat mendapatkan ribuan dolar seperti yang dia baca di blog yang 'menginspirasinya' tadi.

Beberapa bulan berjalan, Gee Jhon ternyata mendapati hanya mampu menghasilkan tidak lebih $50 per bulan, setelah bekerja begitu keras selama beberapa bulan yang lalu.

Terdengar tidak asing tentang cerita di atas? Lalu apa yang salah? Ok, sekarang mari kita lupakan dulu si Gee Jhon yang sedang kebingungan. 

Saya sendiri, setiap kali melihat sebuah blog baru dengan tampilan "ngejreng" dan dipenuhi dengan iklan yang seabrek, yang ada dalam pikiran saya adalah bahwa pemilik blog itu sedang berusaha keras untuk mendapatkan uang dengan cepat, dibandingkan dengan sedang mengembangkan blognya itu sendiri.

Tentu saja, tidak ada yang salah kita membuat blog untuk mendapatkan uang. Tapi, apakah bijaksana memenuhi blog dengan seabrek iklan?

Satu kalimat yang saya yakini: membangun blog yang sukses menghasilkan uang adalah hal bagaimana menjadi besar, bukan bagaimana memenuhi space dengan banyak iklan. Setidaknya ada 2 hal yang menjadi masalah.

Pertama, ketika kita memasang iklan sebanyak-banyaknya di setiap ruang kosong di blog kita, maka kita akan menghancurkan reputasi kita sendiri. Pembaca akan berpikir bahwa kita adalah orang yang 'rakus', yang hanya memikirkan bagaimana mendapatkan uang dengan cepat, dan kemungkinan besar tidak akan pernah kembali lagi.

Kedua, jika kita berusaha bagaimana mendapatkan uang sebanyak-sebanyaknya dengan cepat dari sebuah blog, yang memiliki visitor unik kurang dari 1000/hari, kita pasti hanya akan menuai kecewa, dan itu adalah awal yang buruk untuk mengembangkan blog selanjutnya, yang pada akhirnya dengan terpaksa kita menurunkan target, dan lebih parah: kehilangan semangat!

Kesimpulannya adalah: jika kita ingin sukses mendapatkan penghasilan dari internet, bangun dulu audience, bangun kredibilitas, bangun brand, bangun kepercayaan dari pengunjung. Jika telah mencapai tahap tersebut, apapun yang kita lakukan, bahkan memenuhi blog dengan banyak iklan pun tidak akan mendapatkan banyak masalah, (meskipun saya melihat banyak blog dan situs yang sukses tetap bijak dalam menempatkan iklan di situs/blog mereka). Paling tidak mereka sangat menghindari memasang unit iklan yang mengganggu, seperti pop-up dan iklan in-text.

Bagaimana pendapat Anda? Sukses selalu buat kita.

Salam.

Dapat Uang Dari Youtube? Kenapa Tidak?!

0 komentar
Selalu ada cara lain mendapatkan uang dari internet. Salah satunya adalah dari Youtube.

Siapa yang tak kenal Youtube, semua orang mengenalnya karena merupakan salah satu situs berbagi video terbesar dan paling terkenal sedunia. Bahkan saking terkenalnya, banyak orang menjadi "artis dadakan" dan terkenal dari Youtube. Tahu sendiri lah siapa-siapa orang itu, hehehe...

Tapi belum semua orang tahu (atau belum mencoba?) bahwa dari Youtube kita bisa menghasilkan uang. Yah, betul sekali, kita bisa menghasilkan uang dengan menjadi partner atau mitra bagi Youtube, dimana video kita akan dipasangi iklan oleh Youtube dan kita mendapatkan bagi hasil dari penayangan iklan tersebut. Mudah sekali bukan?

Saya sendiri menjadi mitra Youtube setelah mendapatkan dari Youtube sendiri yang menawarkan video-video saya untuk dimonetisasi, dan sejak itu saya rutin menikmati manisnya uang dari Youtube.

Seberapa besar hasilnya? Tidak ada keterangan resmi yang bisa jadi patokan, namun menurut pengamatan saya sendiri, berkisar antara $5 - 15$ per 1000 tayangan. Setelah resmi diterima sebagai mitra, maka di dashboard akan tertulis 'MITRA YOUTUBE' di bawah nama kita, lihat gambar di bawah.

mendapatkan uang dari youtube

Nah, bagi Anda yang ingin segera merasakan hasil dari Youtube tidak perlu menunggu ditawari dulu seperti saya, tapi Anda langsung bisa menawarkan diri untuk memonetisasi video-video yang sudah Anda upload ke Youtube. Namun sebelum itu, ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan mendapatkan uang dari Youtube.
  • Anda harus memiliki akun Adsense. Meskipun program mitra Youtube terpisah dengan program Adsense untuk situs/blog, namun penghasilannya disatukan bersama dengan akun Adsense, itulah mengapa Anda harus memiliki akun Adsense yang sudah disetujui untuk menerima pembayaran. Namun, bagaimana jika belum memiliki akun Adsense? Anda bisa mengajukan pembuatan akun Adsense langsung dari Youtube setelah mengupload beberapa video. Ikuti panduan resmi dari Google cara mendaftar Adsense melalui Youtube.
  • Upload video secara rutin. Tidak berbeda dengan sebuah blog, di Youtube pun kita perlu "update" video kita. Youtube sendiri menginginkan kerjasama jangka panjang dengan para mitranya, dan Youtube sangat menghargai mereka yang secara teratur mengupload video baru. Lagipula jika kita tidak rajin mengupload video baru, itu sama saja dengan membatasi penghasilan kita sendiri. Upload terus video secara rutin sampai Anda minimal memiliki 100 video berkualitas, setelah itu mungkin boleh Anda bisa sedikit 'istirahat' dengan menambahkan video baru 1 - 2 minggu sekali.
  • Kembangkan terus audience Anda. Tentu saja caranya adalah memperbanyak video yang diupload. Selain jumlah video yang banyak, kualitas video juga sangat menentukan. Upload video yang menghibur, lucu, bermanfaat. Bisa berupa tutorial aplikasi, rekaman lagu sendiri, atau bahkan rekaman kucing Anda di rumah yang bertingkah menggemaskan. Setelah itu, promosikan lewat media sosial dan lain sebagainya. Tarik orang untuk berlangganan video Anda. Semakin banyak yang melihat video Anda, semakin besar uang yang bisa diperoleh.
  • Bangun brand untuk video-video Anda. Ini sebenarnya bukan hal yang wajib, tapi jika kita serius ingin meraih pendapatan maksimal dari Youtube, maka hal ini adalah menjadi sangat penting. Keseriusan kita dalam mengelola video, akan sangat dihargai oleh Youtube. Langkah-langkah yang bisa dilakukan di antaranya:
    1. Buatlah situs / blog untuk memajang video-video Anda. Beri kesempatan kepada pelanggan Anda cara lebih untuk berinteraksi.
    2. Buatlah logo yang unik, menarik dan pasang di setiap video Anda. Bisa juga buat watermark di video Anda. Selain lebih pro, juga menghindari pembajakan, hehehe...
    3. Jika mungkin, buatlah intro yang bagus untuk setiap video yang diupload.
    4. Atur dan customize channel Youtube Anda agar tampak lebih profesional.
  • Pastikan video Anda tidak berisi materi yang berhak cipta. Jika tidak, maka Anda akan segera dikeluarkan sebagai mitra Youtube, karena Youtube (Google umumnya) sangat memperhatikan terhadap hal yang satu ini. Materi-materi ini termasuk image, audio, logo, video clips dan sebagainya. Termasuk juga musik latar belakang, jika Anda tidak memiliki ijin dari pembuatnya, maka tidak boleh digunakan.
Itulah beberapa hal yang mungkin bisa membuat Anda lebih memaksimalkan pendapatan dari Youtube. Saya sendiri, jujur pendapatan total dari Adsense saya hampir 30%-nya adalah berasal dari Youtube. Dan inilah salah satu video saya yang paling banyak ditonton di Youtube. Sukses buat kita semua. 

Manfaatkan 8 tool dan sumber informasi penting bagi para mitra Youtube untuk memaksimalkan pendapatan dari Youtube.

Masih bingung mulai darimana mendapatkan uang dari Youtube? Temukan panduan langkah per langkah untuk menjadi mitra Youtube dan menghasilkan uang di artikel: Cara Mendapatkan Uang dari Youtube: Sebuah Panduan Lengkap.

Salam.

Apakah Anda ingin meningkatkan pendapatan dari Adsense? Temukan rahasia dan strategi meningkatkan pendapatan Adsense secara tuntas dan runut di Panduan Lengkap Cara Mendapatkan Uang Melalui Adsense.

Followers

 

Blogspot.com. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com